Harga Minyak Turun, Chevron Merugi Rp 121 Triliun

Oleh : Kormen Barus | Sabtu, 01 Agustus 2020 - 10:17 WIB

Gedung Chevron Corporation (republika.co.id)
Gedung Chevron Corporation (republika.co.id)

INDUSTRY.co.id, Jakarta,Perusahaan energi Chevron melaporkan kerugian bersih senilai US$ 8,3 miliar (Rp 121,18 triliun, asumsi kurs Rp 14.600/US$) untuk periode yang berakhir Juni 2020. Kerugian ini disebabkan karena turunnya harga minyak, keluar paksa dari Venezuela dan biaya lainnya yang berkaitan dengan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawannya.

Dilaporkan Reuters, pendapatan perusahaan juga mengalami penurunan hingga 32,9% year on year (YoY). Ini merupakan penurunan pendapatan terdalam dalam aktivitas ekonomi dalam era modern.

Produksi minyak dan gas tercatat senilai US$ 5,6 miliar, termasuk untuk investasinya di Venezuela yang tengah dilanda krisis saat ini. "Diperlukan bertahun-tahun untuk pulih dan harga produk kami berkaitan erat dengan kegiatan ekonomi," kata Pierre Breber, direktur keuangan Chevron dalam sebuah wawancara, dilansir dari Reuters, Jumat (31/7/2020) dan melansir CNBC Indonesia, Sabtu (1/8/2020).

Dia mengatakan saat ini perusahaan masih menahan diri untuk berinvestasi di proyek baru. Output perusahaan sepanjang April-Juni mengalami penurunan hingga 189 ribu barel minyak dan gas per hari dibanding dengan tahun lalu.

Kerugian ini sebagian besar disebabkan karena adanya penurunan (writedown) produksi minyak dan gas di Venezuela senilai US$ 6,5 miliar (Rp 81,76 triliun) karena krisis di Venezuela. Pemerintah Amerika telah meminta Chevron untuk menghentikan bisnisnya di negara ini.

Selain itu kerugian juga disebabkan karena pembayaran pesangon senilai US$ 1 miliar Rp 14,6 triliun) kepada 6.700 dari 45 ribu karyawannya yang kena PHK akibat ada restrukturisasi secara global.

Arus kas Chevron juga menjadi negatif US$ 634 juta pada kuartal ini. Kondisi ini oleh analis diperkirakan akan berdampak pada harga saham perusahaan.

Penurunan produksi energi ini menunjukkan menghancurkan permintaan bahan bakar dan menyebabkan terjadinya kelebihan pasokan di dunia. Selain itu juga menggambarkan bahwa penurunan ekonomi yang dalam sehingga berdampak pada harga energi.

Produsen minyak dan gas lainnya, seperti Total, Royal Dutch Shell dan Eni juga mengalami penurunan aset. Sedangkan BP mengalami penurunan hingga US$ 17,5 miliar.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

IHSG Zona Merah (ist)

Kamis, 13 Agustus 2020 - 19:32 WIB

IHSG Ditutup Melemah ke Level 5.239 Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis (13/8/2020), pasar modal Indonesia ditutup turun 5,8 poin atau 0,11% ke 5.239,25 atau 5.239. 182 saham menguat,…

Dirut Bank BRI Sunarso (ist)

Kamis, 13 Agustus 2020 - 19:15 WIB

Horee...4,3 Juta Nasabah BRI Bakal Dapat BLT UMKM Senilai Rp2,4 Juta

Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia Sunarso mengatakan¬†4,3 Juta nasabah BRI Akan menerima bantuan UMKM Sebesar Rp2,4 Juta. Menurut Sunarso, potensi menjadi penerima bantuan tersebut karena…

Dirjen PKH Nasrullah berkunjung ke Pusvetma (Doc: Kementan)

Kamis, 13 Agustus 2020 - 19:12 WIB

Ditjen PKH Kementan Berharap Pusvetma Jadi BLU Terbaik

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan), Dr. Ir. Nasrullah, M.S melakukan kunjungan kerja ke Pusat Veteriner Farma (Pusvetma). Bagi Pusvetma…

Menteri Kesehatan RI dr. Terawan Agus Putranto Menerima Audiensi dari Direktur Poltekkes Jayapura Dr. Arwam Hermanus Markus Zeth beserta Jajaran dan Anggota Komisi IX DPR RI Mesak Mirin

Kamis, 13 Agustus 2020 - 18:15 WIB

Miliki Jumlah Dokter Dibawah Standar Hanya 0,25%, Menkes Genjot Perubahan Poltekkes Menjadi Institut

Menteri Kesehatan mendukung perubahan Politeknik Kesehatan menjadi Institut Teknologi Kesehatan. Hal tersebut dilakukan bertujuan untuk memenuhi rasio standar jumlah tenaga kesehatan dan dokter…

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra atau akrab disapa Coach Teco

Kamis, 13 Agustus 2020 - 18:00 WIB

Coach Teco Optimis Bali United Lolos Grup Piala AFC 2020

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra optimis bila skuad asuhannya bisa menyelesaikan tiga pertandingan lanjutan pada ajang Penyisihan Grup G di kompetisi Piala AFC 2020 tersebut. Meskipun dua…