Peduli Masyarakat, Sucofindo Sosialisasikan Cegah Covid-19 di Lingkungan Keluarga

Oleh : Kormen Barus | Senin, 14 September 2020 - 21:33 WIB

PEDULI MASYARAKAT, SUCOFINDO SOSIALISASIKAN CEGAH COVID-19 LINGKUNGAN KELUARGA3
PEDULI MASYARAKAT, SUCOFINDO SOSIALISASIKAN CEGAH COVID-19 LINGKUNGAN KELUARGA3

INDUSTRY.co.id, Jakarta (13/9) – Sebagai komitmen dalam meminimalisir penyebaran Covid-19, PT SUCOFINDO (Persero) mengadakan webinar CEGAH COVI-19 dengan tema Bekerja Tenang, Keluarga Senang, Rumahku Sehat, SUCOFINDO Kuat.

Webinar ini dilangsungkan melalui media online streaming dan disaksikan oleh 3000 peserta, yaitu dari masyarakat luas, terutama pegawai PT SUCOFINDO (Persero) beserta keluarga. “Kegiatan ini bermanfaat dalam menyeragamkan pemahaman mengenai penerapan protokoler kesehatan di masa pandemi di lingkup keluarga secara tepat.

Selain itu, webinar ini tak hanya dapat disaksikan oleh pegawai dan keluarga SUCOFINDO, tetapi juga diikuti oleh masyarakat lingkungan sekitar Kantor dan tenant SUCOFINDO. Hal ini merupakan komitmen kami untuk mengimplementasikan SUCOFINDO PEDULI terhadap masyarakat,” kata Komisaris Utama PT SUCOFINDO (Persero) Veri Anggrijono saat membuka acara.

Kegiatan ini merupakan respon PT SUCOFINDO (Persero) terhadap perkembangan penyebaran COVID-19, yaitu dalam klaster keluarga. Hal ini berdasarkan sumber dari WHO yang menjelaskan klaster baru di lingkup keluarga. “Kami berharap kegiatan ini dapat disimak secara seksama dan dapat diimplementasikan oleh keluarga SUCOFINDO. Tetap disiplin dan tidak kenal lelah. Kami yakin jika dilakukan bersama-sama dengan keluarga, kita bisa menangulangi COVID-19 ini dengan lebih efektif,” ungkap Veri.

Selanjutnya, di kesempatan yang sama Direktur Utama PT SUCOFINDO (Persero) Bachder Djohan Buddin menyatakan bahwa upaya pencegahan COVID-19 ini masih harus ditingkatkan. “Mengingat masih tingginya angka penyebaran di Indonesia , dan pintu masuk bisa dari berbagai sisi, termasuk dari lingkungan keluarga.  Hal ini telah terlihat dari beberapa kasus dari kluster keluarga,” ujar Bachder.

Terselenggaranya webinar kali ini PT SUCOFINDO (Persero) bekerja sama dengan Persatuan Ibu-Ibu SUCOFINDO (PERINDO. Kegiatan ini pun menurut Bachder menjadi media dalam sosialisasi Cegah COVID-19 di lingkungan keluarga. “Sebab kita yakini bersama, mencegah jauh lebih baik daripada mengobati, dan semakin jelas pula bahwa upaya pencegahan ini tidak cukup dilakukan di kantor saja, tetapi juga harus kita lakukan di lingkungan rumah, sebab tidak dapat dipungkiri keduanya menjadi terkait satu sama lain, dan kami yakin jika dilakukan bersama-sama dengan keluarga, kita bisa menangulangi COVID19 ini dengan lebih efektif,” tambah Bachder.

Kasus tanpa gejala juga patut diwaspadai dalam penyebaran Covid-19. “Kita bagaikan rantai, sehingga jika ada satu saja kelalaian, maka hal ini akan mempengaruhi kita semua. Banyak kasus Orang Tanpa Gejala yang tidak sadar telah menjadi pembawa virus kepada anggota keluarga yang lain. Sayangi para orang tua, dengan menjaga diri sendiri dan mematuhi protokol CEGAH COVID-19,” kata Bachder.

Oleh karena itu, Bachder menghimbau agar tiap masyarakat diperlukan dalam berdisiplin menjaga diri dan saling peduli, melindungi keluarga serta menjaga orang lain. “Jangan lelah untuk disiplin mengikuti protokol COVID-19,” ujar Bachder.

Kegiatan webinar ini turut mendatangkan pembicara Kepala Puskesman Kecamatan Pancoran dr. Sri Lenita, Ahli Gizi dan Pola Hidup dr. Zairida Rafidah Noor, serta Tim Pelayanan Telekonseling Satgas Covid19 HJ-IPKIJ Ibu Dianda Azani.

Sebagai komitmen dalam meminimalisir penyebaran COVID-19 di lingkungan Kerja, PT SUCOFINDO (Persero) mengusung kebijakan yang patut diimplementasikan oleh pegawai, yaitu 5 Golden Rules. “Kebijakan ini mengimbau pegawai untuk tetap menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, tidak berkerumun, dan tetap peduli mematuhi protokol,” ujar Bachder.

Implementasi di lingkungan PT SUCOFINDO (Persero) lainnya adalah pengukuran suhu tubuh bagi yang akan memasuki gedung Graha SUCOFINDO dengan menggunakan sensor thermal, menerapkan physical distancing yang salah satunya mengikuti tata cara penggunaan lift yang berjarak.

