INDUSTRY.co.id - Jakarta - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjabarkan penanganan COVID-19 di wilayahnya dalam sebuah diskusi. Ia menilai Jabar sukses menanggulangi corona.
Indikatornya, menurut Emil, sapaan Ridwan Kamil, menurunnya jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit. Sehingga tidak perlu membuat rumah sakit darurat untuk pasien COVID-19.
"Berita baiknya kami tidak perlu mengkonversi gedung negara jadi rumah sakit darurat karena kamar di RS sedikit yang dipakai. Sekarang yang terisi hanya tinggal 29 persen saja," kata Emil, Minggu (21/6).
Selain itu Emil juga menjabarkan angka kematian karena virus corona di wilayahnya juga berkurang. Ia mengatakan sudah dua minggu Jabar tidak mencatat adanya pasien COVID-19 yang meninggal.
"Tingkat kematian juga turun, hampir dua minggu enggak ada yang meninggal. Bisa dibandingkan dengan provinsi lain, dan tidak ada laporan pemakaman yang mencurigakan," tutur Emil.
Salah satu kunci penanganan COVID-19 di Jawa Barat adalah memperbanyak tes corona. Sehingga warga yang tertular virus bisa mendapatkan perawatan sejak dini.
"Saya sulap 627 ambulans jadi 627 mobil tes COVID di tempat kerumunan. Seperti hari ini di puncak, dari 2000-an tes ada 30-an warga Jakarta yang reaktif. Ini akan wara-wiri di kecamatan," kata Emil.