INDUSTRY.co.id - Jakarta - Terkait dengan kondisi saat ini, pertumbuhan perekonomian Indonesia sudah mulai tumbuh positif pada beberapa industri.

Hal itu menandakan perubahan positif secara signifikan yang akan terjadi terhadap perekonomian dalam negeri pada tahun depan.

Sektor yang dimaksud antara lain pertama, industri pengolahan nonmigas yang saat ini tumbuh dari minus 5,74% pada awal terjadinya penyebaran COVID-19. Kini sektor tersebut tumbuh menjadi minus 4,02%.

"Sektor ini adalah andalan pemerintah menggenjot pertumbuhan perekonomian bangsa," katanya ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada Diskusi Media (Dismed) Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang bertajuk "Kaleidoskop 2020 : Menjaga Laju Keberlangsungan Industri di Tengah Pandemi", Rabu (30/12/2020).

Dua, sektor industri farmasi dan obat tradisional tumbuh hampir mencapai 15% selama pandemi berlangsung di dalam negeri.

Tiga, industri logam dasar yang diperkirakan mengalami pertumbuhan sebesar 5,2% selama masa pandemi berlangsung.

Empat, sektor industri pengolahan lainnya yang saat ini pertumbuhan positif berkisar antara 1,15% sampai saat ini. Lima, Industri makanan dan minuman mengali pertumbuhan berkisar antara 0,67% pada akhir triwulan 2020.

Tak hanya itu, iklim investasi di dalam negeri di tengah pandemi juga meningkat secara signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Tercatat, pada 2020 kenaikan investasi yang saat ini mencapai Rp201,9 triliun dibandingkan pada 2019 hanya mencapai Rp147,3 triliun.

"Ada peran investasi di sektor industri pada periode januari sampai September 2020 sebesar 201,9 triliun atau naik 37% dibandingkan tahun 2019 ," pungkasnya.