Pembangunan Puncak Waringin Sebagai Pusat Cinderamata KSPN Labuan Bajo Dilanjutkan

Oleh : Herry Barus | Minggu, 12 Juli 2020 - 12:00 WIB

Pembangunan Puncak Waringin Sebagai Pusat Cinderamata KSPN Labuan Bajo Dilanjutkan
Pembangunan Puncak Waringin Sebagai Pusat Cinderamata KSPN Labuan Bajo Dilanjutkan

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Labuan Bajo, terus berbenah. Sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di Indonesia, Labuan Bajo akan berubah wajahnya di masa mendatang karena saat ini tengah dilakukan pembangunan berbagai infrastruktur oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Hal ini merupakan upaya Pemerintah mendorong  Labuan Bajo sebagai destinasi wisata premium yang menarik minat turis domestik dan mancanegara.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan infrastruktur pada setiap Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur.

“Untuk pariwisata, pertama yang harus diperbaiki adalah infrastrukturnya, kemudian amenities dan event, baru promosi besar-besaran. Kalau hal itu tidak siap, wisatawan datang sekali dan tidak akan kembali lagi. Itu yang harus kita jaga betul. Prinsipnya adalah merubah wajah kawasan  dengan cepat, terpadu, dan memberikan dampak bagi ekonomi lokal dan nasional,” kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Salah satu kawasan yang ditata yaitu Puncak Waringin yang merupakan sentra souvenir dapat menjadi pusat kegiatan perbelanjaan berbagai produk khas dan tradisional di Labuan Bajo. Dengan keberadaan sentra souvenir tersebut, masyarakat dapat menjual barang-barang dan kerajinan setempat, seperti kain tenun, kopi, tas, boneka, sepatu, dan perhiasan.

Menteri Basuki menekankan bahwa, penataan Kawasan pusat cindramata Puncak Waringin membutuhkan ketelitian tinggi dengan mengedepankan kualitas artistik dan unsur seni.

"Puncak Waringin memang belum selesai seluruhnya. Saya lihat memang masih ada beberapa yang perlu refining. Kita memang harus membina para kontraktor kecil, agar kualitas hasilnya baik sesuai harapan, karena Labuan Bajo akan dijadikan destinasi premium, jadi hasilnya harus artistik betul. Mudah-mudahan bisa diperbaiki pada tahap II," kata Menteri Basuki.

Pada tahun 2020, Kementerian PUPR melanjutkan penataan Puncak Waringin tahap II dengan lingkup kegiatan berupa pembangunan pusat sovenir, bangunan area tenun dilengkapi dengan toilet dan mushola, bangunan pos jaga dan ruang ganset, taman dan amphiteater, area parkir serta jalan setapak. Pembangunan tahap II saat ini progresnya telah mencapai 20,01 % dengan nilai kontrak sebesar Rp 18,2 Miliar, yang akan selesai di akhir Desember 2020.

Sebelumnya pada 1 Agustus - 28  Desember 2019, Kementerian PUPR telah menyelesaikan penataan Puncak Waringin tahap I dengan komponen kegiatan terdiri dari Gedung Utama yang berfungsi sebagai lounge dan pusat cinderamata serta viewing deck dengan biaya sebesar Rp 9,3 miliar.

Menurut data kontur, Puncak Waringin Labuan Bajo NTT terletak di ketinggian 45 meter sampai 54 meter di atas pernukaan laut. Titik ini termasuk merupakan lokasi dengan pemandangan terbaik di Labuan Bajo.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi PHK (ist)

Kamis, 06 Agustus 2020 - 16:15 WIB

Anggota DPR Ingatkan Proses PHK Harus Sesuai UU Ketenagakerjaan

Pemerintah telah mempublikasikan data tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan merumahkan 3.225 karyawan di 9 BUMN sejak Februari hingga…

Produk Biofarmasi Nasional Berhasil Merambah ke Korea Hingga Timur Tengah

Kamis, 06 Agustus 2020 - 16:00 WIB

Produk Biofarmasi Nasional Berhasil Merambah ke Korea Hingga Timur Tengah

Daewoong Infion, perusahaan joint venture yang merupakan bagian dari perusahaan farmasi asal Korea Selatan bernama Daewoong Group, mengumumkan bahwa pada tanggal 6 Agustus 2020, total penjualan…

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati (ist)

Kamis, 06 Agustus 2020 - 15:55 WIB

Pemerintah Kasih BLT Pekerja Bergaji di Bawah Rp5 Juta, DPR Ini Geleng-geleng: Harusnya Prioritas Bantuan ke Korban PHK

Jakarta, Langkah Pemerintah yang berencana memberikan bantuan sebesar Rp 600 ribu bagi para pegawai yang bekerja di sektor swasta dengan gaji di bawah Rp 5 juta sebagai fokus meningkatkan penyerapan…

Ketua Komisi XI DPR RI Dito Ganinduto

Kamis, 06 Agustus 2020 - 15:38 WIB

Bu Sri Mulyani Siap-siap! Abis Reses DPR Janji Bakal Panggil Soal Ekonomi Minus 5,3% dan Rendahnya Serapan Anggaran Covid dan PEN

Ketua Komisi XI DPR RI Dito Ganinduto memastikan pihaknya akan segera memanggil Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati setelah masa reses usai.  Langkah ini ditempuh guna meminta penjelasan…

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara

Kamis, 06 Agustus 2020 - 15:11 WIB

Kemenkeu ke DJPB: Jangan Ada Delay Administrasi, Jalankan APBN, Kejar Pencairan

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara meminta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) untuk mendukung upaya percepatan penyerapan anggaran secara tepat dan cepat dengan memperhatikan…