INDUSTRY.co.id - Jakarta, Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto menyatakan jumlah pasien positif Covid-19 bertambah 218 orang dan totalnya saat ini menjadi 2.956 orang.
Adapun pasien positif Covid yang meninggal bertambah 19 orang sehingga pasien positif corona yang meninggal totalnya menjadi 240 kasus.
"Untuk pasien positif yang sembuh juga terus bertambah sebanyak 18 kasus perhari, sehingga kini total pasien yang dimyatakan telah sembuh berjumlah 222 orang," ujar dr. Achmad Yurianto di lansir dari laman Kemkes Kamis pagi (9/4).
Dari data tersebut, menurut Yurianto membuktikan masih terjadi penularan virus Corona di tengah-tangah masyarakat.
"Sehingga jumlah kasus konfirmasi positif terus bertambah, begitupun dengan pasien sembuh dan pasien meninggal," ujarnya.
Dikatakannya, strategi yang paling mendasar dalam mencegah penularan adalah dengan melakukan physical distancing.
''Kita tidak pernah tahu bahwa orang di sekitar kita apakah menderita Covid-19 tanpa keluhan atau tanpa gejala. Sehingga physical distancing harus dilaksanakan, disiplin cuci tangan pakai sabun, dan menggunakan masker bila keluar rumah,'' tegasnya.
Pemerintah sebutnya, juga telah melakukan penelusuran kontak dari kasus positif yang dirawat atau skrining dengan menggunakan rapid test.
Sampai saat ini sudah didistribusikan lebih dari 450 ribu kit rapid test ke seluruh Indonesia.
Tak hanya itu, Pemerintah kemudian memberikan kesempatan kepada Pemerintah Daerah untuk mengajukan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB).
"Faktor pembawa penyakit ini adalah manusia, oleh karena itu sebaran penyakit ini akan sejalan dengan aktivitas sosial manusia, maka perlu dibatasi," ungkap Yuri.
Sementara itu, seiring meningakatnya kasus Covid-19 ini semakin banyak pula donasi yang diterima dari berbagai kalangan masyarakat.
"Sudah lebih dari 83 miliar rupiah telah diterima pemerintah," sebutnya.
Menurutnya stock alat pelindung diri (APD) masih tersisa lebih dari 500 ribu. 200 ribu APD diantaranya segera didistribusikan.
Adapun terkait upaya memutus mata rantai penularan Covid-19, dr. Achmad Yurianto juga menyarankan agar masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan apapun.
Alasannya, dengan berdiam diri di rumah sama dengan menjaga keluarga maupun orang lain agar tidak tertular virus corona.
''Disarankan tidak melakukan perjalanan apapun. Oleh karena itu mesti kita bisa lindungi diri sendiri, keluarga, lingkungan kita di kampung agar mereka tetap sehat,'' pungkasnya.