Pupuk Indonesia Grup Kembangkan Agro Solution untuk Kesejahteraan

Oleh : Herry Barus | Jumat, 18 September 2020 - 07:15 WIB

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Achmad Bakir Pasaman
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Achmad Bakir Pasaman

INDUSTRY.co.id - Subang - PT Pupuk Indonesia (Persero) mengembangkan program agro-solution untuk meningkatkan produktivitas hasil panen serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Achmad Bakir Pasaman, saat mengunjungi proyek Corporate Farming di Sukamandi, Subang (16/9) mengatakan bahwa Pupuk Indonesia Grup tengah mengembangkan sejumlah program agro-solution melalui sinergi BUMN maupun swasta untuk membantu petani memenuhi kebutuhan pertaniannya, sehingga mendorong peningkatan hasil panen serta membantu meningkatkan pendapatannya.

“Saat ini, melalui Pupuk Kujang di Kawasan Sukamandi, Subang, kami bekerjasama dengan PT Sang Hyang Seri, PT RNI dan juga PT Pertani, kami ikut terlibat dalam kegiatan corporate farming di atas lahan seluas 1.000 ha," kata Bakir.

Keterlibatan Pupuk Indonesia Grup antara lain dalam hal analisa uji tanah, pengawalan teknis serta penyediaan pupuk. “Dari pantauan sementara, dari corporate farming ini ada peningkatan produktivitas yang signifikan, dari rata-rata 5 ton menjadi 8 sampai 9 ton per hektar," jelas Bakir.

Turut hadir dalam kegiatan di Subang tersebut, Direktur Utama Pupuk Kujang Maryadi, dan Direktur Utama PT Sang Hyang Seri (Persero) Karyawan Gunarso.

“Saat ini kami baru kembangkan corporate farming seluas 1.000 ha, namun kami mempunyai lahan hingga 3.200 ha yang siap untuk digarap melalui sinergi, baik BUMN maupun swasta," imbuh Karyawan.

Selain kerjasama corporate farming di Sukamandi, Pupuk Indonesia Grup melalui PT Pupuk Kaltim juga tengah mengembangkan konsep agro-solution di sejumlah desa di Jember dan Banyuwangi, dengan masing-masing areal lahan seluas 10 ha.

“Konsepnya mirip, tapi untuk program agro solution di Jember dan Banyuwangi ini kami bekerjasama langsung dengan petani, bukan perusahaan," jelas Bakir.

Petani-petani tersebut mendapatkan pembinaan dan kawalan teknis, serta pasokan pupuk non subsidi yang disesuaikan dengan kondisi lahannya.

“Mereka juga kami kawal untuk mendapatkan bantuan permodalan KUR dari perbankan, serta memperoleh asuransi pertanian," jelasnya.

Program ini juga dimanfaatkan untuk ujicoba teknologi i-Farm, yaitu aplikasi yang dikembangkan Pupuk Kaltim untuk memantau aktivitas dan kemajuan para petani binaan di daerah tersebut.

“Tentunya juga kami bersinergi dengan pemerintah daerah dan petugas PPL untuk membina petani, termasuk juga pihak swasta," kata Bakir.

Melalui program agro solution ini Bakir berharap produktivitas pertanian bisa meningkat di atas rata-rata. Dengan hasil panen yang melimpah, diharapkan pendapatan petani binaan bisa meningkat sehingga mendorong kesejahteraan mereka dan menghilangkan ketergantungan terhadap tengkulak dan pengijon.

“Bahkan dengan pendapatan yang baik ini, mereka nanti tidak bergantung lagi pada pupuk subsidi, tapi sanggup membeli pupuk non subsidi dengan formula-formula yang memang dibutuhkan oleh lahannya," jelas Bakir.

Pupuk Indonesia sendiri saat ini tengah menjalankan program transformasi untuk memperluas bisnis perusahaan menjadi penyedia produk nutrisi tanaman dan solusi pertanian.

“Dalam era disrupsi saat ini, ditambah dengan pentingnya peran pertanian terhadap ketahanan pangan di masa pandemi covid-19, kita harus bisa menyediakan produk dan layanan lengkap terhadap dunia pertanian, sehingga bisa terus mendorong produktivitas pertanian di Indonesia," tandasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Satgas Yonif 413/Bremoro Amankan Oknum Penyakit Masyarakat

Rabu, 21 Oktober 2020 - 05:30 WIB

Satgas Yonif 413 Bremoro Amankan Oknum Penyakit Masyarakat

Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas Yonif MR 413/Bremoro Mayor Inf Anggun Wuriyanto mengatakan bahwa pemuda berinisial JH itu ditangkap dan diamankan ketika membawa ganja yang disamarkan dalam…

Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB)

Rabu, 21 Oktober 2020 - 05:00 WIB

KKSB Papua Hadang dan Tembaki Patroli TNI

Dijelaskan Kapen Kogabwilhan III, penghadangan dan penembakan brutal yang dilakukan KKSB tersebut terjadi pada pukul 09.30 WIT, Distrik Sarambakon tepatnya sekitar 15 meter lewat jembatan kayu…

Satgas Yonif MR 413 Bremoro-Bea Cukai Tingkatkan Pengawasan Berbagai Bidang

Rabu, 21 Oktober 2020 - 04:30 WIB

Satgas Yonif MR 413 Bremoro-Bea Cukai Tingkatkan Pengawasan Berbagai Bidang

Menerima perintah Dansatgas, Kapten Inf Hervin Rahadian Jannat yang juga menjabat selaku Wadansatgas segera menyiapkan personelnya termasuk menghubungi dari pihak Bea dan Cukai Jayapura yang…

Prajurit Resimen Artileri 2 Marinir Amankan Unras di Surabaya

Rabu, 21 Oktober 2020 - 04:00 WIB

Prajurit Resimen Artileri 2 Marinir Amankan Unras di Surabaya

Danmenart 2 Mar Kolonel Marinr Aris Budiadi, S.Pi., dalam arahannya mengatakan bahwa tugas yang diemban oleh prajurit Korps Marinir sesuai Undang-Undang TNI Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tugas…

DukungSDG’s (Suitainable Development Goals), Indra Karya SediakanProgram Bantuan AksesAir Bersih Berbasis Teknologi “Smart Water”di Madura

Selasa, 20 Oktober 2020 - 21:47 WIB

Indra Karya Sediakan Program Bantuan Akses Air Bersih Berbasis Teknologi “Smart Water”di Madura

Jakarta (19/10) –Terbatasnya penyediaan air bersih masih menjadi permasalahan mendasar beberapa wilayah dan kawasan di Indonesia bahkan dunia.