Bagoes AA Meraihkan Kembali Industri Musik Indonesia

Oleh : Herry Barus | Senin, 22 Juni 2020 - 12:00 WIB

Bagoes AA Meraihkan Kembali Industri Musik Indonesia
Bagoes AA Meraihkan Kembali Industri Musik Indonesia

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Sosok BAGOES AA pertama kali dikenal sebagai pencipta lagu dan arranger yang cukup berhasil mengangkat beberapa nama lewat hasil kerjanya.

Beberapa karya yang ditelurkan pada masa ke-emasannya ditahun 1980-an diantaranya: Jangan Tutup Dirimu (Iwan Fals), Imajinasi, Semurni Kasih, Kubawa Kau Serta (Dian PP), Duniaku Tersenyum, Malam Kedua (Vina Panduwinata), Rindu Ada Disini, Bukan Sekedar Mimpi (Trio Libels), Datanglah Ceria (Utha Likumahua), Cinta Dini (January Christy), dan beberapa karyanya juga terdapat pada album penyanyi papan atas Indonesia seperti: Chrisye, Vina Panduwinata, LCLR Prambors, Iwan Fals, Ruth Sahanaya, Utha Likumahua, Dian PP, K3S, Tito Soemarsono, January Christy, Trio Libels, Chintami Atmagara, Maxi Gunawan, Franky & Jane, Lingua, dan Dea Mirella.

Bagoes AA memulai langkahnya secara profesional di Blantika Musik Indonesia pada saat mengikuti a jang ‘Lomba Cipta Lagu Remaja Prambors tahun 1979. Lewat persembahannya ‘Mahajana’ disuarakan oleh penyanyi Loise Hutauruk, berhasil meraih juara ke-empat sekaligus mendapatkan penghargaan sebagai ‘Lirik Terbaik’.

Kemudian Bagoes AA kembali menyertakan lagu ciptaannya di ajang yang sama pada tahun 1980 berjudul ‘Maheswara’, disuarakan sendiri olehnya bersama Wiwik Lesmani, lagu ini berhasil keluar sebagai juara ‘pertama’, dengan menyisihkan rival-rivalnya dari berbagai kota-kota besar di Indonesia seperti Surabaya, Jogjakarta, Semarang, Bandung, Kertosono & sesama dari ibu kota Jakarta.

Namanya mengemuka sebagai vokalis saat tergabung bersama Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun lewat KELOMPOK 3 SUARA (K3S) yang didirikan secara bersama pada tahun 1985. Pada saat itu, K3S merupakan salah satu grup musisi yang karyanya banyak dinikmati pecinta musik Indonesia.

Akan tetapi pada tahun 1989, Bagoes AA mengundurkan diri dari grup K3S setelah sukses merilis 3 album.

Album perdananya bertajuk ’17 ½ Tahun Keatas’ (1985/1986), album kedua ‘O... Ya? (1986/1987)’ dan album ketiganya ‘Bohong (1987/1988)’.

Setelah lama vakum dari industri musik Indonesia, tahun 2020 ini Bagoes AA akan kembali meramaikan musik Indonesia dengan merilis sebuah album yang sudah lama dinantikannya bertajuk ‘EUPHORIA’ yang berisikan 7 lagu (4 lagu barudan 3 lagu re-aranggements).

Pada album terbarunya ini, Bagoes melibatkan beberapa musisi muda yang diliriknya karena menurut Bagoes, para musisi inilah yang cocok dengan masing-masing lagu yang ia ciptakan. Beberapa musisi yang terlibat diantaranya: Richard Christian, Carlo Saba, Wansyah Fadli, dan Iwan Zen, serta Sita Nursanti.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Taj Mahal, India (Dennis Jarvis/Flickr)

Senin, 17 Mei 2021 - 16:30 WIB

Taj Mahal Perpanjang Masa Penutupan Wisata Hingga Akhir Mei 2021

Lonjakan kasus harian Covid-19 di India semakin hari kian memburuk. Hal ini mengakibatkan rumah sakit penuh serta alat kesehatan yang dibutuhkan untuk pengobatan pasien pun menjadi terbatas.…

Daging sapi di sebuah pasar becek

Senin, 17 Mei 2021 - 16:09 WIB

Kementan Pastikan Stok Komoditas Hewani Aman Pasca Lebaran

Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) menyampaikan stok ketersediaan daging komoditas hewani khususnya ruminansia masih tersedia…

Ekspansi Lucy in The Sky

Senin, 17 Mei 2021 - 16:01 WIB

Raih Dana IPO Sebesar Rp33,7 Miliar, Lucy in The Sky Tancap Gas Lakukan Ekspansi dan Pengembangan Bisnis

PT Lima Dua Lima Tiga Tbk. sebagai pemilik dan pengelola Lucy in The Sky telah resmi melantai di bursa saham pada 5 Mei 2021 lalu. Melalui Initial Public Offering (IPO), perseroan berhasil menghimpun…

Replika Kapal Titanic di Cina (Ist)

Senin, 17 Mei 2021 - 15:30 WIB

Cina Bangun Replika Kapal Titanic Untuk Tempat Wisata

Kapal pesiar mewah nan ikonik Titanic yang diabadikan melalui film layar lebar pada 1997 ini akan dibangun replikanya di Cina. Salah satu tujuan pembangunan ini adalah sebagai daya tarik wistawan…

Pembangunan Bendungan Ameroro

Senin, 17 Mei 2021 - 15:27 WIB

Pemerintah Siapkan Dana Sebesar Rp 1,48 Triliun Bangun Bendungan Ameroro Berkapasitas 43,44 Juta m3 di Sultra

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memulai pembangunan Bendungan Ameroro di Desa Tamesandi, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang juga masuk dalam daftar…