INDUSTRY.co.id - Jakarta, Setelah lebih dari setengah abad berdiri, pusat perbelanjaan Sarinah bersiap untuk berbenah dan melakukan peremajaan, seperti diketahui gedung Sarinah akan melakukan renovasi pada Juni 2020 setelah lebaran dan diperkirakan selesai pada Mei 2021 mendatang.

Advertisement

Untuk renovasi dan peremajaan Sarinah, estimasi anggaran yang akan dikeluarkan akan mencapai Rp700 miliar. Upaya yang dilakukan perusahaan yang dinaungi Badan Usaha Milik Negara tersebut mengharuskan ratusan tenant harus berhenti beroperasi dan putus kontrak sewa.

Direktur PT Sarinah (Persero) Fetty Kwartati mengungkapkan bahwa strategi atas renovasi pusat perbelanjaan Sarinah persiapannya sudah dibicarakan sejak tahun lalu.

Advertisement

“Pembugaran ini ditujukan agar bagaimana kita tetap eksis menjadi ekosistem untuk produk UMKM lokal di Indonesia. Ini juga merupakan bagian dari transformasi secara keseluruhan, mungkin dari sisi lini bisnis ataupun dari bagian lainnya,” kata Fetty dalam program Market Review di IDX Channel, pada Rabu (13/5/2020).

Memiliki lokasi yang strategis, Fetty menyampaikan bahwa perusahaan harus berbenah dari segi fisik maupun konsep bisnis dan fokus kepada penambahan dan pengembangan produk dan fitur.

Advertisement

“Tetapi tetap fokusnya adalah menjadi living ekosistem produk UMKM dan brand lokal,” tegas Fetty.

Salah satunya yang terdampak oleh transformasi Sarinah ini terjadi pada gerai Mcdonald’s pertama di Indonesia yang resmi tutup pada Minggu (10/5/2020) dan sempat membuat viral di social media.

Advertisement

Renovasi dan pemugaran pusat belanja yang digagas Presiden Soekarno dan beroperasi sejak 1966 tersebut diungkapkan Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir sebagai bentuk dari transformasi bisnis Sarinah yang akan dibuat kembali ke khitahnya yakni wadah pelaku industri kreatif dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia.