INDUSTRY.co.id, Jakarta - Pameran industri tekstil dan produk tekstil (ITPT) atau Indo Intertex kembali digelar pada 19 April hingga 21 April 2017 di Jakarta International Expo Kemayoran Jakarta. Pameran ini diramaikan oleh 450 peserta dari 24 negara di area seluas 17.000 meter persegi.

Advertisement

“Pameran ini ditargetkan dikunjungi 10 ribu orang profesional dan pengusaha ITPT baik domestic maupun internasional,” kata Paul Kingsen, Project Director Peraga Expo selaku penyelenggara pameran, di Jakarta, Rabu 12 April 2017.

Indonesia harus meningkatkan  sektor industri tekstil yang berorientasi ekspor dan readymade garment serta menawarkan harga yang lebih kompetitif.

Advertisement

Selain meningkatkan nilai tambah sebagai langkah penanggulangan, penting juga bagi industri garmen di Indonesia untuk mengupgrade mesin dan peralatan mereka agar mampu memenuhi kebutuhan pasar secara efektif.

“Banyak peserta yang kembali akan menampilkan mesin-mesin terbaru, diantaranya seperti JUKI, Brother dan Fongs yang telah berpengalaman selama 50 tahun di ITPT akan menunjukkan teknologi dan konsep ‘one stop shopping’ mulai dari mesin pembentuk serat, benang, kain, produk siap pakai fashion,” jelas dia

Advertisement

Selama 3hari pameran, pengunjung tidak akan dikenakan biaya baik melihat pameran maupun menjadi peserta seminar. “Dengan digelarnya pameran yang ke-15 tahun ini Peraga Expo optimistis ITPT Nasional akan berkembang berkelanjutan dan berperan dalam kemajuan perekonomian Indonesia,” tutup Paul Kingsen

 

Advertisement