Tertinggi di Dunia Kematian Virus Corona AS Capai 200 Ribu Jiwa

Oleh : Herry Barus | Rabu, 23 September 2020 - 13:00 WIB

Ilustrasi Perlindungan Anak Dari Covid-19 (Photo by ET HealthWorld)
Ilustrasi Perlindungan Anak Dari Covid-19 (Photo by ET HealthWorld)

INDUSTRY.co.id - Washington-Amerika Serikat, Selasa (22/9/2020) mencatat kematian akibat virus corona mencapai 200.000 jiwa, angka tertinggi di dunia yang menurut para ahli kesehatan akan terus bertambah hingga puluhan ribu dalam beberapa bulan mendatang.

Jumlah kematian yang meningkat jauh itu melampaui perkiraan paling awal atas korban yang meninggal akibat pandemi virus mematikan tersebut.

Dalam catatan VoaNews, pada April 2020, ahli penyakit menular AS, Dr. Anthony Fauci, menyatakan jumlah kematian diperkirakan "lebih dari 60.000," sementara Presiden AS Donald Trump, yang sejak awal mengatakan virus corona mirip dengan flu musiman, pada Mei lalu menyampaikan jumlah korban dapat berkisar antara 75.000 hingga 100.000.

Saat ini, para analis kesehatan di University of Washington menyatakan korban yang meninggal dapat mencapai 410.000 pada akhir tahun.

Warga AS di Atlanta, Georgia memperoleh vaksinasi flu (foto: ilustrasi). Para dokter mengatakan vaksinasi flu tahun ini lebih penting daripada sebelumnya.

Pada akhir April tahun ini tercatat lebih dari 2.000 kematian setiap hari di AS. Sekarang angka itu mendekati 800 kematian per hari. Para peneliti medis sedang mengembangkan vaksin virus corona dan mendapatkan persetujuan sebagai upaya pencegahan dalam beberapa bulan mendatang. Tanpa vaksin yang tersedia dan seiring dengan datangnya cuaca musim dingin di Amerika utara, para ahli khawatir jumlah kematian harian tersebut dapat meningkat lagi.

AS memiliki jumlah kematian tertinggi di antara seluruh negara di dunia, namun beberapa negara di Eropa dan Amerika Latin mencatat lebih banyak kematian per kapita.

Sementara itu Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengingatkan masyarakat yang masih beraktivitas dan kerap melupakan protokol kesehatan saat berinteraksi sosial. 

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan penyebaran virus Covid-19 pada komunitas dan risiko individu. Pertama, kondisi berkerumun dalam suatu tempat. "Ini adalah hal yang harus dihindari," imbaunya saat jumpa pers di Istana Kepresidenan, Selasa (22/9/2020). 

Kedua, orang-orang yang berdekatan dalam jarak 1 - 1,5 meter. Ketiga risiko jika sirkulasi ruangan tidak baik seperti ruangan tertutup. Keempat, durasi atau lamanya waktu berinteraksi dalam suatu kondisi perkantoran atau ruangan yang tertutup.

"Pada kondisi-kondisi seperti ini, droplet yang dikeluarkan hidung dan mulut, kalau tidak menggunakan masker ini dapat menempel di permukaan kulit dan bisa terhirup ke saluran pernafasan," ujarnya. 

Ia mengingatkan agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Selalu lakukan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Karena tidak semua orang yang positif Covid-19 memiliki gejala. 

"Bila seseorang diluar terlihat baik-baik saja, ternyata positif Covid-19, ini adalah hal yang perlu kita hindari. Maka segera melakukan pemeriksaan apabila pernah melakukan kontak erat dengan penderita Covid-19," imbaunya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dosen institut STIAMI dan sekretaris Komisi 1 DRD DKI Jakarta Eman Sulaeman Nasim, moderator Seminar FAPI tentang Omnibuslaw

Jumat, 30 Oktober 2020 - 12:02 WIB

Enam Cara Konstitusional yang Dapat DIlakukan Masyarakat Apabila UU Omnibuslaw Berlaku

UU Cipta kerja ini disusun terlalu terburu buru. Dalam proses pembuatannya tidak memenuhi syarat formil maupun materil sebagaimana seharusnya sebuah undang undang itu dibuat. UU ini lebih banyak…

Ruri Repvblik Dikontrak MSI Record Miliaran Rupiah

Jumat, 30 Oktober 2020 - 12:00 WIB

MSI Record Kontrak Ruri Repvblik dengan Nilai Fantastis

Menghargai karya seni memang mahal, begitu kira-kira pandangan Daud produser MSI Record, tidak heran kalau ketika Ruri Vokalis band Repvblik menyodorkan 10 lagi karyanya langsung dihargai milyaran…

Sarang Burung Walet

Jumat, 30 Oktober 2020 - 11:15 WIB

Dahsyat! RI Baw Pulang Rp 2,2 Triliun dari Perusahaan Sarang Burung Walet Asal China

Dalam kunjungannya ke Xiamen Yan Palace Seelong Food Co. Ltd, dia bersama dengan Huang Jian, Chairman dari perusahaan dimaksud menyaksikan penandatanganan Letter of Intent for Purchase (LOI),…

Daewoong Pharmaceutical

Jumat, 30 Oktober 2020 - 11:02 WIB

Komitmen Daewoong Pharmaceutical Tangani Pandemi Covid-19, dari Alat Tes Sampai Pengembangan Perawatan Virus Corona

Setelah mendapatkan izin dari Kementerian Keamanan Pangan dan Obat Korea pada tanggal 08 Oktober 2020, Daewoong Pharmaceutical akan mempercepat pengembangan obat COVID -19 dan segera melakukan…

Pembangunan jalan

Jumat, 30 Oktober 2020 - 10:52 WIB

Tingkatkan Kualitas Jalan Nasional, Kementerian PUPR Manfaatkan Aspal Buton

Tahun 2020 penggunaan Asbuton dilakukan pada jalan sepanjang 793 Km yang tersebar di 25 provinsi di Indonesia dengan volume kebutuhan sekitar 42.000 ton.