SUCOFINDO Dipercaya KEMENKES untuk Pengujian dan Kalibrasi Alat Kesehatan

Oleh : Kormen Barus | Kamis, 22 Oktober 2020 - 19:31 WIB

SUCOFINDO Dipercaya KEMENKES untuk Pengujian dan Kalibrasi Alat Kesehatan
SUCOFINDO Dipercaya KEMENKES untuk Pengujian dan Kalibrasi Alat Kesehatan

INDUSTRY.co.id, Jakarta, 22/10 – PT SUCOFINDO (Persero) mendapat kepercayaan dari Kementerian Kesehatan RI untuk Pengujian dan Kalibrasi Fasilitas dan peralatan Kesehatan. Penunjukkan ini diumumkan secara resmi bersamaan dengan Hari Jadi PT SUCOFINDO (Persero) ke-64 tahun dan hal ini berdasarkan Keputusan Direktur Jendral Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.02.02/I/344/2020 tentang Izin Operasional Pengujian dan Kalibrasi Alat Kesehatan.

 “Kami berterima kasih kepada Kementerian Kesehatan RI karena telah memberikan kepercayaan kepada SUCOFINDO untuk melakukan Pengujian dan Kalibrasi fasilitas Kesehatan. Hal ini merupakan amanah yang akan kami laksanakan dengan penuh tanggung jawab,” kata Direktur Utama PT SUCOFINDO (Persero) Bachder Djohan Buddin.

Bachder menambahkan bahwa dalam menjalankan Izin Operasi Kemenkes RI, PT SUCOFINDO (Persero) didukung fasilitas lengkap dengan peralatan canggih, serta Sumber Daya Manusia yang Kompeten. “Laboratorium Sucofindo siap memberikan pelayanan pengujian dan kalibrasi alat kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pengujian produsen, distributor alat – alat kesehatan di seluruh Indonesia,” tambah Bachder.

Selain itu, PT SUCOFINDO (Persero) juga dilengkapi dengan Laboratorium Alat Kesehatan. Laboratorium ini telah didirikan secara resmi sebagai bentuk dukungan dalam merespon Undang – Undang No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, PP 72 tahun 1998 Tentang Pengamanan sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan, Permenkes 1190/VIII/2010 tentang ijin Edar alat kesehatan dan Peralatan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT), Permenkes 54 tahun 2015 tentang Pengujian dan Kalibrasi Alat Kesehatan serta Undang Undang No 20 tahun 2014 tentang Standarisasi dan Penilaian Kesesuaian.

Bachder berharap untuk kedepannya dapat terus mendukung Kementerian Kesehatan RI. “Tak hanya berhenti dalam dukungan Uji dan Kalibrasi Fasilitas Kesehatan, kedepannya kami siap merespon kebutuhan Kementerian Kesehatan melalui jasa yang kami miliki,” ujar Bachder.

Direktur Jendral Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,  Abdul Kadir mengatakan dengan diamanahkannya PT SUCOFINDO (Persero) sebagai BUMN dalam untuk melakukan Pengujian dan Kalibrasi Alat Kesehatan, dapat mendukung peran Kementerian Kesehatan RI. “Semoga dengan adanya keputusan ini mampu memberikan implementasi pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu bagi masyarakat, khususnya untuk pembangunan Kesehatan,” kata Abdul Kadir.

Abdul Kadir pun menghimbau diperlukan kerja sama dalam melaksanakan program kesehatan sesuai dengan Undang – Undang No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, Permenkes 54 tahun 2015 tentang Pengujian dan Kalibrasi Alat Kesehatan. “Dengan sinergi serta implementasi secara tepat dapat memberikan peningkatan kualitas pelayananan kesehatan, aman, amanah dan terjangkau bagi masyarakat. Keberhasilan ini sangat bergantung dari berbagai pihak termasuk sinkronisasi dan harmonisasi berbagai kebiijakan,” ujar Abdul Kadir.

Selanjutnya, Abdul Kadir dalam sambutannya menyatakan keyakinan atas peran PT SUCOFINDO (Persero) dalam pengujian dan kalibrasi fasilitas kesehatan “Di mana laboratorium SUCOFINDO memiliki fasilitas yang lengkap dan SDM yang kompeten, serta dilengkapi operasional alat kesehatan, kedepannya kami yakin pada pelaksanaan program ini dapat dikerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh,” tambah Abdul Kadir.

Saat ini, Laboratorium di PT SUCOFINDO (Persero) dilengkapi dengan Jasa Pengujian Analisa Lingkungan, Minyak dan Gas, Analisa Kimia Umum, Kalibrasi dan Pengujian Teknik serta Pengujian & Kalibrasi Alat Kesehatan. Selain itu, layanan Laboratorium SUCOFINDO tersebar di 57 unit di seluruh Indonesia.

Di dalam upaya Cegah COVID-19, bahwa banyak peralatan kesehatan, bahan disinfektan, obat-obatan, vaksin dan sebagainya saat ini sangat dibutuhkan Dalam mendukung Industri Kesehatan, Sucofindo siap mendukung Kementerian Kesehatan dalam upaya CEGAH COVID19 tersebut, sesuai dengan peran kami di bidang Inspeksi, Pengujian dan Sertifikasi, misalnya melalui sertifikasi sistem manajemen mutu untuk fasilitas kesehatan.

