INDUSTRY.co.id - Jakarta - Jumlah pasien positif terinfeksi virus corona terus meningkat dari hari ke hari. DKI Jakarta adalah wilayah dengan jumlah pasien positif terinfeksi virus corona terbanyak. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan telah mengumumkan 132 rumah sakit rujukan di seluruh provinsi untuk menangani kasus virus corona.

Advertisement

Itu sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/169/2020. Sebanyak delapan rumah sakit rujukan tersebut terdapat di DKI Jakarta. Salah satunya adalah Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto.

Dalam teleconference (16/04/2020) Kepala Staf Angkatan Darat, Andika Perkasa, menanyakan kebutuhan tim medis mengenai pasokan makanan dan minuman yang belum terpenuhi. Kepala Tim Medis RSPAD Gatot Soebroto, Mayor (K) CKM Noviati, Divisi Instalasi Gizi, menjelaskan, bahwa RSPAD Gatot Soebroto kerap mendapatkan bantuan makanan nasi kotak dan minuman seperti Susu UHT dan air mineral. Tapi untuk kebutuhan madu, masih banyak tenaga medis yang belum mendapatkan bantuan tersebut.

Advertisement

Penyediaan Madu ditangani langsung dan dikoordinasikan langsung oleh ibu Diah Erwiany, istri KSAD Andika Perkasa. “Kami akan segera mengirimkan madu berkualitas,” ujar KSAD Andika Perkasa.

Pendistribusian Madu dilakukan pada hari yang sama dan diterima langsung oleh seluruh tenaga medis RSPAD Gatot Soebroto. “Kami telah membagikan madu ke semua ruangan, dan semua orang berterimakasih atas madu tersebut. Kami juga sudah melakukan pengecekan madu sesuai standar operasional prosedur rumah sakit. Pasalnya, kendati madu ini sudah standar pabrik, tapi kami perlu mengecek kembali. Ternyata madu yang kami terima ini adalah 100 persen madu murni,” ungkap Mayor (K) CKM Noviati, Divisi Instalasi Gizi.

Advertisement

Ibu Diah Erwiany, Istri KSAD Andika Perkasa, yang akrab dipanggil ibu Hetty, juga melakukan tegur sapa kepada seluruh tenaga medis, sambil memastikan bahwa donasi madu tersebut sesuai dengan kebutuhan mereka. Seluruh tenaga medis berterima kasih atas bantuan tersebut. Mereka juga terharu karena sebotol madu melambangkan sebuah perhatian dan dukungan kepada mereka.

“Kebetulan banyak anggota kami yang sudah berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan tidak bertemu dengan keluarga. Dukungan ini sangat membantu. Kami merasa sangat diperhatikan. Kami sangat senang. I love You, Ibu,” tutur salah satu tenaga medis pada teleconference yang ditanggapi dengan tangis haru ibu Hetty.

Advertisement

Pengiriman madu akan dilakukan secara berkala. Pasalnya, menurut informasi, satu botol madu akan habis dikonsumsi dalam satu minggu. Tenaga medis sangat concern dengan permintaan donasi akan madu, karena khasiat madu untuk antibiotik alami dan menjaga stamina tubuh sangat mereka perlukan untuk tetap menjaga kesehatan mereka selama mengemban tugas sebagai kesatria garda depan pemberantasan Virus Covid-19.

Ibu Hetty juga menghimbau, agar seluruh warga ikut mendoakan agar wabah yang disebabkan oleh virus ini akan berakhir dan beliau tidak lupa pula mendoakan para tenaga medis agar tetap diberikan kesehatan.

“Baik, jika perlu ada tambahan lainnya selain madu, silahkan disampaikan, karena apa yang kami berikan ini nggak ada apa-apanya dibandingkan dengan pengorbanan kalian selama ini,” imbuh ibu Hetty. (Abraham Sihombing)