INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Graha Layar Prima Tbk. (BLTZ) sebagai pemilik dan operator CGV di Indonesia merilis Laporan Tahunan 2019 hari ini dalam rangka meningkatkan kualitas keterbukaan informasi.
Penyampaian Laporan Tahunan ini lebih cepat dari tenggat waktu yang telah ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan yakni 30 Juni, pasca relaksasi batas waktu penyampaian laporan dan pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) bagi pelaku Industri Pasar Modal sebagai upaya menyesuaikan dengan kondisi darurat akibat virus Corona di Indonesia.
Informasi yang diterima INDUSTRY.co.id, Selasa (19/5/2020) menyebutkan, laporan Tahunan ini adalah laporan pertanggungjawaban Direksi dan Dewan Komisaris PT Graha Layar Prima Tbk. (Perseroan) dalam melakukan pengurusan dan pengawasan Perseroan sepanjang tahun 2019.
Laporan Tahunan dengan 257 halaman tersebut disajikan dalam Bahasa Indonesia dan Inggris, berisi diantaranya: ikhtisar data keuangan penting; laporan kepada pemegang saham; profil Perseroan; analisa dan pembahasan manajemen; tata Kelola Perseroan; tanggung jawab sosial dan lingkungan; dan ditutup dengan laporan keuangan konsolidasi tahunan yang telah diaudit.
Sejumlah pencapaian Perseroan di 2019, diantaranya: Peningkatan laba tahun berjalan sebesar 136,58%; Pembangunan bioskop baru di 11 lokasi; dan Penjualan tiket sebanyak 22,69 juta tiket.
Direktur Utama Perseroan, Kim Kyong Tae mengatakan, saat ini pihaknya masih meyakini prospek usaha perbioskopan masih akan bertumbuh pesat di tahun-tahun yang akan datang.
"meskipun sejak awal tahun 2020, telah terjadi wabah Pandemi Covid-19, yang menyebabkan penutupan sementara kegiatan operasional bioskop Perseroan berdasarkan instruksi pemerintah pusat dan pemerintah daerah, sehingga secara langsung mempengaruhi kinerja keuangan Perseroan," katanya
Kim Kyong Tae meyakini bahwa Perseroan dapat mengatasi tantangan ini dengan mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk kelangsungan usaha Perseroan.