Setan Sembunyi

Oleh : Dahlan Iskan | Kamis, 04 Juni 2020 - 10:30 WIB

Dahlan Iskan
Dahlan Iskan

INDUSTRY.co.id - Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan.

Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan. Padahal, Wuhan itu menjadi Wuhan bukan karena seperti kondisi Surabaya.

Pokoknya minggu ini Surabaya lagi apes. Dimulai oleh drama rebutan dua mobil sumbangan BNPB itu. Yang ditandai dengan adegan marah-marah dan nangis-nangis wali kotanya itu.

Apakah keadaan Surabaya kini mencekam?

Sama sekali tidak.

Saya lagi ter-lockdown di Surabaya. Inilah yang terjadi kemarin. Pagi-pagi saya olahraga bersama klub ”Senam DI’s Way”. Tidak ada suasana mencekam itu.

Siang sedikit saya ke pabrik irradiasi PT Ensterna Indonesia. Yang sedang melakukan komisioning --minggu depan mulai uji coba. Covid belum selesai, pabrik ini sudah akan selesai. Alhamdulillah. Perjalanan ke pabrik itu biasanya 25 menit. Selama PSPB berlaku. Lalu-lintas sangat lancar.

Kemarin perjalanan ke ke pabrik itu menjadi 50 menit. Sudah sangat padat. Sudah macet di beberapa titik. Gencarnya berita bahwa Surabaya sudah ”merah hitam” kalah dengan keriuhan berita ”new normal”.

Banyaknya berita ”new normal” di televisi seperti sebuah pernyataan bahwa ”bahaya Covid-19 sudah selesai”. Pun di Surabaya, pembicaraan ”merah hitam” tidak ada gemanya.

”New normal” sudah seperti diterjemahkan ”kembali normal”.

Saya bersyukur membaca berita Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, melakukan sidak ke bandara Semarang.

Di situ Ganjar digambarkan marah-marah: penumpang pesawat berjubel --tanpa mengindahkan jaga jarak. Banyak juga yang tidak pakai masker.

Mengikuti apa yang ditemukan Ganjar di Semarang, itulah potret asli kita di mana-mana. Akhirnya ilmu manajemen memang benar: the devil is in the details.

”Setan”-nya selalu bersembunyi ”di detail pelaksanaan”.

Teori boleh bagus. Konsepnya hebat. Pidatonya luar biasa. Dengan tiga tahap itu pekerjaan dianggap seperti sudah selesai. Beres.

Ternyata jauh panggang dari api.

Borok-boroknya selalu di jepitan-jepitan pelaksanaan di lapangan.

Itulah sebabnya pemimpin yang baik adalah yang menapak dari bawah. Merekalah yang tahu di mana setan-setan bersembunyi.

Padahal begitu banyak pemimpin yang merasa sudah bekerja kalau sudah memberi pengarahan.

Bagimana di Jakarta?

”Sama, Abah...,” jawab ”Wanita DI’s Way” tadi malam. ”Di bus TransJakarta berjubel,” tambahnyi.

Dia juga melihat di pasar-pasar kian ramai. Juga kian abai pada protokol Covid-19. ”Wanita DI’s Way” itu (Baca: Wanita DI’s Way) punya usul menarik.

”Baiknya pemerintah pusat dan provinsi mengubah jam kerja,” ujarnyi. ”Kalau tidak, semua angkutan umum akan sangat padat,” tambahnyi.

Tentu saya setuju dengan usul seperti itu. Atau jangan-jangan justru sudah dilaksanakan. Seharusnya pegawai negeri juga mulai diperkenalkan ke sistem ”orientasi hasil”.

Selama ”new normal” ini harusnya jam kerja tidak begitu penting lagi.

Mau bekerja jam berapa pun mestinya tidak masalah. Asal pekerjaan mereka beres. Pun target bisa dipenuhi.

Yang diperlukan hanya pengumuman. Siapa, atau bagian apa, bisa ditemui jam berapa. Agar masyarakat yang memerlukan layanan bisa menyesuaikan diri.

New normal kelihatannya sudah seperti new year. Yang ditunggu tinggal berapa yang kena ledakan mercon.

Dahlan Iskan: Wartawan Senior

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menkeu Sri Mulyani

Rabu, 15 Juli 2020 - 17:20 WIB

Pesan Haru Menkeu Ke Karyawan DJP: Kita Jadi Tulang Punggung Negara Wajib Kerja Keras, Tapi Tetap Hati-hati, Sayangi Keluarga Anda, Jaga Mereka

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa situasii pandemi COVID-19 masih menimbulkan kekhawatiran angka penularan yang tinggi. Namun, sebagai salah satu institusi yang…

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita (dok INDUSTRY.CO.ID)

Rabu, 15 Juli 2020 - 17:10 WIB

Ditengah Pandemi, Menperin AGK Tegaskan Pemerintah Tetap Fokus Implementasikan Industri 4.0

Indonesia telah menyatakan kesiapan sektor manufaktur untuk bertransformasi ke arah era industri 4.0. Hal ini dibuktikan melalui peluncuran peta jalan Making Indonesia 4.0 sejak tahun 2018,…

Oracle

Rabu, 15 Juli 2020 - 17:00 WIB

Oracle Rilis Inisiatif Baru ‘Oracle Dedicated Region Cloud@Customer’

Didorong oleh permintaan pelanggan yang kuat, Oracle hari ini mengumumkan Oracle Dedicated Region Cloud@Customer, suatu sistem cloud pertama yang dirancang sesuai dengan wilayah dan dikelola…

Pasien Suspect Virus Corona (Liputan6.com)

Rabu, 15 Juli 2020 - 16:50 WIB

Sungguh Terlalu, DPR 'Endus' Permainan Nakal RS Sengaja Buat Pasien Negatif jadi Positif Covid-19 Demi Insentif

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah mengadu kepada Terawan tentang adanya rumah sakit 'nakal' di sejumlah daerah. Menurutnya, rumah sakit tersebut sengaja membuat pasien dinyatakan positif COVID-19…

Ilustrasi penumpang KRL (Foo: Witwetnews.com)

Rabu, 15 Juli 2020 - 16:40 WIB

Catat! Mulai 20 Juli 2020, Penumpang KRL Diwajibkan Berpakaian Lengan Panjang

Mulai 20 Juli 2020 seluruh penumpang kereta rel listrik (KRL) Commuterline diharuskan berpakaian lengan panjang.