Mandiri Syariah Net Solusi Bagi Usaha Kecil dan Menengah dimasa New Normal

Oleh : Kormen Barus | Rabu, 01 Juli 2020 - 13:11 WIB

Mandiri Syariah Net yang dapat menjadi solusi bagi nasabah dalam memenuhi kebutuhan multitransaksi dimasa new normal ini.
Mandiri Syariah Net yang dapat menjadi solusi bagi nasabah dalam memenuhi kebutuhan multitransaksi dimasa new normal ini.

INDUSTRY.co.id - Jakarta -- Mandiri Syariah terus meningkatkan layanan digital guna semakin memudahkan nasabah. Salah satunya, Mandiri Syariah Net yang dapat menjadi solusi bagi nasabah dalam memenuhi kebutuhan multitransaksi dimasa new normal ini.

Corporate Secretary Mandiri Syariah Ahmad Reza menjelaskan, bagi nasabah yang aktif melakukan transfer ke banyak rekening dalam sekali transaksi, Mandiri Syariah Net bisa jadi solusi yang mudah, cepat, real time, dan insya Allah #lebihberkah. Apalagi, untuk wirausahawan atau pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

“Bagi mereka, Mandiri Syariah Net memiliki fitur-fitur menarik, yakni limit transaksi harian sampai dengan Rp 500 juta. Fitur info valas dan simulasi perhitungan nilai konversi mata uang. Ada pula fitur approval berjenjang. Fitur Approval berjenjang memungkinkan pelaku UKM sebagai User Approver menunjuk karyawannya sebagai User Maker untuk melakukan transfer. 

Selain fitur-fitur komersial di atas, Mandiri Syariah Net juga mempunyai fitur sosial seperti zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ziswaf). Fitur ini membuat transaksi usaha tetap dalam pantauan nasabah pelaku usaha," jelas Ahmad Reza.

Ahmad Reza mengungkapkan bahwa ada fitur multitransfer, dimana dalam sekali transaksi, pelaku usaha atau UKM bisa langsung mentransfer banyak rekening tujuan. Fitur ini berguna salah satunya untuk membayar gaji karyawanan dan membayar tagihan dari supplier atau mitra rekanan.

“Untuk memudahkan telusur atau manajemen arus kas (cashflow), nasabah juga dapat memanfaatkan fitur mutasi rekening. Fitur ini menyediakan fasilitas pengecekan mutasi hingga dua tahun terakhir. Selain itu, fitur-fitur penunjang usaha seperti pembayaran listrik, telepon, pembelian pulsa,pembayaran pajak, PDAM, tiket pesawat, dan asuransi bisa dilakukan melalui Mandiri Syariah Net. Fitur-fitur tersebut akan memudahkan dalam pengelolaan keuangan usaha,” ungkapnya.

Kini, Mandiri Syariah Net juga memfasilitasi nasabah perorangan untuk berinvestasi seperti membeli Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara yang dijual secara online. Yang terbaru, Mandiri Syariah kembali dipercaya menjadi mitra distribusi Sukuk Ritel seri SR012 pada Februari 2020 lalu.

Head of Digital Banking Sales and Partnership Mandiri Syariah Riko Wardhana mengatakan, hingga akhir Mei 2020, jumlah transaksi Mandiri Syariah Net mencapai 297 ribu dengan volume Rp 2,4 triliun. Pengguna atau user Mandiri Syariah Net per Mei 2020 sebanyak 353 ribu. 

"Mandiri Syariah menargetkan user Net Banking Mandiri Syariah sampai akhir 2020 bisa mencapai satu juta user,” katanya.

Mandiri Syariah mengharapkan Mandiri Syariah Net menjadi solusi bagi pelaku usaha kecil dan menengah untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan keuangan dimasa pandemic saat ini sesuai kaidah keuangan syariah. 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Cukai Rokok (ilustrasi)

Senin, 10 Agustus 2020 - 15:48 WIB

Penyederhanaan Struktur Cukai Rokok Buka Peluang Emiten Rokok Raksasa Makin Cuan

Disinyalir, penyederhanaan layer cukai akan membuat pabrikan golongan II untuk naik tingkat dan membayar cukai yang sama besarnya dengan para pendahulu, antara lain emiten HM Sampoerna (HMSP).

foto pasar Kalideres/ sumber: harian umum

Senin, 10 Agustus 2020 - 15:37 WIB

Penghasilan Sangat Berat! Forum Pedagang Pasar Kalideres Minta Tempat Penjualan yang Layak

Jakarta-Di tengah masa sulit akibat dampak pandemi Covid 19 juga berdampak buruk bagi para pedagang yang sebagian besar adalah pedagang kecil, Forum Pedagang Pasar Kalideres meminta pengelola…

Mendikbud Nadiem Anwar Makarim

Senin, 10 Agustus 2020 - 15:36 WIB

Muhammadiyah 'Jewer' Nadiem Soal Zona Kuning

Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dan Menengah mengizinkan zona kuning untuk belajar tatap muka mendapat cibiran dari PP Muhammadiyah.

Ilustrasi Pengelolaan Hutan (Photo by Republika)

Senin, 10 Agustus 2020 - 15:30 WIB

Tumpang Tindih Pengelolaan Hutan Jadi Pemicu Bencana Jangka Panjang

Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin mengingatkan kepada pemerintah akan pentingnya pengelolaan perhutanan sosial yang memiliki kekuatan strategis mulai dari sosial, budaya, ekonomi,…

Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus. Foto : Arief/Man

Senin, 10 Agustus 2020 - 15:05 WIB

DPR Ini Berharap Ekonomi Indonesia Jangan Sampai Masuk Jurang Resesi

Berdasarkan data yang dirilis BPS, pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan II Tahun 2020 mengalami kontraksi atau -5,32 persen dibandingkan triwulan II-2019.