Gerakan Koperasi Indonesia Kobarkan Semangat Bersatu Melawan COVID-19

Oleh : Kormen Barus | Selasa, 14 April 2020 - 22:10 WIB

Ketua Umum Dekopin Nurdin Halid memimpin Rapat Pengurus Harian secara virtual melalui aplikasi Zoom, Minggu (12/4/2020).
Ketua Umum Dekopin Nurdin Halid memimpin Rapat Pengurus Harian secara virtual melalui aplikasi Zoom, Minggu (12/4/2020).

INDUSTRY.co.id, Jakarta–Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) berkonsolidasi untuk terlibat aktif dalam gerakan nasional mencegah penularan dan penanganan Covid-19. Lebih dari itu, organisasi tunggal Gerakan Koperasi Indonesia itu juga berupaya mengatasi dampak buruk pandemi Covid-19 secara sosial ekonomi bagi anggota Koperasi di seluruh Tanah Air.

Hal itu terungkap dalam rapat virtual Pengurus Harian Dekopin, Minggu (12/4/2020). Rapat dengan menggunakan aplikasi Zoom yang berlangsung mulai jam 19.30 hingga 22.30 itu dihadiri oleh 33 unsur Pimpinan Paripurna dan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Dekopin Nurdin Halid dari kediamannya di daerah Cibubur. Selain beberapa ketua induk Koperasi, hadir pula dalam rapat itu sejumlah ketua Dekopinwil seperti Ketua Dekopinwil DKI Jakarta Nuraeni Barung, Ketua Dekopinwil Jawa Barat Mustofa, Ketua Dekopinwil Jawa Tengah Warsono, Ketua Dekopinwil DIY Yogyakarta, Subeno Hasibuan.  

“Gerakan Koperasi Indonesia terpanggil untuk hadir dan berkontribusi nyata dalam masa sulit ini. Dekopin mendorong koperasi-koperasi Indonesia memfasilitasi anggotanya yang memiliki kepedulian sosial, baik dalam upaya pencegahan penularan dan penanganan Covid-19 maupun membantu anggotanya yang terdampak secara ekonomi. Dengan modal semangat kekeluargaan dan gotong-royong yang menjadi jatidiri Koperasi, solidaritas Gerakan Koperasi diuji untuk berbuat nyata, sekecil apa pun itu,” ujar Nurdin Halid usai rapat.

Selain asas kekeluargaan dan gotong-royong, Nurdin Halid menyebut bahwa kekuatan Gerakan Koperasi Indonesia terletak pada struktur organisasi dan jaringan gerakan Koperasi yang tersebar di seluruh negeri. Saat ini, struktur Gerakan Koperasi meliputi 60 induk Koperasi, 33 Dekopinwil, 486 Dekopinda, dengan jumlah anggota sekitar 35 juta orang.  

“Melalui Rapat Pengurus Harian ini, kami melakukan konsolidasi di tingkat pusat dan selanjutnya akan dilanjutkan dengan konsolidasi di tingkat propinsi dan kabupaten/kota hingga pedesaan karena koperasi-koperasi kita tersebar hingga di pedesaan,” ujar Nurdin Halid.

Secara garis besar, ada tiga keputusan penting dalam rapat virtual tersebut. Pertama, pembentukan Tim Khusus mengantisipasi pandemi Covid-19. Tim Khusus ini terdiri dari tiga bidang, yaitu  Tim Peduli Covid – 19, Tim ZIS ( Zakat, Infaq dan Sadaqah), dan Tim Tanggap Sosial.

Tim Peduli Covid – 19 akan mengupayakan memberikan bantuan APD, termasuk masker dan hand sanitizer, kepada para anggota gerakan koperasi untuk mencegah penyebaran virus corona, Covid - 19. “Kami akan mengupayakan pengadaan APD, masker, dan hand sanitizer dari berbagai pihak seperti dari pemerintah, pihak swasta maupun dari gerakan koperasi sendiri,” ujar ketua Tim Peduli Covid-19 Pahlevi Pangerang yang juga menjabat Sekjen Dekopin.

Tim ZIS yang dipimpin oleh Siti Aisiah selama bulan suci Ramadhan menerima dan menyalurkan  zakat, infaq dan sadaqah dari anggota Koperasi untuk anggota Koperasi yang berhak menerimanya. Siti Aisiah adalah ketua Komite Fasilitas Sumber Permodalan Koperasi Dekopin.

Sedangkan Tim Tanggap Sosial dikomandoi oleh Sharmila yang akan fokus pada upaya pemenuhan kebutuhan pokok anggota Koperasi yang terdampak Covid-19. Menurut Sharmila, pendemi Covid - 19 yang masif berakibat menurunnya bahkan hilangnya pendapatan usaha anggota Koperasi.

