Penderitaan Warga Pasar Ikan Akuarium, Jakarta Utara

Oleh : Jaya Suprana | Kamis, 04 Mei 2017 - 11:07 WIB

Jaya Suprana, Budayawan Indonesia (Foto:kaskus)
Jaya Suprana, Budayawan Indonesia (Foto:kaskus)

INDUSTRY.co.id - Dalam kesempatan ini, dengan penuh kerendahan hati kami memberanikan diri melaporkan amanat penderitaan warga Pasar Ikan Akuarium, Jakarta Utara yang sejak 11 April 2016 terpaksa bermukim di atas puing-puing bekas penggusuran yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara tanpa mengindahkan teknis prosedural pengadaan lahan maupun tata cara penggusuran yang berstandar Hak Asasi Manusia (HAM).

Sejak 3 Oktober 2016, warga Pasar Ikan sedang melakukan gugatan perwakilan kelompok (class action) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam perkara No. 532/PDT.G/2016/PN.JKT.PST. Namun mendadak Pemprov DKI Jakarta kembali merencanakan penggusuran secara paksa terhadap warga Pasar Ikan Akuarium yang kini bertahan hidup di atas puing-puing bekas penggusuran yang dilakukan pada tanggal 11 April 2016.

Menurut Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, mantan Ketua MK Prof. Dr. Mahfud MD serta Menteri Hukum dan HAM, Dr. Yassona H. Laoly dan siapa pun juga yang mengerti hukum, adalah jelas bahwa penggusuran terhadap bangunan dan/atau tanah masih dalam proses hukum merupakan tindakan PELANGGARAN HUKUM SECARA SEMPURNA yang berarti secara hukum tidak dapat dibenarkan dengan dalih/alasan apa pun juga.

Di samping pelanggaran hukum, penggusuran Pasar Ikan Akuarium juga merupakan pelanggaran hak asasi manusia, Agenda Pembangungan Berkelanjutan yang telah disepakati para negara (termasuk Indonesia) anggota Persatuan Bangsa Bangsa sebagai pedoman pembangunan planet bumi abad XXI tanpa mengorbankan lingkungan alam, sosial, budaya apalagi manusia, Kontrak Politik Ir. Joko Widodo dengan rakyat miskin Jakarta, mau pun Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan tercantum pada paragraf ke-4 Pembukaan UUD 1945.

Maka dalam kesempatan ini dengan penuh kerendahan hati kami memberanikan diri memohon kepada seluruh sesama warga bangsa Indonesia untuk berkenan memberikan perlindungan dan pembelaan bagi sesama warga bangsa Indonesia yang kini bermukim di atas puing-puing bekas malapetaka penggusuran di kawasan Pasar Ikan Akuarium dari ancaman penggusuran yang dalam waktu dekat ini akan dilakukan secara paripurna melanggar hukum, HAM, Agenda Pembangunan Berkelanjutan, Kontrak Politik Ir. Joko Widodo dengan rakyat miskin Jakarta, Pancasila dan UUD 1945.

Kami tidak berdaya apa pun kecuali mengucapkan terima kasih, penghargaan serta penghormatan terhadap segenap perhatian, kepedulian, perlindungan serta pembelaan oleh sesama warga bangsa Indonesia terhadap sesama warga bangsa Indonesia yang tertindas oleh sesama warga banga Indonsia pada masa menjelang tujuh puluh dua tahun setelah Bung Karno dan Bung Hatta memproklamirkan kemerdekaan bangsa Indonesia dari penindasan kaum penjajah.

Jaya Suprana - Seniman dan Budayawan, pendiri Pusat Studi Kelirumologi
 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat mengungunjungi pabrik Mainan PT Mattel Indonesia

Senin, 22 April 2019 - 15:05 WIB

Industri Mainan Dalam Negeri Terus Banjiri Pasar Ekspor

Industri mainan menjadi salah satu sektor manuaktur yang mampu memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional. Ini tercermin dari capaian nilai ekspor mainan anak-anak pada tahun…

Direktur Utama Bank BTN, Maryono (kanan), bersama pihak PNM melakukan penandatanganan Perjanjian Pembelian Saham Bersyarat (CSPA) di Jakarta, Senin (22/04/2019).

Senin, 22 April 2019 - 14:09 WIB

Bank BTN Akuisisi 30 Persen Saham Anak Usaha Permodalan Nasional Madani

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) membeli 30 persen saham PT Permodalan Nasional Madani Investment Management (PNMIM). Saham yang dibeli Bank BTN tersebut adalah milik PT Permodalan Nasional…

CEO Crown Group, Iwan Sunito

Senin, 22 April 2019 - 14:06 WIB

Harga Naik Tiga Kali Lipat, CEO Crown Group: Sekarang Saatnya Beli Apartemen

Crown Group selaku pengembang hunian terkemuka di Australia, terus mendorong pembeli untuk berinvestasi sekarang dengan dasar keuntungan jangka panjang dan berpotensi melipatgandakan kekayaan…

Ilustrasi Pekerja Pabrik Sarung Tangan Karet (Ist)

Senin, 22 April 2019 - 12:31 WIB

Tahun 2019, Mark Dynamics Tingkatkan Kapasitas Produksi Cetakan Sarung Tangan

PT Mark Dynamics Indonesia Tbk berupaya meningkatkan kapasitas produksi cetakan sarung tangan sepanjang tahun ini menjadi 610.000 unit per bulan.

Astragraphia. (Foto: IST)

Senin, 22 April 2019 - 12:17 WIB

Astra Graphia Distribusikan Produk Fujifilm Untuk Lini Bisnis Graphic System

PT Astra Graphia Tbk mendapatkan kepercayaan untuk mendistribusikan produk PT Fujifilm Indonesia untuk lini bisnis graphic system.