Waduh! Kemendikbud Dikecam Sejumlah Dosen: Cemari Integritas Perguruan Tinggi

Oleh : Ridwan | Minggu, 11 Oktober 2020 - 12:15 WIB

Kemendikbud
Kemendikbud

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mengeluarkan surat edaran kepada mahasiswa hingga pimpinan perguruan tinggi. Dalam surat edaran ini, Kemendikbud meminta mahasiswa untuk tidak melakukan aksi demo penolakan Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja.

Tak sampai disitu, Kemedikbud juga turut memberikan sejumlah peringatan untuk dosen dalam surat tersebut. Akibatnya, surat itu langsung mendapatkan kecaman dari dosen-dosen yang tergabung dalam Aliansi Akademisi Menolak Omnibus Law.

Para dosen menganggap surat edaran Kemendikbud sebagai bentuk pembatasan kebebasan berpendapat. Mereka menegaskan jika kebebasan berpendapat hingga akademik telah dijamin oleh konstitusi. Oleh sebab itu, setiap mahasiswa tentunya berhak melakukan aksi demo sebagai bentuk penyampaian pendapat.

"Serta bertentangan dengan Prinsip-Prinsip Surabaya untuk Kebebasan Akademik (2017). Khususnya prinsip 4 dan prinsip 5," tegas dosen Universitas Negeri Jakarta yang mewakili Aliansi Akademisi Menolak Omnibus Law, Abdil Mughis Mudhoffir seperti dilansir dari CNNIndonesia (10/10/2020). 

Lebih lanjut Abdil menjelaskan jika perguruan tinggi memiliki otonomi dalam menjalankan fungsi Tri Dharma. Hal ini menjadikan perguruan tinggi bebas dari segala bentuk intervensi politik. Pasalnya, tanggung jawab perguruan tinggi dalam memproduksi dan mendiseminasikan pengetahuan adalah berfokus pada kebenaran dan bukan penguasa.

Surat edaran tersebut dinilai para dosen telah mencemari integritas perguruan tinggi.

"Oleh karena itu, tidak seharusnya perguruan tinggi menggadaikan integritasnya sebagai lembaga pengetahuan dengan semata menjadi pelayan kepentingan politik penguasa," tegas Abdil.

Menurut Abdil, pihaknya selalu menganggap demonstrasi sebagai tindakan konstitusional dengan cara menyampaikan pendapat. Aksi demo terpaksa dilakukan sebagai respons ataupun gambaran atas buntunya saluran kritik, baik yang telah disampaikan melalui kertas kebijakan, karya ilmiah maupun opini di media.

Sebelumnya, Kemendikbud meminta mahasiswa untuk tidak demo dengan alasan keselamatan mengingat pandemi virus corona sedang terjadi. Aksi demo yang mengumpulkan orang banyak dinilai dapat menyebabkan klaster penularan COVID-19 dan membuat kasus virus corona di Tanah Air semakin tidak terkendali.

Namun para dosen langsung memberikan balasan yang menohok. Mereka mengingatkan kebijakan pemerintah yang tetap ngotot menggelar Pilkada Serentak di tengah penularan COVID-19 yang masih tinggi.

"Imbauan kepada mahasiswa untuk tidak ikut berdemonstrasi karena alasan membahayakan keselamatan dan kesehatan di masa pandemi tidak sejalan dengan kengototan pemerintah. Pemerintah tetap menyelenggarakan pilkada serentak di berbagai daerah," papar Abdil.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mensos Juliari P Batubara dan walikota Tangsel Airin berdialog dan menyerahkan bansos sembako presiden tahap V di Serpong, Tangsel

Minggu, 06 Desember 2020 - 08:00 WIB

Nikmatnya Dana Bantuan Sosial

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan tiga tersangka kasus korupsi berupa penerimaan sesuatu oleh penyelenggara negara atau yang mewakilinya di Kementerian Sosial RI terkait bantuan sosial…

Dirjen IKMA Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih

Minggu, 06 Desember 2020 - 07:15 WIB

Gelar Creative Fest, Kemenperin Dorong Industri Kreatif Berkontribusi Penuh di Masa Pandemi

Wujud nyata yang direalisasikan oleh Kemenperin guna mencapai sasaran tersebut, antara lain yakni melalui penyelenggaraan Creative Fest oleh Bali Creative Industry Center (BCIC). Tahun ini,…

Jalan Tol

Minggu, 06 Desember 2020 - 07:00 WIB

Pengusaha Jepang Tertarik Sejumlah Sektor Infrastruktur Nasional

Delegasi pemerintah Indonesia yang dipimpin Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir melakukan kunjungan ke Jepang. Ini adalah kunjungan kali kedua dari…

Wadan Korps Marinir Berikan Pengarahan kepada Tandik Sesko TNI Angkatan XLVII

Minggu, 06 Desember 2020 - 06:00 WIB

Wadan Korps Marinir Berikan Pengarahan kepada Tandik Sesko TNI Angkatan XLVII

Wadankormar mengucapkan selamat atas kelulusan Tandik Sesko TNI, dan menekankan agar para Perwira Menengah berpangkat Kolonel yang berada di hadapannya segera menyesuaikan diri dengan situasi…

Prajurit MarinirTerjun Tempur

Minggu, 06 Desember 2020 - 05:30 WIB

Prajurit Yontaifib 1 Marinir Tingkatkan Kemampaun Terjun Tempur

Kegiatan terjun tempur ini dilaksanakan dengan ketinggian 6000 feet yang dibagi dalam 2 sorty 4 run dengan menggunakan pesawat Cassa U-6211 Skuadron 600 Wing Udara 1 Puspenerbal Tanjung Pinang…