INDUSTRY.co.id - Jakarta - Golf selama ini kerap dipandang sebagai olahraga eksklusif yang membutuhkan kemampuan teknis yang tinggi dan perlengkapan khusus. Namun, perubahan cara masyarakat mengenal olahraga ini membuat golf semakin terbuka bagi berbagai kalangan.

Mulai dari driving range, indoor simulator, hingga berbagai inovasi peralatan peralatan yang semakin ramah bagi pemula, golf kini hadir dengan lebih banyak pilihan. Pemain muda, perempuan, hingga mereka yang menjadikan golf sebagai bagian dari gaya hidup turut memperkaya komunitas olahraga tersebut.

Melihat perubahan itu, Golf House memperkenalkan semangat baru “Home for Every Golfer”. Identitas tersebut menegaskan posisi Golf House sebagai rumah sekaligus one-stop solution bagi golfer di setiap jenjang, dari mereka yang baru mengenal golf hingga pemain profesional.

Semangat baru itu ditandai dengan peluncuran logo terbaru Golf House pada 12 Agustus 2026 di outlet Golf House, Lotte Mall Jakarta.

“Selama 36 tahun, Golf House telah ikut andil dalam membentuk kultur golf di Indonesia. Kami menyaksikan langsung adanya regenerasi, perubahan ekspektasi, dan cara menikmati golf yang semakin fleksibel,” ujar Ashok Kumar, Assistant Vice President Merchandising Golf House Indonesia, PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAA).

Menurut Ashok, identitas baru tersebut dibangun melalui tiga pilar utama, yakni produk kelas dunia, advisor terpercaya melalui Mentor Buddy, serta pengalaman yang mendukung aspirasi setiap golfer. “Everything you need is under one roof,” katanya.

Bagi Golf House, kebutuhan setiap golfer tidak dapat disamaratakan. Pemain pemula, misalnya, cenderung membutuhkan club yang ringan dengan spesifikasi standar untuk membangun kebiasaan bermain.

Sementara, pemain tingkat menengah mulai mencari club yang mampu menghasilkan ball flight dan jarak lebih konsisten. Sedangkan pemain berpengalaman mulai punya kebutuhan custom fitting untuk mendapatkan spesifikasi, feel, serta tingkat presisi yang sesuai dengan karakter permainan.

Aktor sekaligus golf enthusiast Samuel Zylgwyn merasakan bahwa membeli perlengkapan golf bukanlah keputusan yang dapat diambil secara terburu-buru. Menurutnya, karakter permainan setiap golfer berbeda sehingga proses mencoba, membandingkan, dan berkonsultasi menjadi bagian penting sebelum menentukan pilihan. “Sebagai golfer, saya tidak hanya melihat merek atau harga. Saya juga ingin memastikan produk tersebut sesuai dengan cara bermain dan nyaman digunakan,” ujar Samuel.

Kesempatan untuk mencoba berbagai pilihan sekaligus berdiskusi dengan staf outlet, lanjutnya, membuat keputusan membeli perlengkapan menjadi lebih meyakinkan.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Golf House saat ini menyediakan layanan club fitting di Golf House Pondok Indah, Jakarta Selatan. Layanan ini membantu golfer menemukan club yang paling sesuai dengan karakter swing, postur tubuh, kecepatan ayunan, hingga gaya bermain mereka melalui analisis yang komprehensif.

Rekomendasi yang lebih presisi diharapkan dapat membantu golfer meningkatkan konsistensi pukulan, mengoptimalkan performa di lapangan, sekaligus mengurangi risiko kesalahan dalam memilih peralatan yang sering kali berdampak pada pengalaman bermain. Ke depannya, fasilitas club fitting juga direncanakan hadir di lebih banyak lokasi.

Selain teknologi dan produk, pengalaman konsultasi menjadi bagian penting dari konsep baru Golf House. Melalui Mentor Buddy yang tersedia di seluruh outlet, golfer dapat berdiskusi mengenai kebutuhan dan tantangan yang mereka hadapi dalam permainan.

Mentor Buddy dibekali kemampuan untuk memahami pain point setiap individu sekaligus memahami konteks permainan di lapangan. Pendekatan tersebut memungkinkan rekomendasi perlengkapan diberikan secara lebih objektif dan sesuai kebutuhan.

Dari sisi pilihan produk, Golf House menyediakan beragam kebutuhan golf, mulai dari clubs, bags, golf balls, dan training aids hingga teknologi pendukung seperti swing analyzer dan GPS watch.

Koleksinya mencakup sejumlah brand golf kelas dunia, seperti Srixon, XXIO, Cleveland, Wilson, Ecco, dan Mizuno, dengan pilihan yang disesuaikan untuk berbagai tingkat pengalaman dan rentang harga.

Kebutuhan golfer di luar perlengkapan utama juga turut diperhatikan melalui koleksi footwear dan apparel dari brand seperti Adidas, ASICS, PUMA, dan Nike.

Menjadi Rumah bagi Komunitas Golf 

Lebih dari sekadar menghadirkan produk, Golf House melihat pertumbuhan bisnisnya sebagai bagian dari perkembangan komunitas olahraga dan gaya hidup sehat di masyarakat.

“Bagi kami, pertumbuhan Golf House tidak dapat dipisahkan dari berkembangnya komunitas olahraga dan pegiat wellness di masyarakat,” kata Martina Harianda Mutis, Senior General Manager Brand Marketing & Consumer Engagement, SEA, PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk.

Karena itu, Golf House ingin hadir sebagai rumah bagi siapa pun yang ingin mengenal, belajar, sekaligus menjadi bagian dari komunitas golf.

Selama lebih dari tiga dekade perjalanan di Indonesia, Golf House kini telah berkembang dari satu toko menjadi 48 lokasi di 10 kota besar. Melalui identitas “Home for Every Golfer”, Golf House kembali menegaskan bahwa pengalaman bermain golf tidak harus dimulai dengan keahlian tinggi.

Bagi sebagian orang, perjalanan itu mungkin bermula dari mencoba club untuk pertama kalinya. Bagi yang lain, bisa melalui konsultasi, menemukan perlengkapan yang tepat, atau sekadar mengenal olahraga ini lebih dekat.

Dengan semangat “The House Is Open”, Golf House membuka pintu bagi golfer di setiap level untuk menemukan pengalaman dan perlengkapan yang sesuai dengan perjalanan mereka.