INDUSTRY.co.id - Jakarta - Produsen makanan dan minuman yang berkantor pusat di Vevey, Swiss, Nestlé Indonesia melalui program Nestlé Cares telah berkolaborasi dengan berbagai institusi seperti pemerintah DKI Jakarta, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), gerakan Nutrisi Garda Terdepan, dan Kitabisa.com untuk penyaluran bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dan produk makanan untuk mendukung tenaga kesehatan yang sedang bertugas di garda terdepan.

Direktur Corporate Affairs Nestlé Indonesia Debora R. Tjandrakusuma menyampaikan, Nestlé Indonesia mendukung upaya pemerintah dalam menanggulangi bencana nasional yang diakibatkan oleh pandemi global COVID-19, melalui kerja sama dan bertindak dengan cepat dan tepat. Hingga saat ini, Nestlé Cares telah menyalurkan lebih dari 450.000 produk makanan dan minuman bernutrisi dan sejumlah APD kepada tenaga medis yang membutuhkan.

"Ke depannya, kami akan terus memperluas kerja sama dengan lebih banyak badan pemerintah, organisasi kesehatan, dan organisasi non-profit untuk menyalurkan APD dan produk makanan dan minuman bernutrisi kepada para tenaga kesehatan di garda terdepan. Di samping bantuan untuk tenaga kesehatan, Nestlé Cares juga memberikan bantuan kepada masyarakat di sekitar daerah operasional Nestlé Indonesia yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi ini," kata Debora melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id, Selasa (21/4/2020).

Bantuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker N95 dan Nestlé BEAR BRAND juga diberikan kepada RSUD Karawang. Donasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi lebih dari 500 tenaga kesehatan yang sedang bertugas menjadi garda terdepan dalam menangani dan memutus rantai pandemi di tengah masyarakat Jawa Barat.

"Bantuan BEAR BRAND penting untuk membantu pemenuhan gizi tim medis serta bantuan masker N95 ini tentunya bermanfaat sebagai APD bagi tim medis kami. Saya juga meminta dukungan masyarakat Indonesia untuk tetap menjaga kesehatan dan tetap tinggal di rumah untuk memutus rantai penyebaran virus ini," ujar dr. Sri Sugihartati MM, Direktur RSUD Karawang.

"Kami percaya apabila seluruh masyarakat menerapkannya bersama-sama, situasi akan lebih cepat berlalu. Di samping itu, kami juga mau mengajak masyarakat untuk tidak lupa mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan berolahraga sehingga dapat membantu tubuh berada dalam kondisi yang prima,” tutup Debora.