Lengkapi Pelayan Kesehatan Terintegrasi, Brawijaya Clinic Bandung Tambah Klinik Persalinan Baru

Oleh : Hariyanto | Kamis, 09 Juli 2020 - 13:58 WIB

Brawijaya Clinic Bandung
Brawijaya Clinic Bandung

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Pusat Layanan Kesehatan terkemuka di Bandung, Brawijaya Clinic Bandung mengumumkan penambahan klinik terbaru yakni klinik persalinan (Maternity Clinic).

Klinik persalinan ini sekaligusmelengkapi layanan kesehatan yang sudah tersedia di Brawijaya Clinic Bandung, yaitu: Klinik Kandungan dan Kebidanan / Obgyn; Klinik Anak / Pediatric; Klinik Penyakit Dalam / Interna Medicine; Klinik Psikologi / Psychology; Klinik Umum; Klinik Gigi / Dental ; serta Klinik Tumbuh Kembang Anak / Children Growth & Development Clinic.

Klinik Persalinan/Maternity Clinic ini menjadi bagian dari pelayanan kesehatan yang terintegrasi di Brawijaya Clinic Bandung.

"Di klinik ini para dokter kebidanan dan kandung (Obgyn) yang sudah berpengalaman dibidangnya dilengkapi dengan penggunaan teknologi USG 2 dan 4 Dimensi untuk mendeteksi status kesehatan janin dan bayi dalam kandungan," kata dr. Fairuz, Manajer Brawijaya Clinic Bandung melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id, Kamis (9/7/2020).

Dari sisi kapasitas, lanjut dr. Fairuz, klinik persalinan Brawijaya Clinic Bandung memiliki lima tempat tidur yang terdiri dari: satu kelas VIP, dua kelas Deluxe, dan satu kelas I (satu kamar berbagi dengan 1 pasien lain).

"Dengan desain dan suasana yang ‘Homey’, klinik persalinan di Brawijaya Clinic Bandung memberikan aura yang nyaman dan tenang sehingga dapat membuat proses persalinan berlangsung lancar," tambahnya.

Untuk biaya paket persalinan normal di Brawijaya Clinic Bandung, dimulai dari Rp 8,9 juta. Klinik persalinan ini terintegrasi dengan klinik tumbuh kembang anak yang menjadi salah satu tempat rujukan bagi para orangtua untuk mencegah juga mengatasi masalah tumbuh kembang anak mereka.

Klinik tumbuh kembang anak memberikan pelayanan mulai dari diagnosa, terapi, pemantauan, dan intervensi secara dini berbagai masalah gangguan tumbuh kembang anak sejak bayi lahir sampai berusia 18 tahun.

Klinik yang terintegrasi ini sejalan dengan Peraturan Kementerian Kesehatan no 66 tahun 2014 tentang pemantauan pertumbuhan, perkembangan dan gangguan tumbuh kembang anak, bahwa pelayanan kesehatan tumbuh kembang anak merupakan salah satu dari 17 jenis upaya kesehatan yang harus terselenggara secara terpadu, menyeluruh dan berkesinambungan di fasilitas kesehatan.

Dengan begitu, bayi mendapatkan layanan mulai dia lahir sampai berkembang dari dokter ahli yang punya kualifikasi dibidangnya.

"Bagi pasien existing Brawijaya Clinic Bandung, layanan ini telah terintegrasi dengan data rekam medis yang aman. Dengan demikian, dokter dapat memberikan arahan yang lebih komprehensif berdasarkan riwayat medis pasien," kata dr. Fairuz.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kajian Kelayakan Pemanfaatan Minyak Nabati Murni

Minggu, 09 Agustus 2020 - 21:00 WIB

BBM untuk Listrik Makin 'Mahal', Pemerintah Mulai Kaji CPO untuk PLTD

Badan Litbang ESDM melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (P3TKEBTKE) memulai kajian kelayakan pemanfaatan minyak…

Dubes Yuddy Chrisnandi Saat Menjadi Narasumber untuk Wawancara TV Rada dalam acara Diplomatic Chronicles

Minggu, 09 Agustus 2020 - 19:45 WIB

Cara Jitu Dubes RI Yuddi Chrisnandi Promosikan Indonesia di Acara TV Ukraina

Duta Besar Indonesia untuk Ukraina, Yuddy Chrisnandi menjadi narasumber untuk wawancara TV Rada dalam acara “Diplomatic Chronicles".

Gubernur Jawa Barat - Ridwan Kamil

Minggu, 09 Agustus 2020 - 19:00 WIB

Dibantu IKEA dan AstraZeneca, Ridwan Kamil: Kami Akan Gelar Karpet Merah untuk Investor Industri Swedia

Sektor swasta Swedia telah membantu Indonesia dalam menghadapi COVID-19 diantaranya kepada Pemprov Jawa Barat.

Pelayanan Warung Konsuler di Ras Al Khaimah

Minggu, 09 Agustus 2020 - 18:45 WIB

Permudah Akses Pelayanan Bagi Para WNI, KJRI Dubai Selenggarakan Warung Konsuler di Ras Al Khaimah

KJRI Dubai selenggarakan pelayanan kekonsuleran secara jemput bola (outreach) di Hotel Hilton bagi para WNI di Ras Al Khaimah.

Indonesia-Belgium Virtual Business Meeting on Wood Products and Furniture

Minggu, 09 Agustus 2020 - 18:43 WIB

Belgia Sambut Baik Ekspor Industri Mebel dan Produk Kayu Hutan Indonesia

KBRI Brussels bekerja sama dengan Forum Komunikasi Masyarakat Perhutanan (FKPMI) menyelenggarakan “Indonesia-Belgium Virtual Business Meeting on Wood Products and Furniture".