INDUSTRY.co.id - Jakarta - Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) melaporkan kenaikan harga saham. Ini menunjukan kepercayaan investor cukup tinggi.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama BSI Hery Gunardi di Bursa Efek Indonesia, Kamis (4/2/2021).

"Melihat pertumbuhan positif BRIS di tengah pandemi, kami berharap BRIS menjadi primadona baru di bursa, serta bisa masuk dalam indeks BUMN IDX20," imbuhnya, pada Pembukaan Perdagangan BSI di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/2).

Ia menyebut saat ini perseroan memiliki total aset senilai Rp240 triliun dan total pembiayaan sebesar Rp157 triliun. Adapun dana pihak ketiga (DPK) BRIS senilai Rp210 triliun dengan modal inti yakni Rp22,6 triliun.

Untuk kapitalisasi pasar, Hery menyebut terjadi kenaikan signifikan sejak saham melantai pada 2018 silam, yakni dari Rp4,96 triliun menjadi Rp112,8 triliun per 3 Februari 2021.

Sedangkan untuk harga sahamnya, ketika IPO BRIS dibanderol sebesar Rp510 dan mencapai level Rp2.800 an per Kamis (4/2).

"Artinya, harga saham naik 5 kali lipat dibanding posisi IPO," tambahnya.