Hal lain adalah pemastian produk pendukung kesehatan yang berkualitas melalui jasa pengujian dan sertifikasi produk, misalnya untuk pengujian disinfektan, handsanitizer dan sertifikasi SNI untuk deterjen cuci cair, deterjen serbuk, Inkubator, kursi pasien, tempat tidur, sarung tangan karet steril, alat kontasepsi, infusion pump, obgyn electric dan lainnya.

PT SUCOFINDO (Persero) dalam melakukan upaya cegah COVID-19, juga menyediakan jasa layanan Penyemprotan Disinfektan. Layanan ini meliputi Indoor Cold Fogging yaitu Penyemprotan Disinfektan di dalam ruangan (kantor, gudang, ruang produksi) dengan menggunakan mesin ULV Cold Fogger dan Outdoor Mist Blowing yaitu penyemprotan area sebelah luar di sekeliling bangunan kantor atau pabrik yang berjarak 1 (satu) sampai 2 (dua) meter dari dinding bangunan dengan menggunakan mesin Mist Blower.

Selain itu, PT SUCOFINDO (Persero) melayani jasa Pengujian Kualitas Udara dan jasa Disinfection Monitoring. Jasa ini memonitor bagaimana perusahaan menerapkan protokol kesehatan serta melakukan cek atas keefektifan proses disinfektasi di lingkungan usaha, terutama di bagian yang sering terpapar publik.

Sebagai dukungan terhadap pelaku usaha di Indonesia menghadapi masa pandemi ini, PT SUCOFINDO (Persero) juga memiliki jasa baru Sertifikasi ARISE, yaitu pedoman para pelaku usaha menjalankan bisnisnya yang disesuaikan dengan kebijakan pemerintah, terutama terkait dengan protokol kesehatan dan tata aturan New Normal.

Sertifikasi ARISE secara umum memiliki skema dalam memantau sumber bahaya dari paparan covid-19, antara lain dengan cara tidak menerima tamu dari daerah atau negara zona merah dan kuning.

Persyaratan lainnya terkait Engineering control, menciptakan pembatas berupa kaca atau plastik transparan di petugas front office, meningkatkan nilai tukar udara ruangan untuk meminimalkan terjadinya resirkulasi udara dalam ruangan tempat berkumpul sehingga menimimalkan penularan melalui droplet yang ada di udara.

Kemudian melalui administrative control pengaturan menjaga jarak dengan tamu, tidak bersalaman, pemeriksaan suhu tubuh; serta PPE/APD dalam kelengkapan dan penggunaan masker dan hand sanitizer.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dirjen IKMA Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih

Minggu, 06 Desember 2020 - 07:15 WIB

Gelar Creative Fest, Kemenperin Dorong Industri Kreatif Berkontribusi Penuh di Masa Pandemi

Wujud nyata yang direalisasikan oleh Kemenperin guna mencapai sasaran tersebut, antara lain yakni melalui penyelenggaraan Creative Fest oleh Bali Creative Industry Center (BCIC). Tahun ini,…

Jalan Tol

Minggu, 06 Desember 2020 - 07:00 WIB

Pengusaha Jepang Tertarik Sejumlah Sektor Infrastruktur Nasional

Delegasi pemerintah Indonesia yang dipimpin Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir melakukan kunjungan ke Jepang. Ini adalah kunjungan kali kedua dari…

Wadan Korps Marinir Berikan Pengarahan kepada Tandik Sesko TNI Angkatan XLVII

Minggu, 06 Desember 2020 - 06:00 WIB

Wadan Korps Marinir Berikan Pengarahan kepada Tandik Sesko TNI Angkatan XLVII

Wadankormar mengucapkan selamat atas kelulusan Tandik Sesko TNI, dan menekankan agar para Perwira Menengah berpangkat Kolonel yang berada di hadapannya segera menyesuaikan diri dengan situasi…

Prajurit MarinirTerjun Tempur

Minggu, 06 Desember 2020 - 05:30 WIB

Prajurit Yontaifib 1 Marinir Tingkatkan Kemampaun Terjun Tempur

Kegiatan terjun tempur ini dilaksanakan dengan ketinggian 6000 feet yang dibagi dalam 2 sorty 4 run dengan menggunakan pesawat Cassa U-6211 Skuadron 600 Wing Udara 1 Puspenerbal Tanjung Pinang…

Satgas Yonif 125 Bantu Renovasi Rumah Ibadah di Toray Merauke

Minggu, 06 Desember 2020 - 05:00 WIB

Satgas Yonif 125 Bantu Renovasi Rumah Ibadah di Toray Merauke

Diungkapkan Dansatgas, pemberian seng untuk membantu perehapan GKAI Bukit Zaitun di Toray tersebut sebagai bentuk kepedulian sekaligus mewujudkan toleransi antar umat beragama di perbatasan…