INDUSTRY.co.id, Jakarta - Untuk mendorong koperasi dan UMKM naik kelas pemerintah memang sudah banyak meluncurkan programnya. Khusus untuk Kementerian Koperasi dan UKM program-progran unggulan antara lain Pendampingan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), penerapan Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK), Kredit Usaha Rakyat (KUR), Resi Gudang

Advertisement

LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir) dan beberapa programvlainnya.

"Semua itu dilakukan untuk mendorong Koperasi maupun UMKM naik kelas. Termasuklah Wirausaha Pemula yang merupakan upaya penciptaan sebanyak mungkin entrepreneur pemula dengan program pendampingan, pelatihan juga stimulan pendanaan lewat proposal dan lainnya," kata Pengamat Ekonomi Universitas Tanjungpura Pontianak, Muhammad Fahmi, Minggu (16/4/2017). 

Advertisement

Memang perlu roadmap secara gradual misal UMKM sangat berkaitan dengan motivasi, mindset juga manajerial. Untuk itu tagline "naik kelas" jadi relevan naik kelas dari semua sisi bukan hanya aset atau omset. 

"Jika atmospher entrepreneurship semakin kuat, selanjutnya arah blueprint penciptaan ataupun pengembangan UMKM yang inklusif, koprehensive dan berkelanjutan yang pas Insya Allah waktu capaian akan semakin cepat," tambahnya. 

Advertisement

Satu diantaranya pentahelix pendampingan menjadi sangat penting dalam hal ini. Kami sebagai pendamping BDS Korwil Kalbar  khususnya juga berupaya maksimal mengerakkan pendampingan yang profesional.

"Semuanya untuk mendampingi pelaku usaha selaras untuk naik kelas. Sehingga kami juga segera melakukan sertifikasi lewat Standard Kompetensi Konsultan Nasional Indonesia (SKKNI) untuk para pendamping," tandasnya.

Advertisement