INDUSTRY.co.id - Jakarta-Direktur Layanan, Pengembangan Usaha, dan Teknologi Informasi Garuda Indonesia Ade R Susardi mengungkapkan bahwa Garuda sangat concern atau sangat menempatkan safety sebagai prioritas. Jadi pertama misalnya dari pesawatnya maintenance, ditambah lagi sekarang kebersihan higienis daripada semua cabin interior yang akan digunakan oleh penumpang.
“Mungkin saya mundur sebentar dari saat kita check-in pun itu sudah kita jaga semua. Nah khususnya untuk disebutkan di awak kabin, ujar Ade R Susardi
Kenapa nggak pakai APD? APDnya yang kayak gimana? APDnya yang kayaknya petugas medis di Rumah Sakit nggak pakai.
Tapi Garuda punya standar yang akan diskusikan dengan regulator juga. Jadi kita nanti sebenarnya tadi sudah lihat pake masker dan sarung tangan. Sedangkan untuk face shield. Sebenarnya face shield itu saat ini distandarkan untuk penerbangan ke Singapura khususnya, itu harus pake face shield. Tapi, face shield itu dengan berjalannya mode dan lain-lain pasti sedikit banyak akan ada penyesuaian.
Semua awak kabin Garuda pada waktu serving makanan itu menggunakan sarung tangan dan pakai apron yang dari bahan tertentu yang sekali pakai, jadi semuanya sekali pakai. Jadi Garudajuga protect awak kabin Garuda. Cuma yang mungkin akan sedikit berubah kalau kita dulu mengajak para awak kabin untuk interaksi di depan pintu which is untuk saat ini tidak disarankan.
Makanan yang Garuda serve pun juga ubah, dibukanya oleh penumpangnya (langsung). Jadi Garuda udah pack sedemikian rupa.
“Jadi kita sangat memperhatikan kedua belah sisi, di sisi awak kabin kita, pilot dan penumpang, dua-duanya kita jaga. Protokol kesehatannya diterapkan ke semua sisi, “pungkas Ade