“Sumber sembako akan kami upayakan dari berbagai pihak seperti program bantuan sosial Pemerintah, perusahaan swasta, BUMN dan BUMD, maupun dari jaringan Koperasi sendiri. Penyalurannya nanti bisa lewat induk-induk dan pusat-pusat Koperasi. Khusus di Jakarta, selain bersinergi dengan induk-induk Koperasi, tim kami akan bekerjasama dengan jaringan Sahara (Sahabat Usaha Rakyat) yang beranggotakan 10.000 warung tradisional atau toko kelontong,” ujar Sharmila, wakil ketua umum Dekopin Bidang Kerjasama Dalam dan Luar Negeri serta  Ketua Inkowapi (Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia).

Recovery Usaha Koperasi

Selain tiga tim khusus terkait langsung dengan Covid-19 di atas, rapat juga memutuskan pembentukan 4 tim yang khusus menangani dampak jangka Panjang Covid-19 bagi usaha koperasi maupun usaha anggota Koperasi. Keempat tim itu ialah Tim Recovery Usaha Koperasi Sekunder Nasional, Tim Recovery Usaha Koperasi Primer, Tim Kartu Prakerja, dan Tim Recovery Kredit untuk Koperasi Simpan Pinjam dan Koperasi Kredit maupun Koperasi produksi, Koperasi jasa, dan Koperasi konsumen.

Tim Recovery Usaha Koperasi Sekunder Nasional dipimpin oleh Ferry Yuliantono, wakil ketua umum Dekopin Bidang Penerapan Inovasi Koperasi Pedesaan, Koperasi Pariwisata, Pengangkutan dan Pergudangan. Tim Recovery Usaha Koperasi Primer dikomandoi oleh Abdul Wahab Bangkona, wakil ketua umum Bidang Koordinator Wilayah dan Bidang Pengawasan. Tim Kartu Prakerja yang dikoordinir oleh Agung Sujatmoko, wakil ketua umum Bidang Kelembagaan dan Keanggotaan, akan mengupayakan agar anggota-anggota Koperasi diikutsertakan dalam program Kartu Prakerja Pemerintah . Tim Recovery Kredit diketuai oleh M. Gufron, ketua komite Fasilitas Sumber Permodalan Koperasi Dekopin.

Menurut Ferry Yuliantono, hasil inventarisasi di seluruh Indonesia Koperasi dan UMKM yang terdampak Covid-19 sangat besar. Karena itu, Tim Recovery Usaha  Koperasi Sekunder yang dipimpinnya akan mengelompokkan koperasi-koperasi terdampak ke dalam beberapa kategori.

“Kategori pertama adalah yang terdampak tapi perlu bimbingan tim akan mendampingi pengelolaanya. Seperti inkubator bisnis. Untuk yang terdampak parah, Tim akan melakukan intervensi baik modal maupun akses melalui bantuan likuiditas maupun stimulus lainnya. Tim juga dimungkinkan untuk melakukan akuisisi ataupun pengalihan kepemilikan guna menghidupkan yang terdampak akut,” ujar Ferry yang juga Ketua Umum Induk Koperasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (Inkopass) dan Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI). 

Selain itu, lanjut Ferry Yuliantono, timnya juga memprioritaskan Induk Koperasi Unit Desa atau pun Koperasi sekunder yang berbasis produksi di  pedesaan serta Induk Koperasi Pedagang Pasar ataupun yang bergerak di sektor distribusi dalam rangka mengantisipasi secara jangka panjang apabila pandemi corona ini berlangsung lebih lama.

Senada dengan Ferry, Ketua Tim Recovery Usaha Koperasi Primer Abdul Wahab Bangkona mengatakan bahwa salah satu fokus perhatian di masa sulit ini ialah menghidupkan pasar tradisional sebagai muara dari semua proses kerja dari hulu hingga distribusi. Jika pasar bertahan hidup, maka petani, peternak, nelayan, petambak, pedagang, distributor, akan hidup sehingga kebutuhan masyarakat luas sebagai konsumen pun tetap terpenuhi di tengah pandemic Covid-19.

“Di masa sulit seperti sekarang, kami akan mendorong Pemerintah agar fokus memback-up mata rantai produksi, distribusi, hingga pasar. Di hulu harus dipastikan petani, peternak, nelayan terus bisa berproduksi maksimal dan para distributor bisa memasok ke pasar-pasar. Memang kendalanya, kita tidak punya database koperasi dan anggotanya. Untuk itu, Tim kami akan melakukan koordinasi internal dengan Tim Recovery Usaha Koperasi Sekunder dan Tim Recovery Kredit, juga dengan induk-induk dan pusat-pusat Koperasi yang membawahi Koperasi primer. Secara eksternal, kami akan mengupayakan dukungan program Pemerintah dan BUMN maupun pihak swasta,” ujar Abdul Wahab yang juga mantan Sekretaris Menteri Tenaga Kerja RI.

