Bukan Kaleng-kaleng, Nanam Sayur Enggak Perlu Tanah Luas Cukup Hidroponik

Oleh : Wiyanto | Senin, 22 Februari 2021 - 10:11 WIB

Mentan akselerasi green house
Mentan akselerasi green house

INDUSTRY.co.id-Bogor -- Pandemi Covid-19 secara tidak langsung mengasah kemampuan setiap pemimpin untuk mempertemukan antara potensi yang ada dengan segenap harapan masyrakat.

"Di saat covid ini, negara sedang diuji. Kita harus hand to hand, Saya apresiasi dengan apa yang saya saksikan hari ini. Kalau Pak Walikota, Adik saya, Bima Arya ingin melanjutkan akan saya dukung untuk membackup sektor pertanian di sini," kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, saat meninjau green house yang mengembangkan tanaman sayuran melalui teknik hidroponik khas urban farming di Pondok Pesantren Al Ghazaly, Cimanggu, Kota Bogor, Minggu (21/02/21).

Pemerintah yang kuat dan berwibawa, menurut pria yang akrab disapa Komandan ini, penting untuk mengetahui kebutuhan warganya.

"jalan ke sudut-sudut kota, sudut-sudut gang. Oleh karena itu sudah benar apa yang dilakukan Walikota. Menemukan harapan dan potensi masyarakat, dan ini kita dukung" kata Syahrul.

Lebih lanjut Mentan Syahrul menyampaikan dibutuhkan kerjasama dari setiap lini yang harus terbina dengan baik untuk menghadapi kondisi pandemi seperti saat sekarang ini terutama dalam hal penyediaan kebutuhan pangan.

Walikota Bogor, Bima Arya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa mencari titik keseimbangan antara pendekatan ekonomi dan kesehatan dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri.

Bima Arya yang hadir bersama Wakilnya, Dedie Rachim juga menyampaikan bahwa selain mencari titik keseimbangan, bagaimana menghadirkan kebijakan yang tidak menimbulkan polemik bagi masyarakat adalah seni bagi seorang pemimpin daerah.

Namun dari itu semua, ia mengatakan bahwa Kota Bogor memiliki potensi kekuatan perekonomian yang dari sektor pertanian, yakni hadirnya kesadaran warga mengembangkan pertanian melalui konsep urban farming sebagai aktualisasi, atau semacam bentuk ekspresi kejenuhan dari pembatasan sosial yang diberlakukan.

"Pak Menteri, di rumah saya ada KWT (Kelompok Wanita Tani), saya bangga sekaligus takjub ketika menyaksikan militansi ibu-ibu anggota setiap nyiram tanaman. Satu hari saya ngobrol, ketika mereka tertekan, stress menghadapi situasi, ternyata urban farming menjadi kanal, sarana dan terapi sosial dan psikologis," ungkapnya.

Ia menambahkan, dengan pengembangan potensi sektor pertanian dan pendampingan di tengah masyarakat, ke depannya dapat mengungkit laju perekonomian ke arah yang lebih baik.

"Ekonomi harus di dorong dengan memaksimalkan potensi yang ada, seperti lahan pekarangan yang ada di masyarakat, itu merupakan sumber, dari masyarakat ini menjadi kekuatan perekonomian kita." tambahnya lagi.

Seiring dengan apa yang disebutkan Walikota Bogor tersebut, Ketua Yayasan Al-Gazali Abdullah Bin Nuh, KH. M. Musthofa Abdullah Bin Nuh, dalam sambutannnya menyampaikan bahwa kekuatan perekonomian dapat muncul dari pertanian yang diolah dari rumah oleh masing-masing keluarga. Bahkan menurutnya, bisa juga muncul dari pusat edukasi, seperti dari pesantren yang dipimpinnya.

"Kita perlu menggerakkan potensi keluarga, kalau saja seluruh keluarga mengusahakan farming, negara kita akan kuat. Di sini kami banyak belajar mengenai urban farming. Nanti Bapak Menteri bisa lihat apa yang kita kembangkan untuk pertanian dari pesantren kita," papar Musthafa.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Erick Thohir

Minggu, 28 Februari 2021 - 20:27 WIB

Menteri BUMN Sebut Pemerintah Bakal Bangun Proyek-proyek Nasional Tanpa Utang! Publik: Mantap Pak Erick, Bismillah...

Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan bahwa ada 3 prioritas utama pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 serta Pemulihan Ekonomi Nasional saat ini. "Kembali saya sampaikan 3 prioritas…

Webinar dengan tema “Kalibrasi untuk Menjamin Keakurasian dan Kualitas Peralatan Medis” melalui zoom.

Minggu, 28 Februari 2021 - 20:26 WIB

SUCOFINDO Edukasi Rumah Sakit Terkait Pengujian dan Kalibrasi Alat Kesehatan melalui Webinar

Jakarta, 24/2 – PT SUCOFINDO (Persero) mengadakan webinar dengan tema “Kalibrasi untuk Menjamin Keakurasian dan Kualitas Peralatan Medis”.

Kawasan Industri Jababeka

Minggu, 28 Februari 2021 - 19:57 WIB

Dahsyat! Miliki Infrastruktur Industri 4.0 Terlengkap, Kawasan Industri Jababeka Jadi Incaran Investor Perusahaan IOT

Kawasan Industri Jababeka sudah mampu mendukung industry 4.0 dan “menampung” para investor yang ingin membangun perusahaan berbasis IOT. Hal itu karena kawasan industri lain tidak ada yang…

Muhaimin Iskandqr (Gus AMI) -foto Detik.com

Minggu, 28 Februari 2021 - 19:19 WIB

Gus AMI: NU dan Kyai adalah Sabuk Pengaman Bangsa di Tengah Pandemi

Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan, Nahdlatul Ulama (NU) melalui pesantrennya, adalah sabuk pengaman bangsa.  Karena itu…

Sri Mulyani Bertakziah kerumah Prof Emil Salim

Minggu, 28 Februari 2021 - 19:05 WIB

[BREAKING] Prof Dr Emil Salim Berduka, Sri Mulyani: Innalillahi, Alamarhumah Adalah Istri dari Guru Saya

Menteri Keuangan Sri Mulyani datang bertakziah ke rumah duka, alamarhumah Ibu Roosminnie Salim m istri dari Prof Dr Emil Salim yang meninggal pada Hari Sabtu Tanggal 27 Februari 2021. "Innalilahiwainnailahi…