INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Asosiasi Perusahaan Penjualan Langsung Indonesia (AP2LI) dan lembaga pemerintah terkait menggelar pameran, Indonesia Direct Selling 4.0 Expo 2020 yang dilaksanakan pada 5 - 11 November 2020 secara virtual dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19.
Menteri Perdagangan (Mendag), Agus Suparmanto dalam sambutanya mengatakan, para pelaku penjualan langsung atau juga dikenal dengan bisnis Multi Level Marketing (MLM) yang memiliki karakter gigih dan ulet akan mampu memanfaatkan kemajuan teknologi tersebut untuk berinovasi dan beradaptasi dalam melakukan penjualan.
"Indonesia Direct Selling 4.0 Expo 2020 yang dilakukan secara virtual disebabkan karena masih adanya pendemi COVID-19 ini adalah salah satu contoh kegigihan memasarkan produk direct selling yang memanfaatkan kemajuan teknologi," kata Mendag Agus yang dikutip INDUSTRY.co.id, Minggu (8/11/2020).
Mendag menambahkan bahwa pemerintah melalui Kementerian Perdagangan mengapresiasi langkah AP2LI yang mempelopori pameran virtual Indonesia Direct Selling 4.0 Expo 2020 yang bisa menjadi bukti bahwa para pelaku usaha penjualan langsung mampu memanfaatkan perubahan situasi pasar sebagai peluang sekaligus menjawab tantangan perubahan zaman.
Asosiasi beserta para pelaku usaha penjualan langsung harus bersama-sama pemerintah ikut menjaga roda perekonomian di Indonesia terus berputar dengan semakin banyak menggandeng produsen dalam negeri memasarkan produknya melalui sistem penjualan langsung.
“Indonesia Direct Selling 4.0 Expo 2020 secara virtual ini diharapkandapat dijadikan momentum bagi perusahaan penjualan langsung untuk semakin berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian Indonesia,” tegas Mendag.
Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Penjualan Langsung Indonesia (AP2LI) Andrew Susanto mengatakan, saat ini tantangan terbesar industri direct selling bukan hanya perubahan perilaku konsumen di era digital ini, tetapi juga adanya Pandemi COVID-19 yang belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda setelah lebih darisetengah tahun. Kegiatan ekonomi menurun drastis yang diikuti dengan daya beli masyarakat.
"Dibutuhkan terobosan baru dalam memasarkan produk-produk direct selling di masa pendemi ini, dan dengan bangga AP2LI mengadakan Indonesia Direct Selling 4.0 Expo 2020 yang diikuti oleh 100 perusahaan direct selling di Indonesia," kata Andrew.
"Pameran perusahaan penjualan langsung yang pertama kali dilakukan secara virtual di Indonesia ini bertujuan untuk memberikan informasi positif tentang peluang usaha industri Penjualan Langsung yang dapat menjadi salah satu alternatif dalam memiliki penghasilan tambahan di masa pandemi ini," pungkas Andrew.
Di kesempatan yang sama, CEO QNET, Malou Caluza mengatakan bahwa QNET sudah memeriahkan bisnis direct selling selama lebih dari 20 tahun, baik itu itu di Indonesia maupun di berbagai negara yang lebih dari 100 negara.
"Indonesia Direct Selling 4.0 Expo 2020 adalah pameran pertama yang dilakukan oleh QNET di Indonesia. Dan kami sangat mengapresiasi pemerintah dan AP2LI yang terus menancapkan semangat untuk mengembangkan industri direct selling meski di tengah pendemi COVID-19," kata Malou.
"Pameran yang dilakukan secara virtual ini diharapkan bisa mendekatkan QNET dengan para member atau calon member atau publik lain untuk lebih mengenal QNET sebagai perusahaan direct selling yang mempunyai legalitas untuk melakukan bisnis direct selling di Indonesia," tambahnya.
Dia menembahkan bahwa QNET menghargai inisiatif pemerintah dan AP2LI untuk menyelenggarakan pameran virtual. "Dan menurut kami, pameran ini sejalan dengan QNET yang telah memberdayakan wirausahawan di Indonesia hingga 18 tahun dan kami menantikan kolaborasi lokal yang berfungsi untuk memperluas penawaran produk kami secara lokal," ujarnya.
QNET menawarkan berbagai macam produk berkualitas tinggi yang memiliki kontrol kualitas dan sertifikasi yang ketat, contohnya adalah Eternaleaf, yang menjadi produk andalan QNET. Eternaleaf merupakan produk Indonesia yang mengangkat warisan budaya dan kekayaan alam Papua untuk merawat kulit dan rambut dengan minyak buah merah asli yang tumbuh subur Papua.
"QNET ingin meng-globalkan Eternaleaf agar produk asli Indonesia ini bisa dikenal dan dimanfaatkan khasiat ekstrak buah merah Papua yang dikemas dalam bentuk Eternaleaf dalam varian sabun mandi, body lotion, dan shampo," tutup Malou Caluza.