Cerita Dibalik Tangisan Gubernur BI dan Anggota DPR Melihat Ekonomi Indonesia Tertekan di Gulung Corona

Oleh : Ridwan | Kamis, 09 April 2020 - 09:10 WIB

Gubernur Bank Indonesia (foto Bisnis.com)
Gubernur Bank Indonesia (foto Bisnis.com)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo bersama Komisi XI DPR RI menggelar rapat kerja secara virtual (8/4/2020) kemarin.

Dalam rapat tersebut, Perry mengungkapkan saat ini terjadi pandemi covid-19 atau virus corona yang mengakibatkan ekonomi sangat tertekan, bahkan ia pun menangis. 

Dia mengatakan, saat ini para pemangku kebijakan termasuk BI bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hingga OJK dan LPS tengah menyiapkan kapal. 

Pengibaratan kapal ini adalah sebuah payung aturan yang nantinya digunakan jika air bah menenggelamkan daratan layaknya kapal Nabi Nuh. 

"Skenario moderat, kalau air bah sampai rumah kita juga ukur, kalau banjirnya sampai gedung, nanti kita juga cek banjirnya sampai gunung. Ini semua kita siapkan," kata Perry.

Skenario-skenario dari ringan sampai berat ini, sambung Perry sudah pasti mencederai ekonomi. Bahkan, Perry mengatakan secara emosional dirinya sempat menangis. 

"Saya setiap hari nangis dengan kawan-kawan ini betul-betul kami ikhtiar. Sedemikian mungkin kita jaga dan berupaya menjaga kapal ini. Maaf ya saya emosional, saya ingin nangis, tahajud terus betul-betul lindungan dari Allah," tambah Perry.

Lalu Perry mengatakan, kalau misalnya terjadi pembatasan kemudian 3 bulan ke depan juga harus dilihat bagaimana nasib rakyat. 

"Bagaimana orang yang nggak kerja, nasibnya seperti apa. Maka stimulus diperlukan di-asses lagi bagaimana dananya berapa."

Rapat yang digelar secara virtual ini juga mengeluarkan emosi para anggota DPR. Para Anggota DPR seperti Misbakhun juga tak bisa menutupi kesedihannya. Beberapa anggota DPR Komisi XI sepakat mendukung langkah-langkah pemerintah dan BI secara pararel. Sehingga semua sektor memang perlu diselamatkan. 

"Saya sedih ini terjadi. Sehingga perlu banyak antisipasi agar masyarakat kita bisa terlindungi," kata Misbakhun.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Airy Rooms

Kamis, 28 Mei 2020 - 10:10 WIB

Kritis Digilas Corona, Airy Rooms Terpaksa Tutup Operasional Mulai 31 Mei 2020

PT Airy Nest Indonesia, perusahaan dengan merek dagang¬†Airy Rooms, memutuskan untuk menghentikan semua kegiatan operasionalnya,¬† termasuk kemitraan dengan mitra properti di Indonesia, pada…

Letjen Doni Monardo bersama Prof Rini, cucu penggagas slogan 4 Sehat 5 Sempurna

Kamis, 28 Mei 2020 - 10:05 WIB

Slogan 4 Sehat 5 Sempurna Disosialisasikan Doni Monardo

Bagi Anda yang mengalami masa SD-SMP tahun 70-80 an tentu mengingat istilah 4 Sehat 5 Sempurna. di era tahun 2000 an slogan jadul itu nyaris redup. Dan kini istilah tersebut disosialiasikan…

Bank DBS Indonesia (Photo by DBS Bank)

Kamis, 28 Mei 2020 - 09:50 WIB

Kolaborasi DBS Indonesia dan Manulife Luncurkan Produk MiFA

Bank DBS Indonesia dan Manulife Indonesia berupaya untuk menjawab kebutuhan nasabah dalam membantu mewujudkan tujuan keuangannya dengan meluncurkan solusi keuangan, MiTreasure Flexi Assurance…

Ilustrasi Swab Test Covid-19 (ist)

Kamis, 28 Mei 2020 - 09:45 WIB

Terus Meningkat, Hingga Kamis Pagi Pasien Terkonfirmasi Positif Tembus 23.851 Kasus, ODP ODP 49.942, PDP 12.667 Tersebar di 34 Provinsi

Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat jumlah penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 hingga berita ini diturunkan sebanyak 686 orang sehingga…

Presiden Jokowi (Foto Setkab)

Kamis, 28 Mei 2020 - 09:35 WIB

Agar Masyarakat Tidak Gagal Paham, Jokowi: Sosialisasikan Protokol New Normal Secara Masif

Presiden Joko Widodo meminta agar protokol mengenai tatanan normal baru yang sudah disiapkan Kementerian Kesehatan dapat segera disosialisasikan secara masif kepada masyarakat. Pengenalan yang…