INDUSTRY.co.id - Jakarta, Hingga saat ini, Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk menekan rantai penyebaran covid-19 di Indonesia. 

Dimana Pemerintah telah melakukan pemeriksaan kepada 40 ribu spesimen. Dimana kasus diperiksa hampir 35 ribu, dengah hasil positif sebanyak 5.516 dan negatif 29.459. 

Sementara itu jumlah ODP dilaporkan sebanyak 169.446 orang, dan PDP 11.873.

"Ada penambahan jumlah pasien sembuh 102 orang total 548.Sementara itu pasien meninggal bertambah 27 totalnya menjadi 496 orang. Adapun pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 diseluruh Indonesia juga bertambah 380 sehingga totalnya menjadi 5.516," sebut Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19 dr. Achmad Yurianto dilansir dari laman Kemkes Jumat (17/4).

Adapun untuk pasien sembuh menurut Yurianto, terbanyak berada di provinsi DKI Jakarta yakni 202 pasien, lalu di Jawa Timur 86 pasien, Sulawesi Selatan 42 pasien, Bali 32 pasien, Jawa Barat 28 pasien, dan 158 pasien di provinsi lainnya. 

"Sehingga total 548 pasien sembuh," ucap Yurianto.

Dia juga menegaskan untuk masyarakat agar senantiasa memastikan diri tidak tertular ataupun tidak menulari dengan cara berdiam diri dirumah, memakai masker keluar rumah dan jaga jarak serta disiplin cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir.  

"Saya juga meminta, hargai dan bantu mereka yang sedang melaksanakan isolasi mandiri, jangan pernah diskriminasi pada pasien Covid-19, tidak boleh menolak jenazah yang meninggal karena Covid-19. Tunjukan nilai kemanusiaan kita,'' kata Jubir Pemerintah dr. Achmad Yurianto. 

Dikatakannya, hingga saat ini berbagai macam upaya dilaksanakan terkait dengan penanggulangan Covid-19. Kemenkes dan pemerintah daerah menanggung biaya perawatan seluruh pasien Covid-19.

"Masa sulit ini ujian bagi kita semua. Oleh karena itu mari bersama-sama pastikan diri kita tetap aman dan sehat dengan tinggal di rumah," ungkapnya. 

"Tantangan risiko kesehatan dan kehidupan ekonomi sudah berat, mari pastikan tidak perlu kita tambah lagi dengan beban psikologis dari berita-berita yang tidak benar yang justru nanti akan menyebabkan kita makin susah,'' tegas dr. Achmad. 

Perlu diketahui, saat ini Kementerian Komunikasi dan Informatika sudah mendeteksi lebih dari 1.125 berita hoax di berbagai media di internet. 

"Semua Hoax Covid-19 akan ditangani tegas oleh aparat kepolisian," pungkasnya.