Pemerintah Tegaskan Narapidana Korupsi Tak Ada Remisi Terkait Virus Corona

Oleh : Herry Barus | Senin, 06 April 2020 - 06:45 WIB

Menkopolhukam Mahfud MD
Menkopolhukam Mahfud MD

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa tidak memiliki rencana merubah atau merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.

Sehingga tidak ada rencana memberi remisi atau pembebasan bersyarat kepada narapidana korupsi, teroris dan bandar narkoba.

“Sampai sekarang pemerintah tidak merencanakan mengubah atau merevisi PP 99 Tahun 2012, sehingga tidak ada rencana memberi remisi atau pembebasan bersyarat kepada narapidana korupsi, juga tidak ada terhadap narapidana teroris dan bandar narkoba,” ujar Menko Polhukam Moh. Mahfud MD di Jakarta, Sabtu (4/4/2020).

Menko Polhukam mengatakan, pekan lalu memang ada keputusan memberi remisi atau pembebasan bersyarat kepada narapidana dalam tindak pidana umum. Menurutnya, jika itu tersebar ke luar mungkin karena ada aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada Menkumham, kemudian Menkumham menginformasikan bahwa ada permintaan masyarakat.

“Tapi pemerintah sendiri sampai sekarang tetap berpegang pada perintah Presiden RI tahun 2015 dulu. Pada tahun 2015, Presiden sudah menyatakan tidak akan mengubah dan tidak punya pikiran untuk merevisi PP Nomor 99 Tahun 2012, jadi tidak ada sampai hari ini rencana memberi pembebasan bersyarat kepada narapidana koruptor, napi terorisme dan napi bandar narkoba,” kata Menko Polhukam Moh. Mahfud MD., kepada awak media Jakarta.

Alasannya, kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini, pertama, PP tersebut khusus sudah ada bahwa itu berbeda dengan napi yang lain. Kedua, sel yang di tempati narapidana korupsi tidak terlalu padat sehingga sudah bisa melakukan physical distancing.

“Kalau tindak pidana korupsi itu sebenarnya tidak uyuk-uyukan juga, tempatnya mereka sudah luas, sudah bisa melakukan physical distancing, malah diisolasi di sana lebih bagus daripada diisolasi di rumah,” kata Menko Polhukam Moh. Mahfud MD.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Salah satu model rumah yang dikembangkan PT BNI Syariah dan kepemilikannya ditawarkan melalui KPR BNI Griya Swakarya iB Hasanah. (Foto: Humas BNI Syariah)

Kamis, 28 Mei 2020 - 23:09 WIB

Gapai Miliki Rumah Bersama BNI Syariah

Mempunyai rumah sendiri idaman bagi semua orang, tidak sedikit orang yang sudah punya anak sudah sudah besar-besar namun belum juga miliki hunian pribadi. Apalagi pengantin baru, tentunya sudah…

Sawah yang siap ditanam padi (Doc: Kementan)

Kamis, 28 Mei 2020 - 22:44 WIB

Sempat Kebanjiran, Pertanaman Padi di Lebak Masih Tetap Bisa Panen

Pasca banjir yang melanda ratusan rumah dan sawah siap panen di Kecamatan maja dan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten, warga yang sebagian berprofesi sebagai petani sudah memulai aktifitas seperti…

BCA

Kamis, 28 Mei 2020 - 20:30 WIB

IHSG Finish di Zona Hijau, Saham Bank BCA Naik 6,65 Persen

Pada akhir perdagangan Kamis (28/5/2020), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) finish di zona hijau sore ini. Pasar modal Indonesia ditutup naik 74,6 poin atau 1,60% ke level 4.716,18

Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo (Doc: BNI Syariah)

Kamis, 28 Mei 2020 - 20:04 WIB

BNI Syariah Siap Perkuat Bisnis Remittance

PT Bank BNI Syariah masuk BUKU 3 dan optimis dapat meraih bisnis internasional seperti remittance. Modal inti BNI Syariah di atas Rp5 triliun.

Ilustrasi Pergerakan Saham

Kamis, 28 Mei 2020 - 20:00 WIB

Naik, PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk Cetak Penjualan Rp1,44 Triliun Sepanjang 2019

Emiten PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) cetak penjualan sebesar Rp1,44 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik dari penjualan Rp1,27 triliun hingga periode 31 Desember 2018.