Ya Ampun! Gegara Covid-19, Warga Indonesia Dilarang Masuk ke 59 Negara Ini...

Oleh : Candra Mata | Selasa, 08 September 2020 - 14:56 WIB

Pandemi Corona (covid-19)- foto/ist
Pandemi Corona (covid-19)- foto/ist

INDUSTRY.co.id - Jakarta - 59 negara melarang warga Indonesia untuk memasuki negaranya termasuk tetangga terdekat yakni Malaysia. Kabarnya hal ini terkait penanganan dan tingginya angka kasus positif Covid-19 di Tanah Air. 

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi ikut angkat suara dan menganggap larangan tersebut khususnya dari pemerintah malaysia sepenuhnya merupakan adalah hak mereka.

Dikatakannya, pemerintah juga menerapkan kebijakan serupa, yaitu membatasi akses masuk secara umum bagi warga negara asing demi mencegah penularan Covid-19.

"Kami juga mengimbau warga negara Indonesia tidak melakukan perjalanan ke luar negeri kecuali kebutuhan mendesak," kata dia beberapa waktu lalu seperti dicukil dari keterangannya kepada Tempo.co pada Selasa (8/9).

Perlu diketahui, selain Malaysia, negara lain yang turut melakukan pelarangan ke Indonesia antara lain Hungaria, Uni Emirat Arab, dan Afrika Selatan. 

Menurut Duta Besar Indonesia untuk Hungaria Abdurachman Hudiono Dimas Wahab mengatakan larangan masuk di Hongaria sempat dilonggarkan pada Agustus lalu dengan syarat pendatang melakukan dua kali tes PCR. 

Namun, mulai September, larangan tersebut kembali diperketat.

Perlu diketahui, sejak ada larangan masuk dari 59 negara, pemerintah Indonesia mencoba melobi negara lain agar melonggarkan aturannya. 

Sehingga, warga Indonesia bisa masuk kembali. Namun, banyak negara tetap menolak atau tak memberikan kepastian. 

Adapun larangan masuk diduga terkait tingginya jumlah kasus Corona di Tanah Air serta pertimbangan kemampuan pemerintah Indonesia mengatasi wabah pandemi Covid-19.

Dicukil dari akun Instagram @safetravel.kemenlu, berikut daftar 59 negara yang melarang masuk WNA, termasuk warga negara asal Indonesia (WNI):

Chile

Peru

Ekuador

Paraguay

Uruguay

Kolombia

Trinidad dan Tobago

Papua Nugini

Korea Utara

Selandia Baru (SB)

Mongolia

Italia

Spanyol

Portugal

Bhutan

India

Siprus

Persatuan Emirat Arab

Oman

Palestina

Rusia

Rumania

Republik Moldova

Serbia

Montenegro

Bosnia

Herzegovina

Ukraina

Georgia

Turki

Denmark

Finlandia

Estonia

Latvia

Lithuania

Ceko

Hongaria

Polandia

Slowakia

Amerika Serikat

Kanada

Bahamas Belize

Norwegia

El Salvador

Guatemala

Honduras

Jamaika

Kosta Rika

Panama

Malaysia

Afrika Selatan

Sierra Leone

Djibouti

Iran

Azerbaijan

Banglades

Sri Lanka

Maladewa

Kazakhstan

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi jaminan pensiun

Rabu, 21 Oktober 2020 - 14:30 WIB

Sungguh Miris! Hanya 16% Pekerja di Indonesia yang Miliki Jaminan Hari Tua & Pensiun

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (BKF Kemenkeu) Febrio Nathan Kacaribu mengungkapkan bahwa hanya sedikit pekerja Indonesia yang memiliki jaminan hari tua dan jaminan pensiun.

Gas Ilustrasi (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)

Rabu, 21 Oktober 2020 - 14:26 WIB

September 2020, Penyerapan Gas Bumi PGN di Sektor Indutri Menunjukkan Tren Naik Menjadi 230 BBTUD

Direktur Komersial PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) , Faris Aziz, mengungkapkan bahwa implementasi harga gas bumi USD 6 per MMBTU pada tujuh sektor industri tertentu telah memasuki tahap akhir…

Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif

Rabu, 21 Oktober 2020 - 14:07 WIB

Menteri Arifin Minta PLN Lakukan Berbagai Upaya Untuk Ciptakan BPP Tenaga Listrik yang Efisien

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, PLN perlu melakukan berbagai upaya optimal agar tercipta Biaya Pokok Penyediaan (BPP) tenaga listrik yang efisien.

Ilustrasi Korban PHK (foto Okezone.com)

Rabu, 21 Oktober 2020 - 14:01 WIB

Waduh Menyeramkan! Tsunami PHK di Tanah Air Bisa Capai 15 Juta Orang

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira memprediksi, pemutusan hubungan kerja (PHK) di tanah air mencapai 15 juta orang.

Ninja Xpress

Rabu, 21 Oktober 2020 - 14:00 WIB

Ninja Xpress-Mohoi Sepakat Dukung Sektor UMKM

Mengingat peran UMKM yang begitu penting bagi perekonomian nasional dan sebagai industri dengan penyerap lebih dari 86% angkatan kerja saat ini, Ninja Xpress dengan komitmennya untuk mengantarkan…