30 ton Jagung Rendah Aflatoxin Asal Lampung Selatan Berhasil Masuk Industri

Oleh : Wiyanto | Kamis, 04 Maret 2021 - 05:19 WIB

Tanaman jagung menghampar
Tanaman jagung menghampar

INDUSTRY.co.id-Lampung Selatan,- Sebanyak 30 ton Jagung Rendah Aflatoxin (JRA) dari Kelompok Tani Maju Desa Margacatur Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan berhasil dikirim ke PT. Tereos FKS Indonesia, pada Selasa (2/3). Pengiriman ini merupakan pengiriman pertama dari rencana pengiriman sebanyak 150 ton.

PT. Tereos FKS Indonesia merupakan salah satu anggota Perkumpulan Produsen Pemurni Jagung Indonesia (P3JI). Sebelumnya pada akhir tahun 2020, P3JI telah melakukan penandatangan nota kesepahaman bersama pengembangan JRA di Indonesia Bersama Direktorat Jenderal Tanaman Pangan

Sebagaimana diketahui Jagung Rendah Aflatoxin (JRA) merupakan jagung yang digunakan sebagai bahan baku untuk menghasilkan berbagai produk pangan yang aman di konsumsi manusia. Salah satu produk yang sudah biasa dan bayak di konsumsi di Indonesia adalah sweetener atau gula jagung. Pentingnya JRA ini adalah karena bahan makanan yang mengandung kadar aflatoxin diatas ambang batas yang diperbolehkan akan berbahaya bagi Kesehatan.

“Sebagai petani saya sangat ingin produk jagung yang dihasilkan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang mengkonsumsinya, untuk itu kami bertekad ingin memproduksi JRA agar jagung yang diproduksi mempunyai manfaat lebih bagi konsumen,” demikian disampaikan Solihin selaku ketua Kelompok Tani Maju.

Dalam memproduksi JRA ini, Solihin melakukan beberapa tahapan kegiatan, pertama melakukan panen setelah jagung berumur 10 hari lebih tua dari umur panen ideal, yang kedua melakukan pengeringan dengan jarak 4 jam sejak panen untuk jagung yang dipanen dengan corn combine dan 10 jam bagi jagung yang dipanen dalam bentuk tongkol dan yang ketiga semua prinsip tahapan penangan senantiasa menggunakan prinsip keamanan pangan untuk alat dan bahan yang digunakan senantiasa menggunakan alat bahan yang bersih dan aman.

Wisman Djaja selaku Presiden Direktur PT. Tereos FKS Indonesia saat diwawancara menyebut pihaknya siap membeli jagung (JRA) dengan harga lebih baik dari harga yang dibeli pabrik pakan saat ini. Wisman menambahkan dengan adanya kerja sama dengan petani Lampung Selatan, perusahaannya memiliki opsi pembelian bahan baku, selama ini baru petani di Lombok Timur yang mampu menghasilkan JRA dalam skala usaha cukup besar.

Ditemui ditempat terpisah, Suwandi selaku Direktur Jenderal Tanaman Pangan menyampaikan apresiasinya kepada Kelompok Tani Maju yang telah berhasil memproduksi jagung dengan prinsip-prinsip penanganan panen dan pasca panen yang baik sehingga produknya mampu diterima oleh industri jagung untuk kebutuhan pangan.

“Pemerintah senantiasa mendukung upaya pemenuhan kebutuhan industri dalam negeri dari bahan baku yang ada di dalam negeri sendiri, sehingga kemandirian produksi pangan bisa cepat terwujud,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Gatut Sombogodjati selaku Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Tanaman Pangan menyampaikan apresiasinya atas berhasilnya jagung produksi dari Lampung Selatan diterima oleh industri pangan. Dia berharap citra Lampung sebagai provinsi produsen jagung dengan kualitas rendah dapat mulai terhapus dengan adanya program JRA ini yang mengedepankan mutu jagung.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Haru Koesmahargyo, Dukung PEN-ICRG, Bank BTN Transplantasi 710 Terumbu Karang dan Lepas 7.100 Tukik di Bal

Minggu, 11 April 2021 - 21:41 WIB

Luar Biasa Terobosan Pak Haru Koesmahargyo, Dukung PEN-ICRG, Bank BTN Transplantasi 710 Terumbu Karang dan Lepas 7.100 Tukik di Bali

DenpasarSebagai bentuk komitmen perusahaan untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan hidup, sekaligus dalam rangka mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui program Indonesia Coral…

Ilustrasi Uang (ist)

Minggu, 11 April 2021 - 21:08 WIB

DPR dan Pakar Ekonomi Ungkap Beban Berat APBN Pulihkan Perekonomian

kewenangan dalam Perppu 1 Tahun 2020, dan disempurnakan dalam UU Nomor 2 Tahun 2020, untuk menetapkan batas defisit anggaran melampaui 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) selama masa penanganan…

Saleh Partaonan Daulay , Komisi IX DPR

Minggu, 11 April 2021 - 20:45 WIB

Saleh DPR: Masjid BUMN dan Pemerintah Harus Tetap Moderat, Tak Boleh Bermazhab

Anggota DPR RI Saleh Partaonan Daulay menyerukan masjid-masjid harus tetap menjaga sikap moderatnya di tengah masyarakat. Masjid tidak boleh berafiliasi pada mazhab dan aliran tertentu, apalagi…

Ilmuwan BATAN (ist)

Minggu, 11 April 2021 - 20:33 WIB

Agar Maju, Pemerintah Diminta DPR Kembangkan Tenaga Nuklir, Sugeng: Skala Kecil Saja Dulu, Kami Dukung...

Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto menyampaikan, tenaga nuklir saat ini sudah dikembangkan dan menjadi tren di negara-negara maju sebagai energi alternatif.  Menurutnya, Indonesia sebenarnya…

Pembangkit Listrik

Minggu, 11 April 2021 - 20:07 WIB

MIGA, World Bank Group Bakal Jamin 95% Proyek Energi Terbarukan PLN Selama 5 Tahun Kedepan

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan pertemuan dengan Lembaga Penjamin Investasi Multilateral atau Multilateral Investment Guarantee Agency (MIGA)…