Tunda Harkopnas, Rapimnas Batal

Keputusan penting lainnya dalam rapat virtual itu berkaitan dengan beberapa agenda organisasi Dekopin. Dua agenda nasional ditunda dan atau dibatalkan, yaitu acara puncak Harkopnas 2020 di Sulawesi Utara dan kegiatan Rakernas/Rapimnas di Surabaya. Penundaan dilakukan hingga batas waktu yang belum bisa dipastikan ( sampai wabah virus corona Covid - 19 berakhir).

Meski demikian, rangkaian kegiatan Harkop yang tidak harus mengumpulkan orang banyak (lebih dari 5 orang) boleh tetap dilakukan dan diutamakan kegiatan Harkop dengan semangat dan orientasi pada penanggulangan dampak Covid – 19, seperti pembagian sembako atau bantuan sosial lainnya.

Selain itu, diputuskan pula bahwa pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Dekopinwil) dan Musyawarah Daerah (Dekopinda) di seluruh Indonesia diundur hingga tahun 2021 mendatang. “Konsekuesinya, masa jabatan kepengurusan diperpanjang dengan ketentuan: Dekopinwil selambat-lambatnya tanggal 31 Mei 2021, sedangkan Dekopinda selambat-lambatnya tanggal 30 September 2021,” ujar Nurdin Halid.

“Di atas semua itu, Dekopin mendukung kebijakan refocusing APBN dalam rangka penanggulangan pendemi Covid - 19 dengan merevisi atau mengurangi anggaran kegiatan Rakernas dan Harkopnas 2020 dalam RAKL APBN Dekopin. Kegiatan seremonial berskala besar tahun 2020 ini ditunda atau ditiadakan sebagai wujut keprihatinan atas kondisi negara bangsa kita akibat wabah Covid-19,” demikian Nurdin Halid.

Salah satu point penting yang diungkapkan oleh Nurdin Halid ialah himbauan kepada pengurus dan anggota koperasi di kota- kota besar untuk tidak mudik pada Bulan Ramadhan maupun Idul Fitri. Sebab, sadar atau tidak, memutuskan mudik berarti kita telah mengancam keluarga kita di kampung, tetangga dan masyarakat luas di daerah.

“Karena itu, saya mengimbau dengan sangat agar pengurus dan anggota koperasi yang bekerja dan berdomisili di Jabodetabek dan kota- kota besar lainnya di Indonesia untuk tidak mudik tahun ini. Itu adalah bentuk nyata dari kesadaran dan kontribusi kita gerakan Koperasi untuk ikut mencegah penularan virus Corona ke daerah – daerah dan kampung-kampung kita,” pungkas Nurdin Halid.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Satgas Penanganan Covid-19 Terima Donasi 220 Unit Troli UV-C Double-tube Stainless Steel

Senin, 10 Agustus 2020 - 15:00 WIB

Satgas Penanganan Covid-19 Terima Donasi 220 Unit Troli UV-C Double-tube Stainless Steel

Signify turut berkontribusi dalam upaya melawan pandemi virus corona di Indonesia. Kontribusi yang diberikan kepada Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 berupa 220 unit troli UV-C Double-tube…

Ilustrasi Kotak Kosong - Pilkada

Senin, 10 Agustus 2020 - 14:53 WIB

Marak Calon Tunggal Pilkada Vs Kotak Kosong, Guspardi: Artinya Tidak Punya Otak

Sejumlah calon tunggal di 31 daerah diprediksi berpotensi melawan kotak kosong pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak pada 9 Desember 2020 mendatang.

Tol Trans Sumatera

Senin, 10 Agustus 2020 - 14:00 WIB

Perekonomian Sumatera Menggeliat, Hutama Karya Optimalkan PMN Rp 11Triliun

Hutama Karya terus memberikan kinerja terbaik dalam melanjutkan penugasan dari pemerintah Indonesia berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 117 Tahun 2015 tentang Percepatan Pembangunan Jalan Tol…

Komunitas Pemukiman Harus Terapkan Protokol Kesehatan (Foto Ist)

Senin, 10 Agustus 2020 - 14:00 WIB

Komunitas Pemukiman Harus Terapkan Protokol Kesehatan

etua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet mengajak semua komunitas pemukiman bersinergi dengan aparatur negara untuk melaksanakan dan mengawasi kepatuhan warganya dalam menetapkan protokol kesehatan.…

BPJS Ketenagakerjaan (Foto: Bisnis.com)

Senin, 10 Agustus 2020 - 13:55 WIB

Cair...cair, BPJAMSOSTEK Kumpulkan Rekening Karyawan Swasta Penerima Bantuan Rp600 Ribu

Pemerintah memastikan akan memberikan bantuan kepada karyawan swasta yang mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK. Pihak BPJAMSOSTEK sedang mengumpulkan rekening peserta yang…