Cegah Covid-19, Begini Panduan Pelayanan Pemberkatan Nikah dan Penguburan Jemaat Kristen

Oleh : Candra Mata | Senin, 30 Maret 2020 - 13:15 WIB

Dirjen Bimas Kristen Thomas Pentury
Dirjen Bimas Kristen Thomas Pentury

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Seiring adanya wabah Korona (Covid-19), Ditjen Bimas Kristen Kemenag menerbitkan panduan Pelayanan Pemberkatan Nikah dan Penguburan Jemaat. 

Panduan ini disampaikan kepada Pimpinan Induk Organisasi Gereja (Sinode), Pimpinan Jemaat, dan Umat Kristen seluruh Indonesia

"Kegiatan pelayanan Ibadah Pemberkatan Pernikahan yang dapat dilakukan adalah apabila dalam keadaan mendesak dan tidak dapat dihindari serta hanya dihadiri oleh maksimal 10 orang saja," terang Dirjen Bimas Kristen Thomas Pentury dilansir dari laman Kemenag Senin (30/3).

"Sebelum pelaksanaan pelayanan ibadah ini hendaknya dapat diinformasikan kepada pihak berwenang untuk dapat diketahui pelaksanaannya, sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang tidak kita inginkan terlebih berdampak hukum (tindakan kepolisian) bagi gereja dan umat yang bersangkutan, serta lingkungan tempat pelayanan pemberkatan pernikahan dilaksanakan," lanjutnya.

Berkaitan dengan pelayanan ibadah Penguburan Orang Meninggal, kata Thomas, untuk penanganan pasien yang meninggal karena Positif COVID-19 dilaksanakan dengan SOP penguburan orang meninggal dari Satgas Kesehatan. Penguburan dapat juga mengikuti Panduan Pelayanan dan Ibadah Perkabungan Warga Gereja Positif COVID-19 yang dikeluarkan oleh PGI. 

"Bagi jemaat yang meninggal bukan karena Positif COVID-19, dapat dilakukan berdasarkan tata ibadah gereja masing-masing dengan tetap berpatokan kepada maklumat Kapolri RI serta tetap menjaga jarak dalam pelayanan," jelasnya.

Thomas Pentury menegaskan, panduan ini disusun berdasarkan Maklumat Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Nomor: Mak/2/III/2020 tanggal 19 Maret 2020 tentang Kepatuhan Terhadap Kebijaksanaan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (COVID-19). 

Salah satu isi maklumat tersebut adalah tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak, baik di tempat umum maupun di lingkungan sendiri. 

"Melarang Pertemuan Sosial Budaya, Keagamaan dan Aliran Kepercayaan dalam membentuk Seminar, Lokakarya, Sarasehan dan kegiatan lainnya yang sejenis, ini menyatakan dengan tegas bahwa kegiatan – kegiatan pelayanan keagamaan dengan mengundang jemaat dalam jumlah besar tidak boleh dilakukan," jelas Thomas Pantury.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pelabuhan Makassar

Kamis, 28 Mei 2020 - 11:55 WIB

Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal

Kementerian Perhubungan RI meminta kepada seluruh instansi di Pelabuhan Makassar agar melakukan monitoring dan pengawasan arus balik setelah ada kemungkinan dibukanya angkutan laut pada 7 Juni…

Kantor Kementerian BUMN. (Istimewa)

Kamis, 28 Mei 2020 - 11:21 WIB

Duh! Jika New Normal, Pegawai BUMN yang Ngantor Bakal Berkurang 20%

Jakarta-Pegawai BUMN yang masuk kerja akan berkurang sampai 20% jika masuk ke skenario new normal. Sebab, pegawai yang bakal masuk kerja ialah 45 tahun ke bawah jika mengikuti skenario

The Terrace Lifestyle

Kamis, 28 Mei 2020 - 11:20 WIB

Samsung Luncurkan Lifestyle TV dan Soundbar Terbaru

The Terrace adalah Samsung Smart TV yang dirancang khusus untuk menghadirkan keseluruhan pengalaman hiburan indoor ke luar ruangan. The Terrace baru saja diluncurkan untuk konsumen Amerika Serikat…

Anak-anak Sekolah (foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 28 Mei 2020 - 11:20 WIB

KPAI Desak Kemendikbud Kaji Ulang Rencana Pembukaan Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah pada 13 Juli

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Agama intensif mengkaji rencana pembukaan kegiatan belajar…

Hutama Karya Terima Rp 11 Triliun, Pembangunan Tol Trans Sumatera Dipercepat

Kamis, 28 Mei 2020 - 11:00 WIB

Hutama Karya Terima Rp 11 Triliun, Pembangunan Tol Trans Sumatera Dipercepat

PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) saat ini tengah melakukan upaya terbaiknya dalam menjalankan proyek penugasan yang diamanahkan oleh pemerintah yakni pembangunan dan pengembangan Jalan…