INDUSTRY.co.id - Fresh graduate yang baru lulus dari perguruan tinggi atau yang sudah bekerja, pasti Anda ingin berniat untuk meniti karir Anda setinggi-tingginya. Lika-liku saat Anda mulai berkarir, begitu sulit prosesnya. Mulai dari bawah hingga sekarang ini. Maka dari itu, Mulai sekarang, Anda harus berhati-hati saat mengambil tindakan. Ada beberapa hal yang dapat menghancurkan karir Anda bahkan akan menjadi bumerang dalam hidup Anda. Inilah beberapa hal yang dapat menghancurkan karir Anda.

1. Bermain dengan Politik
Selama ini Jika Anda sudah bekerja keras membangun hubungan yang baik dengan teman rekan kerja Anda. Hindarilah dengan menyebarkan desas-desus, menghasut dan memihak pada satu orang saja, semata-mata itu untuk hal pribadi Anda dan menyangkut pautkan dengan hal yang berbau politik.

2. Membuat Komitmen Yang Tidak Dapat Anda Tepati Dan Jangan Berbohong
Seseorang dapat dipercaya, jika mereka dapat menepati kompitmennya dan tidak berbohong kepada siapapun. Misalnya Berbohong dapat muncul dalam banyak bentuk, dimulai dari kebohongan kecil seperti menutupi kesalahan hingga kebohongan besar seperti korupsi. Tidak menepati komitmen bisa berarti Anda tidak menepati menyelesaikan atau mengirimkan laporan. Maka berhati-hatilah saat melakukan sesuatu dan membuat komitmen yang memang tidak bisa Anda tepati.

3.Emosi atau Marah Saat Bekerja
Bentuk perasaan emosi dan amarah seseorang berbeda-beda, mulai dari menggerutu, mengkritik pekerjaan rekan kerja, menceramahi, atau lebih parahnya lagi Anda menunjukkan emosi atau amarah yang berlebihan dan meledak-ledak di depan rekan kerja Anda bahkan di depan atasan Anda. Stress dalam bekerja merupakan hal yang biasa, ada baiknya Anda harus menahan dan meredam emosi Anda di lingkungan kerja Anda. Akibatnya, Anda akan diberi image seseorang yang tempramental dan teman Anda yang dekat dengan Anda, akan menjaga jarak dengan Anda. Maka hindarilah sifat ini.

4.Berbicara Sembarang di Sosial Media
Belakangan, banyak sekali kasus yang terjadi akibat bermain dengan sosial media. Contohnya, Anda sedang kesal dengan rekan kerja atau atasan Anda, tetapi Anda malah memposting dan menuangkan pikiran Anda di sosial media. Atau pada saat di jam kerja, tetapi Anda malah update status, di sana Anda sudah mendapat image bahwa Anda pemalas. Apalagi jika Anda berteman di sosial media dengan rekan kerja atau atasan Anda. Akibatnya, jika Anda salah mengetik kata dan membuat tersingung beberapa pihak, itu akan menjadi bumerang bagi Anda.

5.Menjilat Atasan
Menjilat atasan dalam arti mendekati atasan karena ada maunya. Banyak beberapa orang yang mendekati atasan atau bosnya karena hal tertentu. Seperti, ingin naik jabatan atau gaji. Sejatinya, hubungan yang bagus antara karyawan dengan atasan didasarkan atas perasaan ketulusan, tidak ada perhitungan dan tidak ada rasa pamrih dan sesuai komitmen yang berlaku di suatu perusahan.(iaf)