Donasi Hingga Rp3 Miliar, Pemerintah Beri Apresiasi Untuk Tiga Startup Ini

Oleh : Hariyanto | Jumat, 27 Maret 2020 - 17:38 WIB

Aplikasi OVO
Aplikasi OVO

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Republik Indonesia memberikan apresiasi kepada OVO, Tokopedia dan Grab dalam inisiatifnya mendonasikan masing-masing Rp1 miliar (total Rp3 miliar) yang disalurkan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana Republik Indonesia (BNPB RI) dan bekerja sama dengan Benih Baik. 

Apresiasi oleh pemerintah ini disampaikan dalam Virtual Town Hall yang diselenggarakan oleh OVO untuk kedua kalinya selama menerapkan sistem bekerja dari rumah (work from home/WFH) dan disaksikan oleh seluruh karyawan.

"Kami sangat mengapresiasi apa yang OVO lakukan bersama mitranya Tokopedia dan Grab. Inisiatif ini menginspirasi banyak orang dan tentunya membantu pemerintah. Tidak hanya itu, inisiatif tersebut secara tidak langsung juga menginspirasi perusahaan lain untuk melakukan hal yang serupa," kata Wishnutama Kusubandio, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI di Jakarta, Jumat (27/3/2020).

Menteri Wishnutama melihat peran OVO sebagai perusahaan pembayaran digital sangat penting dalam membantu menghambat penyebaran COVID-19, karena penggunaan uang tunai berpotensi sebagai media penyebaran virus tersebut. 

"Semoga kedepannya, OVO dapat berkontribusi memberikan ide, solusi serta pemikiran untuk bekerja sama dengan Pemerintah khususnya Kemenparekraf mengatasi masalah ini," tambahnya.

Sementara itu, Teten Masduki, Menteri Koperasi dan UKM RI mengatakan, saat ini pemerintah sedang menyiapkan stimulus ekonomi salah satunya dengan memperkuat daya beli masyarakat terhadap produk UMKM.

"Selain itu, kami juga sedang memikirkan bagaimana warung-warung tradisional yang saat ini jumlahnya cukup banyak sekitar 3,5 juta, dapat tetap berjualan dan mendapatkan pasokan barang dari pemerintah maupun swasta," katanya.

Hal ini, menurut Menkop Teten, dinilai penting untuk mengurangi dampak penyebaran yang lebih luas lagi, dimana warung-warung tersebut nantinya dapat membantu mendistribusikan kebutuhan pokok ke warga sekitar tanpa harus terjadinya perkumpulan massa. 

"Untuk itu, kami berterima kasih kepada OVO yang telah memberikan bantuan berupa masker dan juga fasilitas sanitasi. Menurut saya pemerintah tidak tidak bisa sendiri dalam menangani situasi ini, perlu adanya kerja sama pemerintah, swasta dan masyarakat, baik dalam penanganan kesehatan maupun menggerakkan perekonomian," kata Menkop.

Karaniya Dharmasaputra, Presiden Direktur OVO mengatakan, saat ini OVO juga sedang terus berkomunikasi, menyampaikan niat dan keinginan untuk dapat ikut membantu pemerintah untuk mengatasi pandemi ini, bersama-sama seluruh komponen masyarakat lainnya. 

"OVO juga telah dan terus menerapkan berbagai langkah pencegahan untuk semaksimal mungkin memproteksi kesehatan, kesejahteraan, dan keberlangsungan hidup karyawan dan para mitra usaha OVO," katanya.

Selain itu, saat ini OVO masih menerapkan sistem bekerja dari rumah guna meminimalisir penyebaran COVID-19 sesuai arahan dari Presiden RI, Bapak Joko Widodo. Selama masa ini, OVO memastikan semua aktivitas bisnis serta koordinasi internal berjalan dengan lancar dan dilaksanakan secara virtual melalui video conference, serta memastikan kelancaran aktivitas para mitra OVO termasuk mitra UKM.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jaringan Hotel Indonesia Group (HIG) (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 05 Juni 2020 - 01:06 WIB

Hotel Indonesia Group Kerja Sama dengan PHRI Siapkan Standar Operational Hotel New Normal

Jakarta-Hotel Indonesia Group bekerja sama dengan PHRI terapkan standar operasional prosedur untuk era “New Normal”. Penyebaran virus COVID-19 yang terjadi saat ini sangat berdampak bagi…

The Telkom Hub (Foto: Doc Telkom)

Jumat, 05 Juni 2020 - 00:10 WIB

Kinerja Telkom Ciamik Patut Diacungi Jempol

Ekonom dari Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Jawa Barat Acuviarta Kartubi, berdasarkan rekapitulasi data terakhir ekonomi makro, pertumbuhan ekonomi makro Indonesia hanya tumbuh 2,97%.…

Menperin Agus Gumiwang

Kamis, 04 Juni 2020 - 22:42 WIB

Kemenperin: Indonesia Masih Menjadi Negara Tujuan Utama Investasi Sektor Industri Manufaktur

Kementerian Perindusterian (Kemenperin) mencatat, selama periode tahun 2015-2019, total nilai penanaman modal asing (PMA) dari sektor industri manufaktur sebesar USD61,5 miliar.

Anand Stanley Presiden Direktur Airbus

Kamis, 04 Juni 2020 - 21:38 WIB

Gantikan Patrick de Castelbajac, Anand Stanley Bos Baru Airbus Asia Pasifik

Anand Stanley resmi menjadi Presiden Airbus Asia Pasifik yang berbasis di Singapura. Anand akan memegang raksasa industri penerbangan tersebut pada 1 Juli 2020 mendatang. Adapun beban Anand…

Gelar Harkopnas 2020 Secara Virtual, Dekopin Menanti Arahan Presiden

Kamis, 04 Juni 2020 - 20:55 WIB

Undang Presiden di Harkopnas Virtual 2020, Nurdin Halid: Covid-19 Momentum Redesain Struktur Ekonomi Negara

Jakarta-Wabah Covid-19 tidak membuat Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) mati gaya. Wadah tunggal gerakan Koperasi Indonesia itu berencana menggelar peringatan Hari Koperasi ke-73 pada 12 Juli…