Pacu Program Substitusi Impor, Menperin Agus Sidak Langsung Proyek Revamping TPPI Tuban

Oleh : Ridwan | Kamis, 08 Oktober 2020 - 22:11 WIB

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

INDUSTRY.co.id - Tuban - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memastikan langsung proyek revamping PT. Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Tuban, Jawa Timur masih berjalan baik di kala kondisi pandemi Covid-19.

Pembangunan proyek ini perlu diakselerasi karena akan mendukung program substitusi impor dan penguatan struktur di sektor industri petrokimia.

"Kami mendukung proyek perluasan dan penambahan lini produksi yang tengah dijalankan TPPI saat ini. Tentunya diharapkan dapat menopang pembangunan sektor industri petrokimia nasional yang berdaya saing dan berkesinambungan," kata Menperin saat meninjau proyek revamping di PT TPPI, Tuban, Kamis (8/10/2020).

Pada kunjungannya tersebut, Menperin Agus didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Achmad Sigit Dwiwahjono serta Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil (IKFT) Kemenperin, Muhammad Khayam.

Sementara itu, turut hadir Direktur Utama PT. Kilang Pertamina Internasional Ignatius Tallulembang, Presiden Komisaris TPPI Ardhy N. Mokobombang, dan Presiden Direktur TPPI Yulian Dekri.

Menperin menjelaskan, pembangunan TPPI bakal berperan penting menjadi basis industri petrokimia yang memasok bahan baku olefin dan aromatik.

"Rencana yang disampaikan oleh TPPI sejalan dengan program substitusi impor yang dicanangkan pemerintah, sehingga secara signifikan dapat mengurangi impor bahan baku kimia dan defisit transaksi berjalan Indonesia," tuturnya.

Menperin mengungkapkan, banyak sekali produk turunan yang bisa didorong dari hasil industri petrokimia. "Masih terdapat kekosongan pada pohon industri, baik di hulu maupun industri antara, dan TPPI sudah membaca peluang tersebut. Sehingga pemerintah akan terus mendukung upaya TPPI dalam menciptakan kemandirian industri kimia nasional," imbuhnya.

Saat ini, TPPI sedang menjalankan proyek revamping platforming dan aromatik yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas platforming unit dari 50.000 barrel per hari menjadi 55.000 barrel per hari dan kapasitas produksi paraxylene 600.000 ton per tahun menjadi 780.000 ton per tahun dengan biaya pembangunan sebesar USD180 juta.

Pekerjaan Basic Engineering Design Package (BEDP) yang dikerjakan oleh UOP sejak Maret 2020 telah selesai pada 25 September 2020. Sedangkan, pembangunan lima tangki secara keseluruhan bakal dikebut hingga pertengahan Desember 2021.

Sementara itu, proyek revamping TPPI akan dilaksanakan pada awal 2022 bersamaan dengan pelaksanaan turn around, sehingga pada kuartal I-2022 diharapkan kilang sudah dapat beroperasi secara penuh.

Terkait dengan dukungan TPPI untuk mengurangi produk impor paraxylene, perusahaan sudah mulai mengoperasikan unit produksi paraxylene sejak Agustus 2020 secara dual mode (menghasilkan produk petrokimia dan produk BBM) dan akan ditingkatkan secara bertahap.

Saat ini, kebutuhan domestik paraxylene mencapai 1 juta ton per tahun, sedangkan pemasok dari dalam negeri selain TPPI adalah Kilang RU IV Pertamina yang mempunyai kapasitas produksi sekitar 200.000 ton per tahun.

Untuk mengurangi impor paraxylene pada tahun 2021, TPPI akan memproduksi sejumlah 280.000 ton per tahun paraxylene selain juga memproduksi bahan bakar Pertamax.
Bersama dengan produksi paraxylene Pertamina sebesar 220.000 ton per tahun, total produksi paraxylene dalam negeri menjadi 500.000 ton per tahun, atau dapat mengurangi impor hingga 50%.

Kemudian, pada tahun 2022, dengan selesainya proyek revamping tersebut, TPPI akan dapat meningkatkan produksi paraxylene menjadi 780,000 ton per tahun, sehingga tambahan produksi tersebut dapat memenuhi seluruh kebutuhan paraxylene dalam negeri bersama-sama dengan Pertamina.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Inovasi mahasiswa Institut Teknologi Indonesi (foto ANTARA)

Senin, 12 April 2021 - 14:25 WIB

Komisi VII Dorong ITI Bermitra dengan Industri Nasional

Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto mendorong Institut Teknologi Indonesia (ITI) untuk bermitra dengan dunia industri nasional. Menurutnya, ITI telah memnuhi syarat sumber daya manusia…

Makan malam Keluarga Gubernur Jakarta Anies Baswedan

Senin, 12 April 2021 - 14:25 WIB

Unggah Potret Bareng Keluarga, Anies: Bahagia Itu Sederhana! Netizen: Aku yang di Mexico Senang Melihatnya...

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuai banjir apresiasi usai mengunggah sejumlah potret makan malam bersama keluarga di akhir pekan. "Kebahagiaan itu sederhana. Makan malam bersama sekeluarga.…

Anubis digadang – gadang oleh banyak pihak akan menjadi kendaraan listrik roda dua favorit generasi milenial

Senin, 12 April 2021 - 14:23 WIB

Dahsyat, Baran Energy Luncurkan Anubis, Sepeda Motor Listrik Bergaya Adventure Futuristic

Bogor – Baran Energy, salah satu perusahaan baterai listrik dan otomotif terdepan dan terinovatif di Indonesia, Senin (12/4/21), bertempat di Sirkuit Sentul, Bogor, secara resmi meluncurkan…

BSD City TOD

Senin, 12 April 2021 - 14:20 WIB

Mantap! BSD City Bakal Dilengkapi Fasilitas Proyek Transit Oriented Development

Lebih dari sekedar TOD, proyek tersebut akan menjadi pengembangan pertama di Jabodetabek yang akan terintegrasi dengan beberapa moda transportasi sekaligus. Proyek ini merupakan proyek pertama…

sumber : pinterest.com

Senin, 12 April 2021 - 14:01 WIB

Catat ya Kaum Hawa, Ada 5 Merk Sheet Mask yang Bikin Wajahmu Cerah dan Kenyal, Cocok untuk Semua Jenis Kulit!

Jakarta-Beberapa tahun kebelakang memiliki wajah glowing bak artis Korea memang menjadi impian banyak perempuan. Tapi mungkin, saat ini menjadi glowing bukan lagi impian para kaum hawa.