Luhut: Freeport dan Tsingshan Bakal Bangun Smelter di Halmahera Senilai USD2,8 Miliar

Oleh : Candra Mata | Kamis, 04 Februari 2021 - 11:35 WIB

Luhut Binsar Pandjaitan (ist)
Luhut Binsar Pandjaitan (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan dalam waktu dekat akan ada kerjasama pembangunan smelter tembaga di Weda Bay, Halmahera.

Menurut Luhut, smelter tembaga tersebut akan dibangun oleh PT Freeport Indonesia dan perusahaan baja asal China, Tsingshan. Dengan total investasi senilai USD2,8 miliar.

"Jadi sedang difinalisasi perjanjian antara Tsingshan dengan Freeport di Weda Bay, Halmahera. Hal ini akan membuat smelter dari copper yang sebagian menghasilkan asam sulfat," ujar dia dalam acara Dialog Special: Tantangan dan Optimisme Investasi 2021 IDX Channel, Rabu (3/2/2021).

Selanjutnya, asam sulfat yang dihasilkan oleh smelter Freeport dan Tsingshan akan terintegrasi dengan smelter nikel ore sebagai bagian dari produksi lithium battery. 

"Apabila ini semua berjalan sesuai rencana, maka di 2023 kita akan memproduksi lithium battery NM811," ucap Luhut.

"Itu yang terbaru teknologinya," tandasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dirjen PKH Nasrullah mendampingi Mentan SYL saat penyerahan bantuan hadapi PMK

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:58 WIB

Kendalikan PMK, Kementan Kirim Obat-Obatan dan APD ke Beberapa Wilayah

Dalam upaya melakukan pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, Kementerian Pertanian (Kementan) gerak cepat mengirimkan logistik kesehatan berupa Vitamin, Antibiotik, Antipiretik,…

Exabytes Indonesia

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:33 WIB

47% Sudah Go Digital, Exabytes Indonesia Ajak Pelaku UMKM Transisi Bisnis ke Online

Perkembangan industri 4.0 dan transformasi digital saat ini menjadi kunci utama bergeraknya UMKM. Seiring dengan tantangan yang semakin berat dan pasca masa pandemi kemarin, tiga persoalan UMKM…

Petugas antisipasi penyebaran PMK

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:21 WIB

Mentan SYL Optimis PMK Dapat Diatasi Segera

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengaku optimis penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) dapat dikendalikan secara cepat.

Bank BTN meraih fasilitas pinjaman dari Japan International Cooperation atau JICA, Citi Bank, dan BCA. Adapun nilai pinjamannnya sebesar USD 100 juta. Dana segar tersebut rencananya akan disalurkan BTN ke masyarakat khususnya segmen milenial dalam bentuk KPR non subsidi.

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:12 WIB

Pembiayaan Rumah Rakyat, Bank BUMN Jawara KPR Ini Dapat Dukungan Pendanaan dari JICA, Citi Bank dan BCA

Jakarta-PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mendapat dukungan dari Japan International Cooperation Agency (JICA) Citi Bank dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) senilai total USD 100 juta…

PT Pegadaian

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:01 WIB

Tanggapan Pegadaian Atas Pemberitaan Tentang Gugatan Hak Cipta Tabungan Emas

Jakarta- PT Pegadaian menanggapi pemberitaan media tentang adanya gugatan melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terhadap PT Pegadaian atas dugaan pelanggaran hak cipta layanan Tabungan Emas…