Raih Nilai Kontrak Hingga 90% Dari Target, PT Adhi Commuter Properti Kian Cemerlang di Usia yang ke-2

Oleh : Hariyanto | Jumat, 03 Juli 2020 - 18:52 WIB

PT Adhi Commuter Properti
PT Adhi Commuter Properti

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Selama dua tahun menggarap berbagai proyek properti, PT Adhi Commuter Properti sebagai PT Adhi Karya Tbk (ADHI) telah sukses mengembangkan bisnis properti terintegrasi transportasi massal (Transit Oriented Development/TOD) di kawasan LRT City se-Jabodetabek dan jaringan Grandhika Hotel Indonesia.

Direktur Utama ACP Rizkan Firman mengungkapkan, tahun lalu, Adhi Commuter Properti telah mencapai prestasi membanggakan dengan mencapai nilai kontrak 80-90% dari target.

"Oleh karena itu, di tahun ini, Adhi Commuter Properti senantiasa mengembangkan bisnis strategis LRT City di Jabodetabek dengan memperbanyak portofolio produk properti, baik hunian vertikal (high rise building) dan hunian tapak (landed house) berbasis TOD dalam rangka persiapan Initial Public Offering (IPO) yang rencananya dilaksanakan pada tahun 2021,” ungkap Rizkan melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id, Jumat (3/7/2020).

Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & SDM PT Adhi Commuter Properti, Mochamad Yusuf mengatakan, meskipun kondisi perekonomian saat ini tengah menurun akibat adanya pandemi, PT Adhi Commuter Properti tetap optimis untuk tetap memberikan yang terbaik. "Salah satunya dengan komitmen kami untuk melakukan serah terima 3 proyek kami," kata Yusuf.

Sementara, Direktur Pemasaran PT Adhi Commuter Properti Indra Syahruzza mengungkapkan, tahun ini PT Adhi Commuter Properti juga tengah mengembangkan proyek berskala kota, yakni Adhi City yang menghubungkan Proyek LRT City Sentul – Royal Sentul Park.

"Kawasan ini diharapkan menjadi kawasan kota masa depan yang terintegrasi dengan transportasi massal di kawasan Bogor. Dengan luas 120 Ha dan mixed-use development, kawasan ini akan dilengkapi dengan hunian, perkantoran, mall, hotel, rumah sakit, fasilitas Pendidikan tinggi, dan komersial area," ungkap Indra.

Di tengah pandemi COVID-19, anak usaha PT Adhi Karya Tbk (ADHI) ini tetap berinisiatif untuk tetap menyediakan hunian dengan protokol kesehatan yang telah ditentukan oleh Pemerintah RI.  

Direktur Pengelolaan Properti PT Adhi Commuter Properti Hanif Setyo Nugroho mengatakan, krisis global pandemi ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Adhi Commuter Properti. Pasalnya, pasar properti yang tengah bergejolak ini menjadi tantangan perusahaan untuk tetap berinovasi agar dapat memberikan kepuasan bagi para konsumennya.

"Kami yakin bahwa peluang investasi bagi masyarakat memerlukan hunian yang praktis dalam mengakses transportasi dan mengedepankan kesehatan. Hampir di seluruh fasilitas pendukung kawasan LRT City dan Grandhika Hotel Indonesia kami akan melakukan transformasi dengan menerapkan konsep hygiene, health, safety and convinience,” imbuh Hanif

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Aktifitas bongkar muat pelabuhan

Selasa, 11 Agustus 2020 - 19:42 WIB

Dukung Ekonomi Daerah, Pelindo IV Biak Layani Pelayaran Perdana Tanto Intim Line

Hal itu dibuktikan dengan pelayanan pelayaran perdana kapal kargo, KM Tanto Lestari oleh Pelindo IV di Dermaga Umum Pelabuhan Laut Biak pada Minggu 9 Agustus 2020 lalu.

Aktivitas industri makanan dan minuman (mamin)

Selasa, 11 Agustus 2020 - 19:20 WIB

Jaga Tren Positif Industri Mamin, Ini Taktik Jitu Kemenperin

Industri makanan dan minuman (mamin) merupakan salah satu sektor manufaktur yang masih mampu tumbuh positif pada triwulan II tahun 2020 setelah tertekan berat akibat dampak pandemi Covid-19.…

Pekerja Industri Manufaktur Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2020 - 18:35 WIB

Jangan Panik! Subsidi Gaji Pekerja Rp600 Ribu Bakal Berlaku untuk Semua Sektor Industri dan Profesi

Menteri Ketenagakerjaan (menaker) Ida Fauziah memastikan para penerima subsidi gaji Rp600 Ribu untuk para pegawai tidak akan dibatasi sektor usaha dan jenis pekerjaannya.

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)

Selasa, 11 Agustus 2020 - 18:15 WIB

Mendag Agus Lepas Ekspor Perdana PT Sido Muncul ke Arab Saudi

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto sambut gembira ekspor perdana emiten PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) untuk produk rempah-rempah.

impor produk industri tekstil

Selasa, 11 Agustus 2020 - 18:15 WIB

Pengusaha Tekstil Makin Geram, Desak Pemerintah Usut Tuntas Mafia-mafia Impor Tesktil

Seluruh kalangan pertekstilan nasional mendukung keseriusan pemerintah dalam mengusut kasus importasi tekstil secara tuntas dan menjadikan kasus Batam sebagai pintu masuknya.