Berkah Beton Sadaya Ekspansi Ke Kalimantan Tengah

Oleh : Kormen Barus | Rabu, 05 Agustus 2020 - 17:50 WIB

Persiapan Pengembangan Operasi Berkah Beton Sadaya Di Kalimantan Tengah
Persiapan Pengembangan Operasi Berkah Beton Sadaya Di Kalimantan Tengah

INDUSTRY.co.id, Dalam rangka pengembangan bisnis dan partisipasi pembangunan infrastruktur di Kalimantan Tengah, PT Berkah Beton Sadaya (BBS) sedang giat-giatnya melakukan persiapan  teknis maupun nonteknis.

Salah satu persiapan eksternal yang dilakukan adalah dengan mengundang tokoh masyarakat adat Dayak, Drs. Duwel Rawing, mantan bupati Katingan dua periode 2003-2008 dan 2008-2013 yang saat ini menjabat sebagai ketua komisi III DRPD Provinsi Kalimantan Tengah.

Undangan terhadap sesepuh masyarakat Kalimantan Tengah ke basis produksi perusahaan yang terletak di Subang Jawa Barat dimaksudkan untuk melihat langsung persiapan-persiapan yang telah dilakukan sekaligus untuk meminta saran pendapat yang diperlukan agar sesuai dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur di sana. Kedatangan Drs. Duwel Rawing pada tanggal 4 Agustus 2020 kemarin, langsung diarahkan untuk meninjau quary batu dan batching plan serta armada dan alat-alat produksi yang dimiliki oleh Berkah Beton Sadaya.

Sebagaimana diketahui Berkah Beton Sadaya adalah perusahaan industri pendukung infrastruktur yang memproduksi beton readymix, precast, beton ringan, asphalt dan hotmix dengan kualitas terbaik yang telah berpengalaman dalam pembangunan infrastruktur  gedung-gedung perkantoran maupun jalan tol di wilayah Jawa Barat dan JABODETABEK.

Langkah awal persiapan ekspansi ke Kalimantan Tengah telah dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya dengan membebaskan quary batu seluas  150 ha di Kecamatan Katingan Tengah dengan potensi kandungan batu granit sebesar 45 juta MT dan 135 ha di Katingan Hilir dengan potensi batu 25 Juta MT dan pasir granit sebesar 35 Juta MT.

Dalam dengar saran dengan Dewan Direksi,  tokoh Kalimantan Tengah ini berharap agar niat baik perusahaan cepat terealisir agar harga-harga material pendukung infrastruktur  tidak terlalu mahal dan semakin terjangkau oleh masyarakat karena selama ini, untuk kebutuhan batu split maupun beton harus mendatangkan dari Kalimantan Selatan. Jauhnya pengangkutan, membuat harga-harga tinggi dan biaya pembangunan mahal.

Respon atas harapan tersebut,  Hasan Muldhani  Direktur Utama Berkah Beton Sadaya mengatakan bahwa ekspansi ke Kalimantan Tengah kemungkinan akan dilakukan paling lambat pada akhir tahun ini.

 

 

               

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) (Foto Ist)

Jumat, 18 September 2020 - 15:02 WIB

Kemenkes Sudah Melakukan Tugasnya dengan Baik

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat banyak pegawainya yang terinfeksi virus SARS-CoV2 penyebab Covid-19. Pegawai Kemenkes yang terpapar Covid-19 dan mengalami gejala ringan diminta menjalani…

Petani Riau siap membasmi hama ulat grayak

Jumat, 18 September 2020 - 14:08 WIB

Atasi Serangan Ulat Grayak Pada Padi, Riau Lakukan Gerakan Pengendalian

Menanggapi adanya laporan serangan hama ulat di Kecamatan Kuntan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau yang menyerang ratusan hektar lahan sawah, Petugas Pengendali Organisme Pengganggu…

Prajurit Marinir Beruang Hitam Sukses Budidaya Ikan Air Tawar

Jumat, 18 September 2020 - 14:00 WIB

Prajurit Marinir Beruang Hitam Sukses Budidaya Ikan Air Tawar

Menjadi salah satu seorang Prajurit TNI, khususnya Marinir merupakan anugrah yang patut di syukuri dan amanah. Selain menjadi abdi Negara di kedinasan Batalyon Infanteri 9 Marinir/Beruang Hitam…

Ilustrasi Migas

Jumat, 18 September 2020 - 13:59 WIB

PGN SAKA Komitmen Jalankan Proyek Pengembangan Lapangan Sidayu dan West Pangkah

PT Saka Energi Indonesia (PGN SAKA) sebagai Anak Perusahaan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas), tetap berkomitmen menjalankan dua proyek pengembangan…

Anggota Komisi I DPR RI - Rizki Aulia Natakusumah (Photo by Parlementaria Terkini DPR)

Jumat, 18 September 2020 - 13:30 WIB

Komisi I Dukung Pembangunan Jaringan Telekomunikasi di Daerah 3T

Menurut Rizki Aulia Natakusumah, digitalisasi merupakan keniscayaan, karena masih banyak masyarakat yang belum tersentuh akses internet, bahkan layanan telekomunikasi.