INDUSTRY.co.id - Jakarta- Kelompok usaha Lippo, hari ini resmi mengumumkan pembangunan proyek kota baru berskala Internasional dengan nama visioner 'Meikarta' dengan total nilai proyek melebihi Rp278 triliun.
CEO Lippo Group, James Riady mengatakan, ini merupakan proyek Lippo yang terbesar dalam kurun waktu 65 tahun sejarah Lippo. Di era seperti ini perlu sekali terobosan-terobosan baru dalam pembangunan bangsa.
"Ini merupakan inisiatif besar dari Lippo untuk membangun kota Jakarta baru dengan skala Internasional dan dapat bersaing secara Internasional. Kami harapkan ini akan menjadi kota yang terindah se Asia Tenggara," ungkap James Riady saat peresmian peluncuran Meikarta di Jakarta (4/5/2017).
Lokasi kota raksasa ini berada di jantung ekonomi Indonesia, di koridor Jakarta-Bandung. Seperti diketahui 60 persen ekonomi nasional RI berada di kawasan Jakarta-Botabek-Bandung, dan 70 persen berada di pusat Bekasi-Cikarang.
"Dengan jumlah penduduk yang akan mencapai 15 juta jiwa pada waktu 20 tahun kedepan, berarti disinilah keseluruhan pusat perekonomian Indonesia," terang James.
Dalam tahap pertama, Meikarta sudah memulai pembangunan 250 ribu perumahan yan gakan langsung menampung lebih dari satu juta komunitas perkotaan.
Meikarta dibangun di atas lahan seluas 22 juta meter persegi, tahap pertama sudah dimulai sejak Januari 2016 dengan dibangunnya seratus gedung cakar langit yang masing-masing 35 sampai 46 lantai.
"Lima puluh gedung sudah akan mulai siap dihuni pada bulan Desember 2018. Diharapkan Meikarta akan menjadi bagian dari solusi kemacetan, kepadatan dan tekanan sosial lainnya dari Jakarta," imbuhnya.
Saat ini juga pemerintah sudah mulai bergerak cepat membangun infrastruktur penting di kawasan ini, antara lain, kereta api cepat Jakarta-Bandung, pembangunan pelabuhan patimban, pembangunan lapangan terbang Kertajati, pembangunan jalan tol Jakarta-Cikampek Elevated Highway, serta pembangunan APM Monorail.
Tidak hanya itu, didalam Meikarta juga akan dibangun tujuh pusat perbelanjaan mall dan komersial mall, rumah sakit Internasional, International Financial Center, sepuluh Hotel Internasional, swratus lima puluh sekolah dan tiga universitas nasional, pusat riset industri, serta International Exhibition Center.
"Kami targetkan pembangunan tahap pertama selesai dalam waktu 3 tahun dengan total luas mencapai 22 juta meter persegi," tambah James.
James berharap, dengan adanya Meikarta akan membangkitkan investor-investor lain untuk membangun seperti ini dan membangkitkan kembali gairah properti di Indonesia.