Menlu Retno Tegaskan Diplomasi Perbatasan Sebagai Salah Satu Prioritas Politik Luar Negeri RI

Oleh : Krishna Anindyo | Jumat, 28 Agustus 2020 - 10:45 WIB

Acara Apresiasi Tim Teknis Penanganan Penetapan Batas Maritim Indonesia Periode 2015-2019
Acara Apresiasi Tim Teknis Penanganan Penetapan Batas Maritim Indonesia Periode 2015-2019

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menlu RI kembali tegaskan Diplomasi Kedaulatan sebagai salah satu prioritas politik luar negeri Indonesia. Pernyataan ini disampaikan pada acara Apresiasi Tim Teknis Penanganan Penetapan Batas Maritim Indonesia Periode 2015-2019 (27/08/2020) di Jakarta.

Dalam sambutannya Menlu RI menyampaikan dua poin penting terkait upaya Pemerintah Indonesia dalam menuntaskan penetapan batas maritime.

“Perundingan wajib mengedepankan cara-cara damai sebagai wujud komitmen Indonesia; Perundingan wajib mengedepankan norma dan prinsip hukum internasional, khususnya Konvensi PBB Tahun 1982 tentang Hukum Laut,” tutur Menlu Retno melalui keterangan yang diterima redaksi pada Jumat (28/8).

Diyakini, kepastian batas wilayah maritim akan mempercepat perwujudan tata kehidupan negara bertetangga yang baik dan damai, memberikan dasar dan kepastian hukum bagi pelaksanaan penegakan kedaulatan dan hukum, dan membuka peluang percepatan pembangunan nasional untuk kesejahteraan bagi semua.

Perundingan penetapan batas maritim sendiri merupakan persoalan yang sangat kompleks karena melibatkan aspek kedaulatan, hak berdaulat, politik, ekonomi, yuridis serta teknis.

Perundingan merupakan suatu hal dilaksanakan dengan kehati-hatian, ketelitian dan pertimbangan mendalam karena berhubungan langsung dengan kedaulatan dan hak berdaulat yang harus dipertanggungjawabkan kepada Masyarakat Indonesia.

Dalam melaksanakan tugasnya, Tim Teknis Penanganan Penetapan Batas Maritim Indonesia periode 2015-2019 senantiasa memperhatikan aspek-aspek tersebut dan telah telah meraih capaian-capaian bagi kemajuan perundingan perbatasan, antara lain:

Pertama, melaksanakan lebih dari 90 kali perundingan dengan 9 negara sahabat, yakni India, Thailand, Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, Palau, Timor-Leste, dan Australia.

Kedua, pemberlakuan Perjanjian Batas Laut Wilayah Indonesia dan Singapura di Singapura bagian Timur pada tahun 2017 dan pemberlakuan Perjanjian Penetapan Batas Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia dan Filipina pada tahun 2019.

Ketiga, diraihnya kesepakatan atas dua proposal teknis bersama (Joint Technical Proposal) terkait penetapan batas laut wilayah Indonesia dan Malaysia di segmen Laut Sulawesi dan segmen Selat Malaka bagian Selatan di tingkat Tim Teknis.

Atas capaian tersebut, Menlu RI mewakili pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada anggota tim teknis yang telah mengawal jalannya perjanjian perbatasan maritim dan menyerahkan secara langsung piagam penghargaan kepada tiga orang pejabat yang mewakili anggota Tim Teknis, yaitu:  Dr. Ir. Ade Komara Mulyana (Kepala Pusat Pemetaan Rupabumi dan Toponimi, Badan Informasi Geospasial); Laksamana Pertama TNI (Purn) Bambang Supriyadi (Direktur Wilayah Pertahanan masa jabatan 2018-2019, Kementerian Pertahanan); dan Kolonel Laut (E) Dr. Yanuar Handwiono (Direktur Pengamanan Kerja Sama dan Perbatasan, Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI-AL).

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Kamis, 19 Mei 2022 - 19:00 WIB

Menperin Agus Resmikan xEV Center Milik Raksasa Otomotif Asal Jepang di Karawang

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita meresmikan xEV Center, yang berlokasi di pabrik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Karawang 3, Kamis (19/5/2022).

DR. Basuki Ranto, Dewan Pakar ICMI

Kamis, 19 Mei 2022 - 18:55 WIB

Perekonomian Daerah Nyata Bergerak Naik Dampak Mudik Lebaran

Jakarta-Masyarakat gegap-gempita melakukan mudik lebaran 2022, setelahdianya akses mudik tahun ini juga disinyalir mendorong perekonomian daerah.

Changemakers Nusantara Day

Kamis, 19 Mei 2022 - 16:52 WIB

Changemakers Nusantara Day: Pertemuan Akbar Ribuan Pembawa Perubahan Tanah Air

Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB), organisasi nirlaba pembawa perubahan bagian dari Grup GoTo, menggelar Changemakers Nusantara Day untuk merayakan keberhasilan ribuan pembawa perubahan yang telah…

PLN (Foto/Rizki Meirino)

Kamis, 19 Mei 2022 - 16:43 WIB

PLN Batam Setop Rencana Ekspor Listrik ke Singapura

PT Pelayanan Listrik Nasional Batam (PLN Batam) menghentikan rencana ekspor listrik ke Singapura. Hal tersebut diutarakan Komisaris PT PLN Batam Rizal Calvary Marimbo di Jakarta, kemarin usai…

Tugu Insurance

Kamis, 19 Mei 2022 - 16:39 WIB

Laba Meningkat, Tugu Insurance Tebar Dividen Sebesar Rp 126,6 Miliar

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) yang dilaksanakan pada tanggal 17 Mei 2022 menyetujui pemberian dividen sebesar Rp 126.592.140.666…