Mengatasi Kecemasan Menghadapi ‘New Normal’ dengan Teknik Mindfulness

Oleh : Hariyanto | Sabtu, 06 Juni 2020 - 12:19 WIB

Ilustrasi Bahagia
Ilustrasi Bahagia

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Setelah hampir tiga bulan masyarakat di berbagai kota menjalankan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB, kini Indonesia tengah bersiap menghadapi era kenormalan baru atau New Normal, yakni dibukanya kembali aktivitas harian di luar rumah dengan protokol kesehatan COVID-19 yang wajib dipatuhi.

Kelonggaran beraktivitas di luar rumah bagi sebagian orang yang sudah terbiasa bekerja dari rumah atau Work from Home memberikan berbagai reaksi. Ada yang menyambut gembira, tapi tidak sedikit yang justru merasa khawatir dan cemas akan meningkatnya potensi terpapar COVID-19 akibat beraktivitas sosial di luar rumah.

Kecemasan merupakan gangguan yang umum terjadi di masyarakat, di mana seseorang memikirkan skenario terburuk dalam hidupnya yang diakibatkan oleh ketidakpastian yang dihadapi. Seseorang yang mengalami gangguan cemas biasanya ditandai dengan jantung berdebar, nafas pendek, sulit tidur, mual, kembung, diare, sakit kepala, otot menegang dan berbagai gejala lain dari mulai ringan hingga berat.

Salah satu metode yang bisa dilakukan untuk mengatasi kecemasan adalah dengan Mindfulness. Mindfulness adalah praktik menempatkan kesadaran penuh pada apa yang terjadi di momen saat ini dengan keterbukaan dan penerimaan. Mindfulness telah menjadi sebuah metode yang secara tren di dunia menunjukkan peningkatan dalam 15 tahun terakhir dan dipakai sebagai metode alternatif penanganan berbagai gangguan mental dan psikologis.

“Saat kecemasan atau rasa panik muncul, lakukan latihan Mindfulness sederhana yakni dengan memfokuskan perhatian terhadap nafas,” ujar Beninglara, praktisi meditasi dan pendiri Mindfulness Indonesia, sebuah lembaga pendidikan Mindfulness kepada INDUSTRY.co.id, Sabtu (6/6/2020).

Saat memfokuskan diri pada nafas, amati sensasi tubuh apa yang muncul dengan terbuka tanpa memberikan penghakiman terhadap diri sendiri, orang lain maupun keadaan atau situasi. “Jika kita memfokuskan diri pada nafas, maka pikiran yang berseliweran dan otot yang tegang akan tenang secara perlahan,” ujar Bening.

Pada saat seseorang mempraktikkan Mindfulness, ia tidak terbawa oleh perasaan maupun isi pikirannya melainkan mengamati dan menerima semua jenis emosi yang muncul. Inti dari Mindfulness adalah penerimaan atas segala sensasi yang dirasakan tanpa memberikan penghakiman. Setelah itu, seseorang mampu merespon kondisi apapun dengan lebih bijak dan dilandasi cinta kasih atau compassion terhadap diri sendiri dan lingkungan.

Mindfulness juga dilatih dengan cara melakukan Mindfulness Meditation secara rutin.  Namun menurut Bening mempraktikkan Mindfulness bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja, terutama pada saat kecemasan muncul.

"Kapanpun dimanapun kita bisa mengajak pikiran dan perhatian kita untuk fokus terhadap nafas atau sensasi inderawi lainnya, sehingga pada dasarnya Mindfulness bisa dilakukan setiap saat," ujarnya.

Masyarakat juga bisa menjaga dirinya agar tetap Mindful yakni dengan membatasi diri terhadap informasi yang berseliweran dan belum tentu benar.

"Pikiran kita sangat mudah terombang-ambing, apalagi dengan banyaknya arus informasi. Untuk itu, salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk menjaga kesadaran kita supaya tetap Mindful adalah dengan bijak mengkonsumsi informasi khususnya dari sosial media," tutup Bening.

Mindfulness Indonesia merupakan lembaga pelatihan Mindfulness yang resmi dan telah memperkenalkan Mindfulness di Indonesia sejak tahun 2016. Selain itu, Mindfulness Indonesia juga merupakan lembaga pertama di Indonesia yang memberikan terapi penanggulangan pasien pengguna narkoba melalui pendekatan holistik di sebuah lembaga rehabilitasi narkoba non-medis di Jakarta.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mendag Agus (foto Tempo.co)

Selasa, 14 Juli 2020 - 09:15 WIB

Mendag Agus Minta Pelaku Industri Manfaatkan IA-CEPA

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menekankan, pelaku usaha Indonesia harus dapat memaksimalkan manfaat Perjanjian Kemitraan Komprehensif IndonesiaAustralia (Indonesia Australia Comprehensive…

Kebun Raya Purwodadi

Selasa, 14 Juli 2020 - 09:11 WIB

Dimulai tahun 2016, Kementerian PUPR Akhirnya Rampungkan Penataan Kebun Raya Purwodadi Seluas 85 Hektare

Penataan dilakukan secara bertahap sejak tahun 2016 berupa penataan rumah kaca dan pekerjaan garden shop. Selain itu dilaksanakan pekerjaan penataan ruang terbuka dengan membangun taman area…

Ilustrasi kartu prakerja

Selasa, 14 Juli 2020 - 08:55 WIB

Insentif Program Kartu Prakerja Belum Cair? Ini Biang Keroknya

Manajemen Pelaksana Program Kartu Pra Kerja mengakui baru 476.000 peserta yang mendapat insentif dari 495.000 peserta yang telah menyelesaikan pelatihan. Dengan kata lain, ada sebanyak 19.000…

Junichiro Waide dan Damar Raditya

Selasa, 14 Juli 2020 - 08:15 WIB

Venteny Tawarkan Layanan Bisnis Terpadu di Era New Normal

VENTENY sebagai penyedia layanan bisnis terpadu turut ambil bagian agar para corporate partners dapat mengoperasikan bisnisnya secara optimal serta mempertahankan key employees yang merupakan…

Rubber Tyred Gantry

Selasa, 14 Juli 2020 - 08:07 WIB

Pacu Pertumbuhan, Pelindo IV Siap Datangkan 4 Unit RTG dan 2 Unit CC Dengan Anggaran Rp160 Miliar

Senior Vice President of Port Equipment PT Pelindo IV, Muhajir Djurumiah menuturkan bahwa di awal Agustus nanti pihaknya memang akan mendatangkan 4 unit alat RTG dan 2 unit CC.