Kembali Perpanjang PSBB, Gubernur Anies: Kali Ini Kami Ambil Tindakan Tegas, Denda Progresif dan Tutup Usaha

Oleh : Nata Kesuma | Sabtu, 01 Agustus 2020 - 08:15 WIB

Gubernur Anies Baswedan (ist)
Gubernur Anies Baswedan (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan secara resmi memperpanjang kembali PSBB Masa Transisi Fase I di wilayah DKI Jakarta untuk ketiga kalinya, hingga 13 Agustus mendatang. 

Hal tersebut dilakukan lantaran semakin tingginya angka kasus penularan Covid-19 di Jakarta dengan munculnya klaster klaster baru seperti di perkantoran dan lokasi usaha.

Anies menegaskan kali ini pihaknya akan memperketat pengawasan di seluruh wilayah ibukota.

Dirinya juga memastikan bakal menerapkan sanksi tegas bagi para pelanggar yang tidak menerapkan protokol kesehatan di Jakarta.

"Dengan perpanjangan PSBB Masa Transisi Fase I ini, Pemprov DKI Jakarta bersama dengan Kepolisian, dan TNI akan melakukan pemeriksaan dan akan terus melakukan pendisiplinan. Kali ini langkah-langkah tegas akan dikerjakan oleh Pemprov DKI Jakarta," ungkap Anies dilansir dari situs Pemprov DKI Jakarta pada Jumat (31/7).

Dikatakan Anies, dalam PSBB Masa Transisi Fase I kali ini, Ia tak akan segan-segan menindak pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan baik oleh warga maupun dunia usaha (perkantoran, Mal, toko, pasar-red).

"Denda progresif (pembayaran lebih berat) juga akan diberlakukan atas pelanggaran berulang bagi perusahaan, hingga sangsi penutupan usaha," tegas Anies. 

Untuk itu, Gubernur Anies mendesak agar semua pelaku usaha di Jakarta dapat serius menerapkan protokol kesehatan.

"Saya minta kepada semua pelaku usaha yang sudah diperbolehkan untuk beroperasi untuk serius melindungi pekerjanya dengan cara menegakkan protokol kesehatan. Lakukan briefing tentang protokol kesehatan, kalau perlu setiap pagi alokasikan waktu 5-10 menit untuk mengingatkan kepada semua atas protokol kesehatan. Ini penting sekali sebagai bukti bahwa tempat bekerja peduli kepada pekerjanya," tandas Gubernur Anies.

Tak hanya itu, menurutnya Dinas terkait akan melakukan sinkronisasi temuan kasus agar segera dapat dilakukan penindakan jika ditemukan pelanggaran. 

"Dinas Kesehatan dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi akan melakukan proses sinkronisasi atas temuan kasus. Temuan kasus positif akan langsung disambungkan dengan data tempat kerja, dan kemudian tempat kerja harus langsung melakukan penutupan. Jadi ini sebagian dari langkah-langkah yang kita lakukan untuk mengendalikan penularan di tempat-tempat kerja," pungkasnya.

Asal tau saja, hingga berita ini diturunkan Sabtu (1/8),  kasus positif di Jakarta telah mencapai 21.101 kasus setelah terjadi penambahan kasus sebanyak 481.

Sementara pasien sembuh tercatat sebanyak 13.298 orang, sedangkan pasien positif yang meninggal sebanyak 836 orang.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

IHSG Zona Merah (ist)

Kamis, 13 Agustus 2020 - 19:32 WIB

IHSG Ditutup Melemah ke Level 5.239 Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis (13/8/2020), pasar modal Indonesia ditutup turun 5,8 poin atau 0,11% ke 5.239,25 atau 5.239. 182 saham menguat,…

Dirut Bank BRI Sunarso (ist)

Kamis, 13 Agustus 2020 - 19:15 WIB

Horee...4,3 Juta Nasabah BRI Bakal Dapat BLT UMKM Senilai Rp2,4 Juta

Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia Sunarso mengatakan 4,3 Juta nasabah BRI Akan menerima bantuan UMKM Sebesar Rp2,4 Juta. Menurut Sunarso, potensi menjadi penerima bantuan tersebut karena…

Dirjen PKH Nasrullah berkunjung ke Pusvetma (Doc: Kementan)

Kamis, 13 Agustus 2020 - 19:12 WIB

Ditjen PKH Kementan Berharap Pusvetma Jadi BLU Terbaik

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan), Dr. Ir. Nasrullah, M.S melakukan kunjungan kerja ke Pusat Veteriner Farma (Pusvetma). Bagi Pusvetma…

Menteri Kesehatan RI dr. Terawan Agus Putranto Menerima Audiensi dari Direktur Poltekkes Jayapura Dr. Arwam Hermanus Markus Zeth beserta Jajaran dan Anggota Komisi IX DPR RI Mesak Mirin

Kamis, 13 Agustus 2020 - 18:15 WIB

Miliki Jumlah Dokter Dibawah Standar Hanya 0,25%, Menkes Genjot Perubahan Poltekkes Menjadi Institut

Menteri Kesehatan mendukung perubahan Politeknik Kesehatan menjadi Institut Teknologi Kesehatan. Hal tersebut dilakukan bertujuan untuk memenuhi rasio standar jumlah tenaga kesehatan dan dokter…

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra atau akrab disapa Coach Teco

Kamis, 13 Agustus 2020 - 18:00 WIB

Coach Teco Optimis Bali United Lolos Grup Piala AFC 2020

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra optimis bila skuad asuhannya bisa menyelesaikan tiga pertandingan lanjutan pada ajang Penyisihan Grup G di kompetisi Piala AFC 2020 tersebut. Meskipun dua…