Jakarta Tembus 23.266 kasus, Anak Buah Anies: Hasil Ini Berkat Tes PCR Massif yang 4 Kali Lipat dari Standar WHO

Oleh : Krishna Anindyo | Kamis, 06 Agustus 2020 - 13:45 WIB

Jajaran Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta
Jajaran Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Gubernur Anies Baswedan meminta jajaran Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta untuk terus memassifkan tes PCR guna menemukan kasus baru secara cepat. Langkah Anies ini dimaksudkan agar dapat segera melakukan tindakan isolasi / perawatan secara tepat.

"Sehingga, memperkecil potensi penularan COVID-19," ungkap Anies dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Industry.co.id pada Kamis (6/8/2020).

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Weningtyas Purnomorini berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 5.044 spesimen.

"4.287 di antaranya untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 357 positif dan 3.930 negatif. Untuk jumlah tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 39.921. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 37.187," terangnya.

Ia menjelaskan, WHO sendiri telah menetapkan standar jumlah tes PCR adalah 1.000 orang per 1 juta penduduk per minggu. Berdasarkan WHO, Jakarta harus melakukan pemeriksaan PCR minimum pada 10.645 orang (bukan spesimen) per minggu, atau 1.521 orang per hari.

"Saat ini jumlah tes PCR di Jakarta setiap pekan adalah 4X lipat standar WHO," ujarnya.

Dijelaskannya lebih lanjut, kondisi wabah di sebuah daerah hanya bisa diketahui melalui testing. Strategi tes-lacak-isolasi sangat penting dilakukan dalam penanganan wabah.  Jumlah tes yang tidak memenuhi standar WHO berakibat makin banyak kasus positif yang tidak terlacak.

"Jakarta telah memenuhi standar itu, bahkan melebihinya," ungkapnya.

Adapun Tes PCR di Jakarta dilakukan melalui kolaborasi 47 Laboratorium Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, BUMN, dan swasta. Pemprov DKI Jakarta memberikan dukungan biaya tes kepada Laboratorium BUMN dan swasta yang ikut berjejaring bersama dalam pemeriksaan sampel program.

"Sementara itu, untuk penambahan kasus positif pada hari ini sebanyak 357 kasus. Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta saat ini sebanyak 7.611 kasus (orang yang masih dirawat / isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta pada hari ini sebanyak 23.266 kasus. Dari jumlah tersebut, 14.760 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 895 orang meninggal dunia," jelas Weningtyas.

Sementara untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 7,4%, sedangkan Indonesia sebesar 15,2%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

Namun, persentase kasus positif ini hanya bisa dianggap valid bila standar jumlah tes yang dilakukan telah terpenuhi. Bila jumlah tesnya sedikit (tidak memenuhi standar WHO), maka indikator persentase kasus positif patut diragukan.

Selain itu, Weningtyas juga mengajak warga selama vaksin belum tersedia, maka penularan wabah harus dicegah bersama-sama dengan disiplin menegakkan pembatasan sosial dan protokol kesehatan.

"Perlu diingat selalu untuk memperhatikan dan menjalankan prinsip-prinsip ini dalam berkegiatan sehari-hari, yakni tetap tinggal di rumah dan tidak keluar bila tidak ada keperluan mendesak. Lalu selalu jalankan 3M, memakai masker dengan benar, menjaga jarak aman 1,5 - 2 meter, dan Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin," tegasnya.

Selain itu menurutnya, seluruh kegiatan yang diizinkan beroperasi harus dalam kapasitas maksimal 50% dan menjalankan protokol kesehatan dengan ketat.

"Ingatkan sesama keluarga dan kerabat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan," pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Bank DKI meraih 3 penghargaan sekaligus pada BUMD Marketeer Awards 2020 yang diselenggarakan oleh Mark Plus Inc

Sabtu, 19 September 2020 - 20:52 WIB

Pak Anies pun Bangga! Bank DKI Raih Penghargaan BUMD Marketeers Award

Jakarta-Bank DKI meraih 3 penghargaan sekaligus pada BUMD Marketeer Awards 2020 yang diselenggarakan oleh Mark Plus Inc.

Konferensi Pers Online Mesin Plastik & Karet Taiwan Excellence 2020

Sabtu, 19 September 2020 - 19:40 WIB

CEO TAITRA Walter Yeh: Mesin Plastik & Karet Cerdas Taiwan Mampu Hasilkan Produk Ramah Lingkungan Secara Efisien

Sebagai salah satu dari enam negara pengekspor mesin plastik dan karet terbesar di dunia, Taiwan dikenal karena menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi dengan teknologi yang disempurnakan…

Zico Kemala Batin sebagai Country Manager akan memimpin ekspansi POPS

Sabtu, 19 September 2020 - 17:33 WIB

POPS Worldwide Ekspansi ke Indonesia

POPS siap hadir di Indonesia sebagai langkah terbaru dalam upaya ekspansi agresif ke seluruh Asia Tenggara. Mulai 19 September 2020, POPS akan mulai bergerak untuk menarik masyarakat Indonesia…

HRIS Berbasis Cloud Jadi Solusi yang Relevan Dukung Produktivitas Kerja

Sabtu, 19 September 2020 - 17:00 WIB

HRIS Berbasis Cloud Jadi Solusi yang Relevan Dukung Produktivitas Kerja

Untuk mendukung bisnis dan perusahaan tetap berjalan secara optimal di tengah pandemi ini, dibutuhkan tools yang dapat membantu perusahaan dalam mengakses data perusahaan dengan mudah serta…

Jakarta - PT Food Station Tjipinang Jaya berhasil meraih enam penghargaan dalam ajang BUMD Marketeers Awards 2020 yang di gelar oleh Mark Plus Inc sebuah lembaga riset terkemuka yang didirikan oleh pakar pemasaran Hermawan Kartajaya.

Sabtu, 19 September 2020 - 16:00 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan di DKI Jakarta, BUMD FOOD STATION Panen Penghargaan

Jakarta-PT Food Station Tjipinang Jaya berhasil meraih enam penghargaan dalam ajang BUMD Marketeers Awards 2020 yang di gelar oleh Mark Plus Inc sebuah lembaga riset terkemuka yang didirikan…