Pemerhati Industri Ini Minta Pemerintah Berkaca dari Thailand dan Vietnam Soal Batas Waktu Kredit PPN

Oleh : Ridwan | Kamis, 11 Februari 2021 - 08:45 WIB

Industri Petrokimia (Foto Dok Industry.co.id)
Industri Petrokimia (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pemerhati Industri dan Ekonomi, Fauzi Aziz mengatakan karakteristik pembiayaan investasi di industri hulu maupun antara, misal di sektor industri petrokimia membutuhkan investasi besar, serta mempunyai imbal hasil yang rendah, berjangka panjang, atau berisiko tinggi, tetapi juga memiliki economic outcome yang tinggi.

"Investasi nya termasuk dalam kategori sebagai pembangunan industri stategis dalam rangka pendalaman struktur industri nasional dan mengurangi ketergantungan impor," jelas Fauzi di Jakarta, kemarin.

Ia juga mengungkapkan tidak semua investor tertarik untuk membangun industri yang karakteristiknya seperti itu. Wajar jika pemerintah memberikan dukungan kemudahan investasi dan memberikan insentif yang menarik, baik insentif moneter maupun fiskal.

"Selama ini pemerintah telah memberikan insentif pajak berupa tax holiday, tax allowance maupun pembebasan atau penangguhan PPN seperti diatur dalam UU nomor 25/2007 tentang penanaman modal," paparnya.

Lebih lanjut mantan Dirjen IKM ini mengatakan mengenai insentif PPN, sebaiknya seluruh belanja investasi pada tahap konstruksinya PPN masukannya bersifat terbuka untuk bisa dikreditkan dengan PPN keluarannya saat produksi komersial meskipun baru akan terjadi kemudian.

Sebab, lanjitnya, jika dibatasi hanya 5 tahun ketika masa konstruksinya lewat 5 tahun, maka status PPN masukannya tidak dapat dikreditkan, sehingga menjadi beban tambahan dari biaya investasi.

"Pemerintah sebaiknya dapat mempertimbangkan dua hal, yaitu menambah batas waktu masa Pengkreditan dari 5 tahun menjadi 10 tahun atau disamakan dengan batas waktu tax holiday atau Pengkreditan PPN masukannya tidak ada batas waktu seperti yang berlaku di Thailand dan Vietnam," jelasnya.

Menurut Fauzi Aziz, pemerintah tidak rugi jika skema tersebut diberlakukan karena piutangnya PPN-nya tidak hilang, kecuali hanya tertunda penarikannya akibat adanya fasilitas penangguhan PPN. Sebaiknya fasilitas PPN ini berlaku equal Treatment baik PPN impor maupun PPN dalam negeri.

Fauzi juga mengatakan bahwa pemulihan ekonomi harus dimulai dari investasi yang tinggi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Kemudahan investasi, pemberian insentif pajak yang semakin menarik, dan adanya jaminan kepastian hukum merupakan 3 variabel penting untuk mendongkrak investasi di dalam negeri," pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ganjil Genap

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 18:37 WIB

Polda Metro Jaya Kaji Penambahan Titik Ganjil Genap di Jakarta

Jakarta-Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan sejumlah aturan baru terkait dengan penerapan ganjil genap yang berada di kawasan DKI Jakarta, salah satunya terkait dengan pengkajian penambahan…

Bypass Bandara Internasional Lombok (BIL) - Mandalika NTB

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 18:00 WIB

Sambut MotoGP 2022, Pembangunan Bypass BIL - Mandalika NTB Digenjot

Pembangunan Jalan Bypass BIL– Mandalika sepanjang 17 km terdiri dari 3 paket pekerjaan yakni Paket I sepanjang 4,3 km dengan kontraktor PT Nindya Karya-Bumi Agung (KSO) dengan anggaran sebesar…

Gubernur Ridwan Kamil menuturkan Jabar tengah membangun peradaban baru melalui ekonomi kreatif dalam rangka meningkatkan kesejahteraan warga.

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 17:56 WIB

Ridwan Kamil: Ekonomi Kreatif Peradaban Baru untuk Kesejahteraan

Jakarta — Gubernur Ridwan Kamil menuturkan Jabar tengah membangun peradaban baru melalui ekonomi kreatif dalam rangka meningkatkan kesejahteraan warga.

Shandy Purnamasari pendiri Kosmemask saat menerima penghargaan Rekor MURI untuk masker dengan nano silver d stopper

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 17:53 WIB

Kosmemask Raih Rekor Muri untuk Teknologi Nano Silver dan Stopper

Di masa PPKM ini, Masyarakat masih diwajibkan untuk menggunakan masker untuk pencegahan penyebaran Covid-19. Dengan meningkatnya penggunaan masker, Indonesia juga memiliki produk masker yang…

 Produk Smart IP Cam IMOU

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 17:37 WIB

Erajaya Active Lifestyle Hadirkan Produk Smart IP Cam Teranyar dari IMOU

Erajaya Active Lifestyle (EAL), bersama dengan Dahua Technology, perusahaan pengembang kamera IP, menghadirkan IMOU Smart IP Cam, melengkapi portofolio produk CCTV dan kamera pengawasan video.…