INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menikah tidak hanya sebagai kebutuhan untuk meneruskan keturunan, tetapi juga bisa membantu Anda menjaga berat badan. Setidaknya begitulah kesimpulan studi Yokohoma City University.

Advertisement

Studi yang mempelajari gaya hidup penderita diabetes tipe II ini juga mengungkapkan bahwa kaum lajang berpotensi tinggi mengalami masalah berat badan.

Kemudian, studi juga mengungkapkan, peluang pria menikah mengalami gangguan metabolisme sangat rendah ketimbang pria lajang.

Advertisement

Para pakar yang mempresentasikan temuan ini di European Association untuk Study of Diabetes di Munich, Jerman, mengatakan bahwa hidup berpasangan dalam pernikahan memberikan fundamental pada manusia untuk hidup lebih baik.

Para pakar juga menjelaskan, hidup dengan perasaan dicintai dan mencintai menumbuhkan kesadaran untuk memilih makanan yang sehat, rajin berolahraga, dan segera ke dokter saat tidak enak badan.

Advertisement

Sebaliknya, kaum lajang cenderung sering mengonsumsi makanan cepat saji, malas berolahraga, dan cuek ketika tubuh terasa kurang baik. Hasil temuan tersebut hasil dari mempelajari 270 responden yang menderita diabetes tipe II dan rata-rata berusia 65 tahun.

Sebanyak 180 responden telah menikah dan 90 lainnya masih melajang. Peneliti mengukur, menimbang, dan memonitor gaya hidup seluruh responden selama beberapa bulan.

Advertisement

Mereka menyimpulkan bahwa responden yang telah menikah hidup lebih baik dan kaum lajang relatif tidak peduli pada kondisi tubuh. Terakhir, peneliti membeberkan informasi, yakni para lajang lebih cepat mengalami kenaikan berat badan dibandingkan responden yang telah menikah.