Terbongkar! Impor Produk Industri Tekstil Ilegal di Batam Pelakunya 4 Pegawai Bea Cukai dan 1 Pengusaha

Oleh : Candra Mata | Senin, 29 Juni 2020 - 15:15 WIB

impir produk industri tekstil
impir produk industri tekstil

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Pada hari Rabu pekan lalu, Kejaksaan Agung berhasil membongkar praktir ilegal produk industri tekstil yang dilakukan oleh 4 pegawai Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai. 

Selain itu, telah diamankan juga 1 pengusaha sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi impor tekstil ilegal yang masuk melalui Batam. 

Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menegaskan bahwa komitmen Kemenkeu adalah tidak memberikan toleransi atau zero tolerance untuk siapapun staf Kemenkeu yang mencoba menggunakan menyalahgunakan wewenangnya dan menciderai nilai-nilai Kemenkeu.

“Kepada seluruh staf Kementerian Keuangan untuk tetap menjalankan tugasnya dengan benar, dengan baik maka Anda dilindungi oleh peraturan perundang-undangan yang ada dalam menjalankan tugas. Namun, pastikan bahwa tidak ada conflict of interest, tidak ada penyalahgunaan wewenang yang dilakukan karena kalau itu yang terjadi memang Kemenkeu memiliki zero tolerance,” tegas Wamenkeu dalam Konferensi Pers Penanganan Perkara Pelanggaran Impor Tekstil di Batam secara video conference beberapa waktu lalu. 

Sementara itu, Direktur Jenderal Bea dan Cukai (Dirjen BC) Heru Pambudi menjelaskan Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenkeu dan DJBC terus berkomitmen melakukan kerja sama dan menjalin koordinasi intens dengan pihak Kejaksaan Agung. 

"Bahwa koordinasi penyidikan dengan Kejaksaan Agung akan terus dilakukan melalui pertukaran hasil digital forensik dan peminjaman tersangka," jelas Heru Pambudi. 

Adapun 4 pegawai dan 1 pengusaha yang ditetapkan sebagai tersangka penyelundupan tersebut ialah Mukhamad Muklas Kepala Bidang Pelayanan Fasilitas Kepabeanan dan Cukai, Kota Batam Provinsi Riau, Dedi Aldrian Kepala Seksi Pabean dan Cukai  III pada KPU Bea dan Cukai Batam, Hariyono Adi Wibowo Kepala Seksi Pabean dan Cukai I pada KPU Bea dan Cukai Batam, Kamaruddin Siregar Kepala Seksi Pabean dan Cukai II pada KPU Bea dan Cukai Batam, serta Irianto pemilik PT Fleming Indo Batam dan PT eter Garmindo Prima.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

29 Tahun Tupperware

Minggu, 12 Juli 2020 - 22:10 WIB

Berkat Inovasi Produk, Tupperware Tetap Menjadi Kesayangan 'Mama' Selama 29 Tahun

Di Indonesia, tepat 29 tahun yang lalu Tupperware hadir di tengah masyarakat, ya! 29 tahun, sebuah perjalanan yang tidak singkat bagi sebuah merek untuk dapat terus eksis dan di cintai, terlebih…

Eksotisme Goa-Goa Pangandaran, Seiring Wista Seru di Era New Normal

Minggu, 12 Juli 2020 - 21:15 WIB

Eksotisme Goa-Goa Pangandaran, Seiring Wisata Seru di Era New Normal

Wisata seru di era new normal, Anda bisa mencoba menelusuri jejak zaman prasejarah lewat goa-goa Pangandaran, Jawa Barat, yang eksotis.

Bijak dan Cerdas Siaran Melalui Sosial Media

Minggu, 12 Juli 2020 - 20:17 WIB

Keluarga Bisa Jadi Pintu Masuk Untuk Literasi Digital

Jakarta-Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran belum juga kelar. Banyak pihak menyarankan supaya inisiatif dilakukan di tingkat masyarakat.

Penampakan group musik Weird Genius di Times Square AS

Minggu, 12 Juli 2020 - 20:10 WIB

Muncul di Times Square, Group Musik Asal Indonesia Ini Bikin Masyarakat AS Mabuk Kepayang

Weird Genius, sebuah grup musik yang digawangi Reza Arap, Eka Gustiwana, dan Gerald Liu, mengumumkan sebuah kabar gembira bagi penggemar mereka. Belum lama ini dikabarkan jika karya mereka mendapat…

PLUT Jembrana

Minggu, 12 Juli 2020 - 19:45 WIB

Meski Baru 'Seumur Jagung', PLUT Jembrana Berhasil Dorong UMKM Sekitar Naik Kelas

Usia Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM Kabupaten Jembrana, Bali masih seumur bayi, satu tahun. Walaupun baru lahir, PLUT Jembrana mampu menorehkan berbagai jejak untuk mengembangkan UMKM…