INDUSTRY.co.id - Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Negara Bagian Berlin sepakat untuk melakukan kerjasama dalam menjalankan proyek bersama yakni, 'Perubahan Cerdas - Pengembangan Tata Kelola Perkotaan, Kesejahteraan dan Inovasi di Jakarta' atau Jakarta Smart City. 

Advertisement

Proyek besar yang didanai oleh Uni Eropa tersebut bertujuan untuk menumbuhkembangkan solusi inovatif untuk perancangan kota Jakarta yang berkelanjutan.

Kepala Badan Layanan Umum Daerah Jakarta Smart City, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta, Yudhistira Nugraha, menjelaskan, sebagai langkah awal kerja sama ini, program Perubahan Cerdas mengadakan sayembara digital untuk mengajak warga Jakarta mengembangkan solusi kreatif dalam menghadapi situasi  pascapandemi. 

Advertisement

"Melalui Future City: The Virtual Smart City Hackathon, para inovator lokal dan global diajak untuk menawarkan solusi yang dapat menjawab tantangan-tantangan di era pasca pandemi," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Industry.co.id Selasa (21/7).

Menurut Yudhistira, Hackathon dirancang untuk memotivasi dan membantu para peserta untuk memperluas jaringan dengan mengembangkan solusi yang berkaitan dengan tantangan-tantangan pemulihan pandemi dengan referensi dari berbagai tenaga ahli, yang nantinya akan terintegrasi dengan program dan layanan Jakarta Smart City.

Advertisement

Lalu selain itu, mendapatkan kesempatan konsultasi, dan bimbingan dengan para pebisnis, tenaga ahli dan pemodal ventura.

Adapun tantangan-tantangan selama Hackathon berlangsung akan memuat 7 indikator dari konsep Kota Cerdas di Jakarta, yakni Smart Governance, Smart People, Smart Living, Smart Mobility, Smart Economy, Smart Environment, dan Smart  Branding. 

Advertisement

Selanjutnya untuk membantu para peserta dalam mengembangkan solusinya, akan diselenggarakan paparan dari para ahli  terkait 7 indikator tersebut agar solusi yang ditawarkan menjawab tantangan pemulihan Jakarta pasca pandemi.

"Hackathon ini menjadi langkah awal untuk mewujudkan tujuan dari kerja sama “Perubahan Cerdas” sekaligus  membantu menjawab tantangan pemulihan pandemi. Dengan prototipe yang dikembangkan selama Hackathon, diharapkan budaya kolaborasi dan inovasi bersama Jakarta Smart City akan semakin terbangun," jelas Yudhistira.