INDUSTRY.co.id - Jakarta, Jengkol yang menjadi salah satu makanan favorit sebagian masyarakat Indonesia, kini telah berhasil merambah pasar luar negeri.
Ya, hal ini menjadi yang pertama kalinya, dimana komoditas jengkol asal Pariaman, Sumatera Barat berhasil diekspor ke Jepang.
Keberhasilan ini juga berkat upaya pemerintah, khususnya Bea Cukai, yang secara kontinyu menggali potensi ekspor di berbagai daerah.
Kepala Kantor Bea Cukai Telukbayur Hilman Satria mengungkapkan bahwa upaya Bea Cukai akan terus mendorong kegiatan ekspor sesuai dengan program pemerintah.
“Hal ini sejalan dengan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang salah satu tujuannya adalah untuk mendorong ekspor di berbagai wilayah di Indonesia,” ungkap Hilman seperti dilansir redaksi Industry.co.id dari laman APBN KiTA Kemenkeu pada Minggu (27/2/2021).
Dikatakannya, lewat program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Bea Cukai Telukbayur membantu UMKM di daerah Pariaman yang membudidayakan jengkol, atau biasa disebut masyarakat minang jariang, untuk dapat mengekspor produksinya ke luar negeri.
Jengkol yang diekspor merupakan jengkol yang belum diolah.
“Ekspor perdana komoditas ini digunakan sebagai barang contoh atau sample yang nantinya akan digunakan sebagai bahan masakan,” ungkapnya.
Asal tau saja, sebanyak 24 Kilogram jengkol berhasil diekspor ke Jepang lewat kerja sama dengan PT Aspac Cargo.
Hilman juga menyatakan meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak, ini merupakan langkah awal untuk menambah jenis komoditas ekspor dari Ranah Minang.
"Diharap ke depannya ekspor jengkol akan terus berlanjut guna meningkatkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.