SUCOFINDO juga telah melakukan penataan ruangan yang berjarak dan rutin penyemprotan cairan disinfektan selama dua minggu sekali di dalam kantor. Selain itu terdapat protokol pelaksanaan pekerjaan lapangan (offsite) dengan salah satunya pemakaian APD lengkap sesuai dengan standar operasional industri.

Selain itu, PT SUCOFINDO (Persero) berkomitmen meminimalisir penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja dengan melayani jasa pengujian kualitas udara dan jasa Disinfection Monitoring. Jasa ini memonitor bagaimana perusahaan menerapkan protokol kesehatan serta melakukan cek atas keefektifan proses disinfektasi di lingkungan usaha, terutama di bagian yang sering terpapar publik.

PT SUCOFINDO (Persero) juga menyediakan layanan Jasa Penyemprotan Disinfektan. Layanan ini meliputi Indoor Cold Fogging yaitu penyemprotan disinfektan di dalam ruangan (kantor, gudang, ruang produksi) dengan menggunakan mesin ULV Cold Fogger dan Outdoor Mist Blowing yaitu penyemprotan area luar di sekeliling bangunan kantor atau pabrik yang berjarak 1 (satu) sampai 2 (dua) meter dari dinding bangunan dengan menggunakan mesin Mist Blower.

Sebagai dukungan terhadap pelaku usaha di Indonesia menghadapi masa pandemi ini, PT SUCOFINDO (Persero) juga memiliki jasa baru Sertifikasi ARISE, yaitu pedoman para pelaku usaha menjalankan bisnisnya yang disesuaikan dengan kebijakan pemerintah, terutama terkait dengan protokol kesehatan dan tata aturan New Normal.

Sertifikasi ARISE secara umum memiliki skema dalam memantau sumber bahaya dari paparan covid-19, antara lain dengan cara tidak menerima tamu dari daerah atau negara zona merah dan kuning.

Persyaratan lainnya terkait Engineering control, menciptakan pembatas berupa kaca atau plastik transparan di petugas front office, meningkatkan nilai tukar udara ruangan untuk meminimalkan terjadinya resirkulasi udara dalam ruangan tempat berkumpul sehingga menimimalkan penularan melalui droplet yang ada di udara.

Kemudian melalui administrative control pengaturan menjaga jarak dengan tamu, tidak bersalaman, pemeriksaan suhu tubuh; serta PPE/APD dalam kelengkapan dan penggunaan masker dan hand sanitizer.

PT SUCOFINDO (Persero) adalah perusahaan inspeksi pertama di Indonesia dan didirikan pada tanggal 22 Oktober 1956. Sebagai BUMN, Pemerintah Indonesia merupakan pemegang saham utama dengan kepemilikan 95 persen.

Bisnis SUCOFINDO bermula dari jasa pemeriksaan dan pengawasan di bidang perdagangan membantu pemerintah dalam menjamin kelancaran arus barang dan pengamanan devisa negara. Kemudian SUCOFINDO melakukan diversifikasi jasa di bidang, laboratorium analitis, keteknikan, audit, assessment, konsultansi, pelatihan dan berbagai kegiatan penunjang terkait, diantaranya di bidang pertanian, kehutanan, migas, pertambangan, konstruksi, industri pengolahan, kelautan, perikanan, transportasi, energi baru dan  terbarukan, dan teknologi informasi.

SUCOFINDO memiliki 60 titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia, dikelola secara terpadu dan didukung oleh para ahli di berbagai bidang. Jaringan laboratorium yang luas menyediakan layanan dekat dengan pelanggan di seluruh Indonesia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Daewoong Pharmaceutical

Jumat, 30 Oktober 2020 - 11:02 WIB

Komitmen Daewoong Pharmaceutical Tangani Pandemi Covid-19, dari Alat Tes Sampai Pengembangan Perawatan Virus Corona

Setelah mendapatkan izin dari Kementerian Keamanan Pangan dan Obat Korea pada tanggal 08 Oktober 2020, Daewoong Pharmaceutical akan mempercepat pengembangan obat COVID -19 dan segera melakukan…

Pembangunan jalan

Jumat, 30 Oktober 2020 - 10:52 WIB

Tingkatkan Kualitas Jalan Nasional, Kementerian PUPR Manfaatkan Aspal Buton

Tahun 2020 penggunaan Asbuton dilakukan pada jalan sepanjang 793 Km yang tersebar di 25 provinsi di Indonesia dengan volume kebutuhan sekitar 42.000 ton.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersama Presiden Jokowi

Jumat, 30 Oktober 2020 - 10:31 WIB

Jokowi Ajak Pemuda Tekuni Pertanian, Mentan Dorong Modernisasi

Presiden Joko Widodo mengajak kalangan muda Indonesia kembali menekuni dunia pertanian. Menurut Presiden, hanya dengan cara itu negara ini kembali berjaya dan merdeka atas hasil tani yang sangat…

Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji

Jumat, 30 Oktober 2020 - 10:00 WIB

Kementerian PANRB-KOICA Lakukan Pelatihan Manajemen Talenta

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) kembali melakukan kerja sama dengan pemerintah Republik Korea melalui Korea International…

Pembangunan Sabo Dam

Jumat, 30 Oktober 2020 - 09:47 WIB

Kurangi Risiko Bencana Banjir Lahar Gunung Merapi, Kementerian PUPR Bangun Tujuh Sabo Dam Baru

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Sabo Dam dibangun untuk menahan dan mengurangi kecepatan aliran lahar yang membawa material vulkanik sehingga dapat meminimalisir risiko bencana banjir…