Menjaga Kewarasan Anti Korupsi

Oleh : Bambang Widjojanto | Sabtu, 04 April 2020 - 07:53 WIB

Bambang Widjojanto
Bambang Widjojanto

INDUSTRY.co.id - 1. Kewarasan seolah didungukan ketika ada berita Pimpinan KPK minta naik gaji Rp.300 juta padahal seantero publik tengah sibuk melawan Covid19 yg menyerbu labirin dan perlu banyak dana.

2. Jika hal itu benar terjadi, perbuatan itu bukan hanya tidak senonoh tapi sangat melukai nurani keberpihakan atas musibah Covid19 yg sedang kita hadapi. Bukankah tindakan ini sangat mungkin hanya dilakukan psikopatis saja?

3. Timbul tanda tanya, nampaknya publik juga seolah diserang kebodohan berulang kali ketika mendengar berita berupa pernyataan dr Wakil Ketua KPK yg sepakat dng Yasona Laoli yg mewacanakan akan bebaskan sekitar 300 narapidana korupsi dr dalam Lapas?

4. Ada informasi, sebagian besar napi korupsi, apalagi yg berada di LP Sukamiskin diduga menempati sel "khusus" yg cukup memenuhi syarat terjadinya social distancing. Tidak bertumpuk2 spt kebanyakan napi kasus kriminialitas di sel pd umumnya.                   

5. Usulan kebijakan ini jelas sangat diskriminatif, elitis dan eksklusif khas oligakhis serta secara terang dpt dituduh sebagai merodok karena menunggangi musibah Covid19.

6. Sikap dari Wadah Pegawai KPK justru bertolak belakang dng Wakil Ketua KPK. Wadah Pegawai KPK secara tegas menyatakan "Jangan jadikan Pandemi Civid19 sbg kendaraan Koruptor utk Bebas".                                     

7. Fakta ini punya indikasi utk menjelaskan pertanyaan, siapa sahabat koruptor dan siapa yg ingin melawan sikap koruptif scr konsisten?

8. Guyonan yg beredar di publik seolah mendptkan justifikasinya, jika saja dilakukan Rapid Test atas Covid19 di kalangan elit penegak hukum yg tangani korupsi, jangan-jangan yg terbukti justru mereka telah infected kena virus koruptif stadium akhir,. Virus itu punya dampak jauh lebih dahsyat krn buat jd dungu berkali2 sekaligus nuraninya mati suri.

9. Pada situasi kritis ini sebaiknya kita tetap tegas utk upayakan kewarasan dan ucapkan selamat tinggal pd psikopat kebodohan tanpa tepi yg tak berujung.

Bambang Widjojanto: Aktifis Hak Azasi

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

CEO Crown Group, Iwan Sunito (Foto Ridwan/Industry.co.id)

Rabu, 03 Juni 2020 - 06:13 WIB

Pengusaha Sukses Asal Surabaya Ini Sebut Pandemi Covid-19 Dorong Transformasi Teknologi jadi Lebih Cepat

Sejumlah perusahaan global mulai beradaptasi dengan teknologi pada saat pandemi Covid-19. Adanya wabah tersebut, telah memaksa banyak perusahaan untuk melakukan proses transformasi menjadi perusahaan…

Tanda Kehormatan Bintang Dharma kepada KASALdan KASAU

Rabu, 03 Juni 2020 - 06:00 WIB

Tanda Kehormatan Bintang Dharma kepada KASAL dan KASAU

Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C) Hadi Tjahjanto, S.I.P. memimpin upacara penyematan Tanda Kehormatan Bintang Dharma kepada Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E.,…

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Rabu, 03 Juni 2020 - 05:30 WIB

Era New Normal Sejalan dengan Gaya Hidup Baru

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyatakan bahwa dirinya lebih suka menggunakan istilah gaya hidup baru ketimbang ‘new normal’ pasca pandemi covid-19. Dan Indonesia, menurutnya harus…

Samuel Rangga Boro/foto HARIANHALUAN.COM

Rabu, 03 Juni 2020 - 05:29 WIB

Usir Virus Corona, Dukun di Pulau Sumba Terima Wangsit dari Malaikat Gabriel

Jakarta- Samuel Rangga Boro Dukun di Kampung Galuwiyo, Desa Tanjung Karoso, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), berapa hari ini ramai diperbincangkan di media…

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Rabu, 03 Juni 2020 - 05:15 WIB

Bukan New Normal, Gubernur Anies Baswedan Justru Terapkan PSBL Usai PSBB di Jakarta

Gubernur DKI Anies Baswedan mewacanakan memperkecil skala penerapannya, atau disebut Pembatasan Sosial Berskala Lokal ( PSBL).